Kenali Arti Status Siaga Ketinggian Air yang Jadi Pertanda Datangnya Banjir

Dany Garjito, Farah Nabilla

Selasa, 25 Februari 2020 | 18:38 WIB
Kenali Arti Status Siaga Ketinggian Air yang Jadi Pertanda Datangnya Banjir
Indikator tinggi muka air di Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan (Antara/Ricky Prayoga).

Suara.com - Sebelum banjir melanda Jakarta pada Selasa (25/2/2020), BPBD DKI Jakarta telah merilis bahwa beberapa pintu air telah menunjukkan kenaikan muka air dan status siaganya. Seperti Pintu Air Manggarai yang statusnya naik menjadi Siaga 2 dan Pintu Air Karet yang berstatus Siaga 1. Status pintu air ini sebenarnya bisa dijadikan acuan masyarakat untuk mengatasi banjir yang datang. Lantas, bagaimanakah kita bisa membaca status ketinggian muka air tersebut?

Seperti yang tertuang pada Modul Sistem Informasi Banjir yang disusun oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Air dan Konstruksi Kementerian PUPR, status siaga banjir merupakan hasil analisa dari informasi yang didapatkan dari stasiun-stasiun pengamatan Tinggi Muka Air (TMA) yang ada di sungai-sungai. Semakin tinggi TMA-nya, kian tinggi pula status siaganya.

Siaga IV: Belum ada peningkatan debit air secara mencolok. Komando di lapangan, termasuk membuka atau menutup pintu air serta akan dikemanakan arah air cukup dilakukan oleh komandan pelaksana dinas atau wakil komandan operasional wilayah.

Siaga III: Hujan yang terjadi menyebabkan terjadinya genangan air di lokasi-lokasi tertentu tetapi kondisinya masih belum kritis dan membahayakan. Meski demikian bila status siaga III sudah ditetapkan, masyarakat sebaiknya mulai berhati-hati dan mempersiapkan segala sesuatunya dari berbagai kemungkinan bencana banjir. Siaga III, penanganannya diserahkan pada masing-masing suku dinas pembinaan mental dan kesejahteraan sosial (Bintal Kesos) di masing-masing wilayah.

Siaga II: Bila wilayah genangan air mulai meluas, maka akan ditetapkan Siaga II, penanggungjawab untuk siaga II ini adalah Ketua Harian Satkorlak Penanggulangan Bencana Provinsi (PBP) yaitu Sekretaris Daerah.

Siaga I: Bila dalam enam jam genangan air tersebut tidak surut dan kritis maka ditetapkan Siaga I. Penanggung jawab penanganan status siaga I langsung di tangan Gubernur.

Jakarta memiliki 11 pintu air dengan standar status siaga yang berbeda-beda. Tinggi Muka Air yang paling aman adalah Status siaga IV. Berikut adalah daftar ketinggian air  yang dirilis BPBD DKI yang dapat dikategorikan aman pada pintu-pintu air di Jakarta:

Status Siaga IV

Katulampa : < 79 cm
Pesanggrahan : < 149 cm
Angke Hulu : < 149 cm
Cipinang Hulu : < 149 cm
Sunter Hulu : < 139 cm
Pulo Gadung :< 549 cm
Depok : < 199 cm
Manggarai : < 749 cm
Karet : < 449 cm Pasar
Ikan : < 169 cm Krukut
Hulu : < 149 cm

baca juga

Status Siaga III

Katulampa : 80 – 149 cm
Pesanggrahan : 150 – 249 cm
Angke Hulu : 150 – 249 cm
Cipinang Hulu : 150 – 199 cm
Sunter Hulu : 140 – 199 cm
Pulo Gadung : 550 - 699 cm
Depok : 200 - 269 cm
Manggarai : 750 - 849 cm
Karet : 450 - 549 cm
Pasar Ikan : 170 - 199 cm
Krukut Hulu : 150 - 249 cm

Status Siaga II

Katulampa : 150 - 199 cm
Pesanggrahan : 250 - 349 cm
Angke Hulu : 250 - 299 cm
Cipinang Hulu : 200 - 249 cm
Sunter Hulu : 200 - 249 cm
Pulo Gadung : 700 - 769 cm
Depok : 270 - 349 cm
Manggarai : 850 - 949 cm
Karet : 550 - 599 cm
Pasar Ikan : 200 - 249 cm
Krukut Hulu : 250 - 299 cm

Status Siaga I

Katulampa : > 200cm
Pesanggrahan : > 350 cm
Angke Hulu : > 300 cm
Cipinang Hulu : > 250 cm
Sunter Hulu : > 250 cm
Pulo Gadung : > 770 cm
Depok : > 350 cm
Manggarai : > 950 cm
Karet : > 600 cm
Pasar Ikan : > 250 cm
Krukut Hulu :  > 300 cm

Ada baiknya mengenali tanda-tanda terjadinya banjir dengan mengamati curah hujan yang turun, terutama jika terjadi hujan lebat atau berlangsung lama. Intensitas hujan yang tinggi memengaruhi volume air yang ada di sungai, waduk atau bendungan sehingga banjir kemungkinan bisa terjadi akibat luapan aliran dan tampungan air tersebut. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantah Istana Kepresidenan Banjir, Menteri PUPR: Itu Air Mau Masuk Drainase

Bantah Istana Kepresidenan Banjir, Menteri PUPR: Itu Air Mau Masuk Drainase

News | Selasa, 25 Februari 2020 | 18:10 WIB

Banjir Jakarta Selasa Sore: 294 RW Terendam Banjir, Tiga Pintu Air Siaga 1

Banjir Jakarta Selasa Sore: 294 RW Terendam Banjir, Tiga Pintu Air Siaga 1

News | Selasa, 25 Februari 2020 | 17:21 WIB

Kaesang Pangarep: Gerai Tutup karena Banjir, Karyawan Saya Asyik Main Air

Kaesang Pangarep: Gerai Tutup karena Banjir, Karyawan Saya Asyik Main Air

News | Selasa, 25 Februari 2020 | 16:47 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×