China Turunkan Level Darurat Virus Corona, Sudah Aman?

Pebriansyah Ariefana

Senin, 24 Februari 2020 | 10:45 WIB
China Turunkan Level Darurat Virus Corona, Sudah Aman?
Para pekerja medis dengan mengenakan pakaian pelindung memeriksa seorang pasien di dalam bangsal terisolasi Rumah Sakit Palang Merah Wuhan di Wuhan, pusat penyebaran wabah virus corona baru, di Provinsi Hubei, China, 16/2/2020. (ANTARA/China Daily/ via REUTERS/tm)

Suara.com - Pemerintah China menurunkan level darurat virus corona. Ada 4 provinsi yang turun derajat levelnya.

Di antaranya Yunnan, Guangdong, Shanxi dan Guizhou. Penurunan dilakukan pada Senin (24/2/2020). Hal itu dicatat komisi kesehatan setempat.

Provinsi Yunnan dan Guizhou menurunkan tingkat tanggap darurat mereka dari level I menjadi level III. Sementara provinsi Guangdong dan Shanxi menurunkan statusnya ke level II.

China memiliki sistem tanggap empat tingkat terkait darurat kesehatan masyarakat guna menetapkan langkah apa yang bakal diberlakukan, dengan level I yang berarti paling serius.

Provinsi Gansu menjadi yang pertama menurunkan level darurat pada Jumat, yang kemudian disusul oleh Liaoning pada Sabtu.

Kini tingkat kasus justru lebih banyak di luar China, di mana tempat virus itu berasal, bahkan hingga ke Eropa.

Hingga saat berita ini ditulis, laman worldometers.info mencatat sebanyak 78.999 jumlah kasus infeksi virus corona Covid-19 di seluruh dunia.

Sementara, jumlah kasus kematian meningkat hingga 2.471 jiwa, sedangkan yang sembuh 23.596 orang.

Kasus Covid-19 pertama dilaporkan di Irak beberapa waktu lalu. Dan yang mengejutkan adalah melonjaknya jumlah kasus di Korea Selatan, dengan total 602 kasus, dan juga di Italia dengan total 157 kasus.

baca juga

Hal ini menjadikan Korea Selatan sebagai negara dengan kasus terbanyak di luar China, dan Italia sebagai negara dengan kasus terbanyak di Eropa dan di luar Asia.

Salah satu kasus yang sedang mendapat sorotan khusus adalah wabah di kapal pesiar Diamond Princess yang bersandar di Yokohama, Jepang.

Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, mengatakan lebih dari setengah kasus corona di luar China terjadi di kapal pesiar Diamond Princess.

Ada total 78 warga negara Indonesia (WNI) berada di kapal tersebut sebagai kru kapal. Empat di antaranya terbukti positif Covid-19, sementara 74 orang lainnya direncanakan akan dijemput menggunakan jalur laut.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto memaparkan total waktu perjalanan penjemputan memakan waktu 34 hari, termasuk waktu sandar di pelabuhan dan upaya evakuasi.

Meski menyambut baik pilihan evakuasi ke Indonesia, salah satu kru kapal mengatakan putus harapan untuk pulang lebih cepat, seperti yang diakui oleh Sasa, kepada ABC News. Hal ini disebabkan mendengar lamanya proses penjemputan.

"[Dengan jangka waktu selama itu], sama saja dengan kami dikarantina di sini dong. Jika sudah selesai dikarantina di sini, sebenarnya kami juga akan diberi free tiket pesawat dari perusahaan," kata Sasa. (Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teror Virus Corona, TNI Pulangkan 188 ABK WNI Kapal Pesiar World Dream

Teror Virus Corona, TNI Pulangkan 188 ABK WNI Kapal Pesiar World Dream

News | Senin, 24 Februari 2020 | 09:30 WIB

Update Corona Covid-19: Korban Tewas Capai 2.471 Jiwa, 78.999 Terinfeksi

Update Corona Covid-19: Korban Tewas Capai 2.471 Jiwa, 78.999 Terinfeksi

Health | Senin, 24 Februari 2020 | 09:30 WIB

Cantumkan Nama Virus, Status Facebook Dua Sahabat Ini Jadi Sorotan

Cantumkan Nama Virus, Status Facebook Dua Sahabat Ini Jadi Sorotan

Tekno | Senin, 24 Februari 2020 | 08:56 WIB

188 Awak WNI di Kapal Pesiar World Dream Dipulangkan karena Corona

188 Awak WNI di Kapal Pesiar World Dream Dipulangkan karena Corona

News | Senin, 24 Februari 2020 | 07:22 WIB

Tiga Pasien Diduga Kena Corona Diisolasi di RSHS, Usai Transit di Singapura

Tiga Pasien Diduga Kena Corona Diisolasi di RSHS, Usai Transit di Singapura

Jabar | Senin, 24 Februari 2020 | 04:35 WIB

Terkini

Dirjen  Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M

Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M

Bali | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:49 WIB

6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten

6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten

Banten | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:41 WIB

Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron

Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:35 WIB

Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR

Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:31 WIB

Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan

Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:29 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:26 WIB

Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten

Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten

Banten | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:20 WIB

Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?

Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:18 WIB

Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan

Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:17 WIB

Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur

Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:17 WIB

×