Virus Corona Bisa Kembali Setiap Musim Dingin Sebagai Bug Pembunuh Musiman

Dythia Novianty

Selasa, 03 Maret 2020 | 11:30 WIB
Virus Corona Bisa Kembali Setiap Musim Dingin Sebagai Bug Pembunuh Musiman
Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)

Suara.com - Virus Corona (COVID-19) hingga kini masih menjadi wabah menakutkan karena telah "membunuh" lebih dari 3.000 orang dan menginfeksi sekitar 90.000 orang di seluruh dunia. Kabar terbaru, para ahli mengeluarkan peringatan bahwa penyakit itu bisa hadir kembali setiap musim dingin untuk menjadi malapetaka.

Profesor John Oxford, seorang ahli virus dari Queen Mary University of London, mengatakan kepada Sunday Telegraph dilansir laman Metro.uk.com bahwa "bug" itu dapat menetap dan menjadi musima.

"Jika Anda melihat anggota keluarga Virus Corona lain, yang merupakan virus pernapasan dan kami sudah tahu tentang mereka selama 50 tahun terakhir atau lebih, itu musiman. "Mereka seperti flu biasa, apakah Covid-19 akan cocok dengan pola itu atau tidak? Kita hanya harus menunggu dan melihat tetapi dugaan saya iya," lanjutnya.

Pernyataan ini didukung oleh ilmuwan lain yang khawatir bahwa Virus Corona akan terus membunuh sampai kita berhasil mengembangkan vaksin.

"Ini akan bersama kami untuk beberapa waktu, ini endemik dalam populasi manusia dan tidak akan hilang tanpa vaksin," kata Amesh Adalja, seorang ahli penyakit menular di Pusat Keamanan Kesehatan Johns Hopkins, mengatakan kepada Business Insider, dikutip laman Metro.uk.com.

Pekan lalu, para ilmuwan di sebuah perusahaan rekayasa genetika di Texas mengklaim bahwa mereka telah menciptakan vaksin untuk Virus Corona yang mematikan.

Ilustrasi tes darah untuk mengetahui pasien terinfeksi virus corona (coronavirus) atau tidak. (Shutterstock)
Ilustrasi tes darah untuk mengetahui pasien terinfeksi virus corona (coronavirus) atau tidak. (Shutterstock)

Namun, mengembangkan vaksin baru merupakan tahap pertama dalam perjalanan menuju distribusi, dengan sebagian besar ahli sepakat bahwa periode antara pengujian dan produksi biasanya memakan waktu antara 18 bulan dan dua tahun.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, vaksin akan hadir setidaknya satu tahun lagi. Memberi periode 'jendela peluang' saat ini, direktur jenderal Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus menyerukan keseimbangan antara mengembangkan solusi 'jangka panjang' dan solusi yang lebih cepat untuk mencegah eskalasi krisis.

"Mempersiapkan vaksin sambil merencanakan 'situasi terburuk'," tukas Dr Tedros saat konferensi pers di Jenewa, Swiss.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wadidaw! Ini Bukti Armadilo Purba Pernah Sebesar Mobil Beetle Volkswagen

Wadidaw! Ini Bukti Armadilo Purba Pernah Sebesar Mobil Beetle Volkswagen

Tekno | Selasa, 03 Maret 2020 | 10:30 WIB

Indonesia dan Daftar 24 Negara Lainnya yang Sementara Dilarang Umrah

Indonesia dan Daftar 24 Negara Lainnya yang Sementara Dilarang Umrah

Your Say | Jum'at, 28 Februari 2020 | 17:15 WIB

Ngeri! Ilmuwan : Serang Sel Manusia, Virus Corona Bermutasi Mirip HIV

Ngeri! Ilmuwan : Serang Sel Manusia, Virus Corona Bermutasi Mirip HIV

Tekno | Jum'at, 28 Februari 2020 | 13:25 WIB

Ilmuwan Kebingungan Mencari Sebab Lonjakan Kasus Virus Corona Covid-19

Ilmuwan Kebingungan Mencari Sebab Lonjakan Kasus Virus Corona Covid-19

Health | Senin, 24 Februari 2020 | 16:36 WIB

Keren! Belalang Ini Bisa Deteksi Bahan Peledak

Keren! Belalang Ini Bisa Deteksi Bahan Peledak

Tekno | Minggu, 23 Februari 2020 | 07:00 WIB

Terungkap! Misteri Jejak Kaki Dinosaurus di Atap Gua

Terungkap! Misteri Jejak Kaki Dinosaurus di Atap Gua

Tekno | Kamis, 20 Februari 2020 | 12:32 WIB

Terkini

Sidang Banding Kasus Chromebook Digelar Hari Ini, Nadiem Minta Hakim Uji Ulang Pertimbangan Putusan

Sidang Banding Kasus Chromebook Digelar Hari Ini, Nadiem Minta Hakim Uji Ulang Pertimbangan Putusan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:11 WIB

Dua Titik Lokasi Demo di Jakarta Hari Ini

Dua Titik Lokasi Demo di Jakarta Hari Ini

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:01 WIB

Review Film CODA: Harmoni Keheningan, Musik, dan Cinta Keluarga

Review Film CODA: Harmoni Keheningan, Musik, dan Cinta Keluarga

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Bromo Dilanda Kebakaran Hutan, Akses Jemplang hingga Senduro Ditutup

Bromo Dilanda Kebakaran Hutan, Akses Jemplang hingga Senduro Ditutup

Foto | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Cegah Campak hingga ISPA, Bulan Suplementasi Vitamin A Akan Berlangsung Selama Agustus

Cegah Campak hingga ISPA, Bulan Suplementasi Vitamin A Akan Berlangsung Selama Agustus

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:54 WIB

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Cara Membedakan Cinta, Manipulasi, dan Penipuan Menurut Detektif Jubun

Cara Membedakan Cinta, Manipulasi, dan Penipuan Menurut Detektif Jubun

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:45 WIB

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:36 WIB

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:30 WIB

×