Jamin Kebutuhan Pokok Aman, Jokowi Minta Jangan Borong Agar Tak Langka

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Selasa, 03 Maret 2020 | 17:13 WIB
Jamin Kebutuhan Pokok Aman, Jokowi Minta Jangan Borong Agar Tak Langka
Presiden Joko Widodo menyampaikan konferensi pers terkait virus corona di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/3). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjamin ketersediaan kebutuhan pokok dan obat-obatan aman meski Indonesia dilanda virus corona. Hal ini dipastikan Jokowi setelah mengecek langsung kepada Bulog dan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo).

"Pemerintah menjamin ketersediaan barang-barang (kebutuhan pokok) dan obat-obatan yang ada. Saya tadi sudah cek ke Bulog, cek ke Aprindo, semua memberikan jaminan ketersediaan bahan pokok dan obat-obatan," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Pernyataan Jokowi menanggapi masyarakat yang panik sehingga berbelanja dengan memborong kebutuhan pokok hingga obat-obatan. Kepanikan warga menyusul dua warga Depok, Jawa Barat positif yang terkena virus corona dan kini berada di ruang isolasi RSPI Sulianto Saroso.

Karena itu, Jokowi mengimbau seluruh masyarakat agar tidak panik dan berbelanja sesuai dengan kebutuhan.

"Masyarakat tidak perlu memborong kebutuhan sehari-hari yang justru bikin langka, karena pembelian besar-besaran tindakan memborong dan menimbun itu sendiri," ucap Jokowi.

Sementara itu Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan pemerintah akan menjaga ketersediaan bahan pokok.

"Kalau dari sisi stok pemerintah akan menjaga. Apalagi ini seluruh persiapan dari negara lain," kata Sri.

Sri juga menyebut kebutuhan stok bahan makanan aman karena sudah diantisipasi selama setahun terakhir. Karena itu ia meminta masyarakat tak perlu takut dan khawatir sehingga memborong kebutuhan.

"Masyarakat tetap tenang. Karena bagaimanapun juga ini kebutuhan stok selama setahun atau perbulan sudah kita antisipasi . Jadi kalau sudah semua bekerja sama dengan tenang stok itu akan memadai," katanya.

Untuk diketahui, dua orang WNI positif corona yakni seorang ibu berusia 64 tahun dan putrinya usia 31 tahun.

Keduanya kini berada di ruang khusus isolasi di Rumah Sakit Penyakit Infesksi Sulianti Saroso.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ridwan Kamil Larang Sekolah Studi Banding ke Bali karena Takut Corona

Ridwan Kamil Larang Sekolah Studi Banding ke Bali karena Takut Corona

Jabar | Selasa, 03 Maret 2020 | 17:12 WIB

Jamaah Umrah Diduga Terinfeksi Virus Corona di RSUP Kariadi Semarang

Jamaah Umrah Diduga Terinfeksi Virus Corona di RSUP Kariadi Semarang

Jawa Tengah | Selasa, 03 Maret 2020 | 17:02 WIB

Rugi Sejak Diduga Jadi Lokasi Penular Virus Corona, Amigos Tutup 2 Minggu

Rugi Sejak Diduga Jadi Lokasi Penular Virus Corona, Amigos Tutup 2 Minggu

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 16:59 WIB

Tak Terdampak Corona, Bandara YIA Operasi Sesuai Jadwal

Tak Terdampak Corona, Bandara YIA Operasi Sesuai Jadwal

Jogja | Selasa, 03 Maret 2020 | 17:10 WIB

Terkini

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:56 WIB

Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet

Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:50 WIB

Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing

Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:44 WIB

Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya

Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:39 WIB

Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!

Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:38 WIB

Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan

Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:33 WIB

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:20 WIB

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB

Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor

Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB