Kondisi 2 Warga Depok Positif Corona Terus Membaik, Ada yang Sudah Main HP

Dwi Bowo Raharjo, Welly Hidayat

Selasa, 03 Maret 2020 | 17:48 WIB
Kondisi 2 Warga Depok Positif Corona Terus Membaik, Ada yang Sudah Main HP
Juru Bicara Penanganan virus Corona alias COVID-19, Achmad Yurianto (kanan). (Suara.com/Welly H).

Suara.com - Juru bicara penanganan virus corona untuk Indonesia, Achmad Yurianto, menceritakan kondisi ibu dan anak warga Depok, Jawa Barat, yang terinfeksi virus corona atau covid-19. Kekinian kedua pasien tersebut tengah menjalani perawatan di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara.

Achmad mengatakan kedua pasien tersebut dalam kondisi baik dan masih berada di ruang isolasi.

"Kemarin saya nengok ke sana bersama pak menteri (Terawan). Saya mau tahu kondisi pasien seperti apa," ujar Achmad di Gedung Kemenkes, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2020).

Ia menuturkan, untuk kondisi ibu pasien terjangkit covid-19, ketika melihat kondisi terakhir tidak berada di tempat tidur maupun dengan peralatan lengkap seperti alat oksigen dimulutnya.

"Saya tengok, yang usia tua sedang duduk membaca majalah. Tidak menggunakan selang oksigen, Itu tidak. Dia sedang membaca," ujar Achmad.

Kemudian Achmad melihat data dari dokter selama Ibu tersebut menjalani perawatan dirumah sakit juga tidak mengalami sesak nafas.

Ilustrasi penyebaran virus corona (Coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi penyebaran virus corona (Coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)

"Kemudian kami lihat list status pasien yang dibuat dokter. Kami baca, oh, ternyata suhunya tidak terlalu tinggi 37,5 derajat. Kemudian saya lihat masih ada batuknya, cuma sedikit. Keluhan lain tidak. Nyesek tidak," kata Achmad.

Sementara untuk anaknya yang berusia 31 tahun tersebut saat dilihat tidak sedang berbaring di tempat tidur.

"Kemudian saya lihat pasien yang muda, saya lihat dia mainan ponsel. Kemudian saya lihat statusnya, sama tidak panas. Kemudian batuknya satu dua. Tidak membutuhkan oksigen," ungkap Achmad.

baca juga

Meski demikian, Achmad mengakui hari ini belum mengecek secara langsung kondisi pasien. Namun, dirinya telah menghubungi dokter khusus di RS Sulianti Saroso melalui sambungan telepon yang menyebut kondisi kedua warga Depok makin hari berangsur baik.

"Tadi saya telepon Dirut rumah sakitnya, saya tanya bagaimana keadaan mereka. Dia bilang lebih bagus dari pada kemarin-kemarin. Jadi sudah tanpa keluhan apapun. Tetapi tetap perlu kami isolasi," tutup Achmad.

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Warga Depok Positif Corona, Indonesia Open 2020 Diharapkan Tetap Digelar

2 Warga Depok Positif Corona, Indonesia Open 2020 Diharapkan Tetap Digelar

Sport | Selasa, 03 Maret 2020 | 17:31 WIB

Pembelian Meningkat, Pasar Jaya Akan Tambah 1450 Masker

Pembelian Meningkat, Pasar Jaya Akan Tambah 1450 Masker

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 17:30 WIB

Siaga Corona, Ridwan Kamil Minta Polda Jabar Kurangi Kasih Izin Keramaian

Siaga Corona, Ridwan Kamil Minta Polda Jabar Kurangi Kasih Izin Keramaian

Jabar | Selasa, 03 Maret 2020 | 17:28 WIB

Kasus Suspect Corona Belum Ditemukan di Surabaya, Risma: Karena Makan Rawon

Kasus Suspect Corona Belum Ditemukan di Surabaya, Risma: Karena Makan Rawon

Jatim | Selasa, 03 Maret 2020 | 17:28 WIB

Terkini

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:45 WIB

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:36 WIB

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:23 WIB

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Jogja | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:16 WIB

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:09 WIB

×