Cegah Corona, DPR Usul Pemerintah Gandeng UMKM Produksi Masker dari Kain

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Rabu, 04 Maret 2020 | 13:25 WIB
Cegah Corona, DPR Usul Pemerintah Gandeng UMKM Produksi Masker dari Kain
Masker virus corona. (Antara)

Suara.com - Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKB Siti Mukaromah menyarankan agar pemerintah dapat menggandeng Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk memproduksi massal masker. Hal ini menyusul kelangkaan dan tingginya harga masker setelah dua warga Depok, Jawa Barat, positif kena virus corona.

Dengan menggandeng UMKM, Siti menilai nanitinya mereka bisa berperan dalam memproduksi masker yang kemduian hasilnya dapat memenuhi permintaan masker menyusul Indonesia yang positif virus Corona (Covid-19).

Adapun bahan dasar yang diusulkan Siti untuk diproduksi sebagai masker ialah kain sisa jahit atau perca.

"Untuk mengantisipasi stok masker yang kosong dan mahal akibat fenomena panic buying masyarakat karena adanya virus Corona, saya mengusulkan agar pemerintah menggandeng UMKM dalam menyediakan masker. Salah satu caranya yaitu dengan memanfaatkan sisa kain jahit (kain perca) untuk membuat masker," tulis Siti melalui keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Rabu (4/3/2020).

Siti menuturkan, untuk kemudahan memproduksi masker kain perca, ia meminta pemerintah juga mangajak produsen masker untuk menjalin kerja sama dengan pihak UMKM.

"Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang banyak tersebar di seluruh Indonesia, bisa membuat masker dari kain perca tersebut. Ini sangat membantu sekali dalam keadaan seperti ini. Pemerintah tinggal minta produsen untuk transfer ilmu atau bahan tambahan ke UMKM agar hasil masker UMKM memenuhi standart SNI," ujar Siti.

"Langkah ini juga untuk menstabilkan stok dan harga masker di pasaran guna mencegah permainan harga oleh para spekulan," sambungnya.

Nantinya, jika usulan tersebut direalisasikan, pemerintah bisa memberi produk masker kain perca dari UMKM yang kemudian dapat dibagikan secara gratis kepada masyarakat untuk mencegah penyebaran virus Corona.

"Saya menilai hal ini dapat dilakukan pemerintah, membeli masker UMKM yang harganya jauh lebih murah untuk dibagi-bagikan gratis ke masyarakat. Di saat mendesak seperti ini dan salah satu bentuk kesigapan dan tanggung jawab pemerintah, sah-sah saja pemerintah lakukan itu (beli masker UMKM lalu diberikan gratis ke rakyat) untuk mengantisipasi penyebaran virus dan melindungi rakyat Indonesia," ujar Siti.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas, Ketakutan Hadapi Corona Covid-19 Bisa Turunkan Kekebalan Tubuh

Awas, Ketakutan Hadapi Corona Covid-19 Bisa Turunkan Kekebalan Tubuh

Health | Rabu, 04 Maret 2020 | 13:22 WIB

Minta Masyarakat Waspada Corona, JK: Jika Ada Satu Kena, Kita Semua Kena

Minta Masyarakat Waspada Corona, JK: Jika Ada Satu Kena, Kita Semua Kena

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 13:21 WIB

Tito Minta Kepala Daerah Tak Timbun Masker Corona, Sindir Wali Kota Risma?

Tito Minta Kepala Daerah Tak Timbun Masker Corona, Sindir Wali Kota Risma?

Jatim | Rabu, 04 Maret 2020 | 13:20 WIB

Jokowi: Investasi Mau Masuk, Ada Corona Jadi Ngerem Semua

Jokowi: Investasi Mau Masuk, Ada Corona Jadi Ngerem Semua

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 13:09 WIB

Terkini

Jalan Kebon Sirih Menyempit Jadi Dua Lajur, Kemacetan Mengular Hampir 1 Kilometer

Jalan Kebon Sirih Menyempit Jadi Dua Lajur, Kemacetan Mengular Hampir 1 Kilometer

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:19 WIB

Hinca Panjaitan Tegaskan Penyerahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Tak Tabrak KUHAP

Hinca Panjaitan Tegaskan Penyerahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Tak Tabrak KUHAP

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:16 WIB

Jangan 'Jeruk Makan Jeruk!', DPR Minta Kasus Eks Jampidsus Febrie Tak Ditangani Mantan Anak Buahnya

Jangan 'Jeruk Makan Jeruk!', DPR Minta Kasus Eks Jampidsus Febrie Tak Ditangani Mantan Anak Buahnya

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:09 WIB

Mahfud MD Bongkar Skenario Kasus Febrie Adriansyah, Sebut Pengalihan Penyidikan Kacaukan Hukum

Mahfud MD Bongkar Skenario Kasus Febrie Adriansyah, Sebut Pengalihan Penyidikan Kacaukan Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:07 WIB

Satgas PKH Buka Suara soal Kursi Ketua yang Kosong Usai Eks Jampidsus Terseret Kasus Korupsi

Satgas PKH Buka Suara soal Kursi Ketua yang Kosong Usai Eks Jampidsus Terseret Kasus Korupsi

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:04 WIB

Rekor Baru! Jakarta Fair 2026 Kantongi Rp8,2 Triliun, Pengunjung Capai 8,22 Juta

Rekor Baru! Jakarta Fair 2026 Kantongi Rp8,2 Triliun, Pengunjung Capai 8,22 Juta

News | Senin, 13 Juli 2026 | 13:33 WIB

Soal Jampidsus Baru, Mensesneg: Harus Melalui Keppres Berdasarkan Usulan Jaksa Agung

Soal Jampidsus Baru, Mensesneg: Harus Melalui Keppres Berdasarkan Usulan Jaksa Agung

News | Senin, 13 Juli 2026 | 13:23 WIB

Kepala Pelaksana Satgas PKH Belum Diganti Usai Febrie Adriansyah Jadi Tersangka

Kepala Pelaksana Satgas PKH Belum Diganti Usai Febrie Adriansyah Jadi Tersangka

News | Senin, 13 Juli 2026 | 13:18 WIB

Banyak Korban Kebakaran Maut Bar Bangkok Tewas di Kamar Mandi, Pintu Darurat Terblokir

Banyak Korban Kebakaran Maut Bar Bangkok Tewas di Kamar Mandi, Pintu Darurat Terblokir

News | Senin, 13 Juli 2026 | 13:15 WIB

Polisi Bongkar Laboratorium Narkotika di Semarang, Diduga Sudah Produksi Jutaan Butir dalam 4 Bulan

Polisi Bongkar Laboratorium Narkotika di Semarang, Diduga Sudah Produksi Jutaan Butir dalam 4 Bulan

News | Senin, 13 Juli 2026 | 13:04 WIB

×