Misteri Virus Corona Covid-19, Efeknya Terhadap Anak-anak Bikin Heran

Rendy Adrikni Sadikin

Selasa, 03 Maret 2020 | 11:38 WIB
Misteri Virus Corona Covid-19, Efeknya Terhadap Anak-anak Bikin Heran
Ilustrasi virus Corona (Coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Terkait penyebaran virus Corona alias Covid-19 yang menyebar di berbagai belahan dunia, para dokter malah heran dengan imunitas anak-anak terhadap wabah tersebut.

Seperti dialihbahasakan Suara.com dari Daily Mail, Selasa (3/3/2020), warga Australia diminta mengganti jabat tangan dengan tepukan di punggung.

Mereka juga diminta untuk berhati-hati mencium seseorang ketika jumlah kasus meningkat menjadi 33 orang--termasuk yang pertama melalui penularan dari manusia ke manusia.

Gara-gara kepanikan masyarakat, rak-rak pasar swalayan pun mulai kehabisan stok. Pemerintah Australia Selatan juga menerapkan UU yang memungkinkan polisi menangkap orang yang berisiko menyebarkan Covid-19.

Nah, di tengah kekhawatiran terkait epidemi yang meluas, otoritas kesehatan berusaha menyelidiki alasan anak-anak belum terserang gejala parah Covid-19.

Kepala petugas medis Australia Dr Brendan Murphy mengatakan hal itu sangat 'tidak biasa' jika dibandingkan dengan flu atau influenza.

"Kami tidak tahu apakah anak-anak mungkin terkena penyakit itu, tetapi [gejalanya] sangat ringan. Alhasil, mereka tidak merasakan atau tidak sakit, atau mereka entah bagaimana tidak rentan," kata dia.

Profesor Robert Booy dari Pusat Penelitian dan Pengawasan Imunisasi Nasional mengatakan anak-anak di luar negeri tampaknya cuma mengalami gejala ringan.

"Anak-anak yang tertular virus di luar negeri hanya memiliki gejala ringan seperti demam dan gejala pernapasan atas," kata dia seperti dilaporan ABC Australia.

baca juga

"Nah pada orang dewasa, reaksinya sangat keras. Mungkin karena mungkin mereka telah melihat infeksi coronavirus sebelumnya dan itu membuat sistem kekebalan tubuh untuk bereaksi secara tidak tepat dan berlebihan," ujar Robert Booy.

Sementara itu, sebagai langkah luar biasa, Perdana Menteri Australia Selatan Steven Marshall mengungkapkan pemerintahnya meminta polisi menahan mereka yang berisiko menyebarkan virus.

"Kami tahu orang-orang gelisah, dan saya meyakinkan orang-orang Australia Selatan bahwa Anda tidak diragukan lagi adalah prioritas kami," katanya.

Di bawah perubahan, pasien dapat diperintahkan oleh petugas untuk tetap di rumah sakit atau fasilitas karantina atau meminta mereka menjalani tes atau konseling.

Menteri Kesehatan Stephen Wade mengatakan sistem kesehatan disiapkan untuk skenario apa pun, tetapi pihak berwenang harus merencanakan yang terburuk.

"Kuncinya adalah memastikan bahwa ahli kesehatan masyarakat kami memiliki alat yang mereka butuhkan agar secara gesit dan proaktif mengendalikan setiap skenario wabah yang mungkin terjadi," katanya.

"Amandemen terbatas akan menyediakan kapasitas yang lebih besar untuk merespons dengan cepat dan mengandung risiko kesehatan masyarakat," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wabah Corona Covid-19, 4 Pekan Mode Dunia Dibatalkan

Wabah Corona Covid-19, 4 Pekan Mode Dunia Dibatalkan

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2020 | 11:33 WIB

Ridwan Kamil: Belum Ada Bukti Virus Corona Menyebar di Depok

Ridwan Kamil: Belum Ada Bukti Virus Corona Menyebar di Depok

Jabar | Selasa, 03 Maret 2020 | 11:31 WIB

Panic Buying! Ini Barang Paling Dicari Setelah Indonesia Positif Corona

Panic Buying! Ini Barang Paling Dicari Setelah Indonesia Positif Corona

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2020 | 11:30 WIB

Pantau Perkembangan Statistik Coronavirus dengan Peta Ini

Pantau Perkembangan Statistik Coronavirus dengan Peta Ini

Your Say | Selasa, 03 Maret 2020 | 11:29 WIB

Pengakuan Penjual Masker: Biasa Rp 20 Ribu Sekotak, Kini Jadi Rp 250 Ribu

Pengakuan Penjual Masker: Biasa Rp 20 Ribu Sekotak, Kini Jadi Rp 250 Ribu

Jabar | Selasa, 03 Maret 2020 | 11:28 WIB

Virus Corona Masuk Indonesia, PBSI Siapkan Langkah Pencegahan

Virus Corona Masuk Indonesia, PBSI Siapkan Langkah Pencegahan

Sport | Selasa, 03 Maret 2020 | 11:25 WIB

Diduga Corona, TKW Malaysia Asal Sukabumi Terkena Pneumonia

Diduga Corona, TKW Malaysia Asal Sukabumi Terkena Pneumonia

Jabar | Selasa, 03 Maret 2020 | 11:22 WIB

Pegawai BUMN Meninggal, Dinkes Cianjur: Belum Dipastikan Positif Corona

Pegawai BUMN Meninggal, Dinkes Cianjur: Belum Dipastikan Positif Corona

Jabar | Selasa, 03 Maret 2020 | 11:19 WIB

FWD Life Luncurkan Manfaat Khusus untuk Nasabah yang Positif Covid-19

FWD Life Luncurkan Manfaat Khusus untuk Nasabah yang Positif Covid-19

Press Release | Selasa, 03 Maret 2020 | 11:15 WIB

Virus Corona Bisa Kembali Setiap Musim Dingin Sebagai Bug Pembunuh Musiman

Virus Corona Bisa Kembali Setiap Musim Dingin Sebagai Bug Pembunuh Musiman

Tekno | Selasa, 03 Maret 2020 | 11:30 WIB

Terkini

Sektor Pertanian Masih Jadi Penyelamat Lampung: Serap 2,14 Juta Tenaga Kerja

Sektor Pertanian Masih Jadi Penyelamat Lampung: Serap 2,14 Juta Tenaga Kerja

Lampung | Jum'at, 06 November 2026 | 07:47 WIB

Polda Riau Ungkap Bisnis Pupuk Palsu Puluhan Ton, Petani Sawit Jadi Korban

Polda Riau Ungkap Bisnis Pupuk Palsu Puluhan Ton, Petani Sawit Jadi Korban

Riau | Jum'at, 06 November 2026 | 07:36 WIB

Cara Mengetahui Aplikasi yang Paling Banyak Menguras Baterai HP Android

Cara Mengetahui Aplikasi yang Paling Banyak Menguras Baterai HP Android

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 07:36 WIB

PLTMH Tangsi Jaya Dikelola Warga, Trend Asia Kritik Kebijakan Energi yang Sentralistik

PLTMH Tangsi Jaya Dikelola Warga, Trend Asia Kritik Kebijakan Energi yang Sentralistik

News | Jum'at, 06 November 2026 | 07:35 WIB

Review Godzilla Minus Zero: Ketika Teror Monster Menjadi Alegori Trauma

Review Godzilla Minus Zero: Ketika Teror Monster Menjadi Alegori Trauma

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 07:30 WIB

Jokowi Minta Keadilan Usai Tunjukkan 4 Ijazah Asli di Sidang Kasus Tuduhan Ijazah Palsu

Jokowi Minta Keadilan Usai Tunjukkan 4 Ijazah Asli di Sidang Kasus Tuduhan Ijazah Palsu

News | Jum'at, 06 November 2026 | 07:15 WIB

Kronologi Pembunuhan di Speedboat Samarinda, Jasad Diikatkan ke Batu dan Tiang Jembatan

Kronologi Pembunuhan di Speedboat Samarinda, Jasad Diikatkan ke Batu dan Tiang Jembatan

Kaltim | Jum'at, 06 November 2026 | 07:10 WIB

4 Shio yang Kehidupannya Lebih Baik Mulai 6 November 2026, Banyak Perubahan Positif

4 Shio yang Kehidupannya Lebih Baik Mulai 6 November 2026, Banyak Perubahan Positif

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 07:04 WIB

Momen Pemakaman Prajurit TNI yang Gugur dalam Operasi Karhutla

Momen Pemakaman Prajurit TNI yang Gugur dalam Operasi Karhutla

Foto | Jum'at, 06 November 2026 | 07:00 WIB

Agensi Umumkan Lee Know Stray Kids Akan Mulai Wajib Militer pada Awal 2027

Agensi Umumkan Lee Know Stray Kids Akan Mulai Wajib Militer pada Awal 2027

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 07:00 WIB

×