Akibat COVID-19, Bursa Pariwisata Terbesar di Dunia Dibatalkan

RR Ukirsari Manggalani

Sabtu, 29 Februari 2020 | 09:00 WIB
Akibat COVID-19, Bursa Pariwisata Terbesar di Dunia Dibatalkan
Messe Berlin, lokasi penyelenggaraan berbagai acara skala internasional di Kota Berlin, termasuk IFA dan ITB. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Internationale Tourismus Boerse (ITB) Berlin atau Bursa Pariwisata Internasional Berlin dikenal sebagai pameran pariwisata terbesar di dunia. Rencananya akan digelar di Jerman pada 4-5 Maret 2020, namun kini batal akibat kekhawatiran wabah Virus Corona atau COVID-19.

Dikutip dari kantor berita Antara, Christian Göke, Ketua Penyelenggara dari Messe Berlin, pada Jumat (28/2/2020) menyampaikan pembatalan pameran pariwisata ITB Berlin itu, yang rencananya akan diikuti Indonesia.

Sebagai penanggung jawab, ketua penyelenggara ITB Berlin mengungkapkan bahwa jika acara tetap digelar pihaknya akan menanggung beban tanggung jawab yang sangat penuh risiko bagi keamanan dan kesehatan para tamu, peserta pameran, dan seluruh karyawan.

Bandara Bradenburg di Berlin (Wikimedia Commons)
Bandara Bradenburg di Berlin. Sebagai ilustrasi lokasi pertemuan banyak orang di kota ini (Wikimedia Commons)

"Dengan berat hati, kita harus melihat pembatalan yang diperlukan atas ITB Berlin 2020," jelas Christian Göke.

Agustini Rahayu, Kepala Biro Komunikasi Sekretariat Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Sekretariat Utama Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyatakan bahwa tim teknis yang akan membangun konstruksi paviliun Indonesia di ITB Berlin sebagian di antaranya sudah berangkat ke lokasi pameran.

"Ini pertama kalinya dalam sejarah ITB di-cancel hanya lima hari sebelum acara dilaksanakan," papar perempuan yang pernah menjabat Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran II Regional IV (Eropa) Kementerian Pariwisata.

Ditambahkan Agustini Rahayu, sejumlah anggota timnya sedang dalam perjalanan menuju Berlin, dan terpaksa akan segera diterbangkan kembali ke Tanah Air.

Indonesia sejak 1967 berpartisipasi dalam ajang bergengsi ITB Berlin, dan pada 2013 pernah menjadi "partner country" bagi acara bursa pariwisata ini.

Sebagai catatan, awalnya ada 10 ribu peserta pameran ITB Berlin dari seluruh dunia akan berpartisipasi di sana. Dan 22 orang di antaranya akan datang dari China, dan 25 lainnya dari Hong Kong dan Taiwan. Sementara pengunjung yang siap dijaring tadinya diperkirakan mencapai 160 ribu orang.

baca juga

Selama minggu ini, persyaratan untuk peserta pameran kemudian diperketat. Misalnya, tidak ada peserta yang harus dirawat di area risiko, atau yang menunjukkan gejala virus. Kemudian diumumkan kini bahwa acara ini positif dibatalkan. Sementara itu, bursa pariwisata di China, yang direncanakan untuk Mei, sudah dibatalkan oleh penyelenggara pekan lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Khawatir Virus Corona, Garuda Tunda Angkutan Jamaah Umrah

Khawatir Virus Corona, Garuda Tunda Angkutan Jamaah Umrah

Bisnis | Sabtu, 29 Februari 2020 | 05:20 WIB

Presiden Mongolia Dikarantina 14 Hari Usai dari China, Corona Covid-19?

Presiden Mongolia Dikarantina 14 Hari Usai dari China, Corona Covid-19?

Health | Sabtu, 29 Februari 2020 | 01:05 WIB

WHO: Tak Ada Satu Negara pun yang Bebas dari Ancaman Virus Corona Covid-19

WHO: Tak Ada Satu Negara pun yang Bebas dari Ancaman Virus Corona Covid-19

Health | Jum'at, 28 Februari 2020 | 20:01 WIB

Terkini

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

×