Abu Sayyaf Minta Uang Tebusan Rp 8,4 Miliar, Ini Respon Mahfud MD

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 05 Maret 2020 | 11:28 WIB
Abu Sayyaf Minta Uang Tebusan Rp 8,4 Miliar, Ini Respon Mahfud MD
Menko Polhukam Mahfud MD. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD baru mengetahui kalau gerombolan teroris Filipina Abu Sayyaf minta tebusan Rp 8,4 miliar untuk lima warga negara Indonesia (WNI) yang diculiknya.

Menurutnya permintaan itu merupakan hal biasa apabila gerombolan teroris Abu Sayyaf meminta uang tebusan.

Mahfud mengaku baru memperoleh informasi tersebut dari berita media massa. Karena informasi tersebut, Mahfud akan mencari tahu secara detail.

"(Saya) baru dapat info dari TV, tapi laporan langsung saya belum dapat, nanti hari ini mau saya cari informasinya," kata Mahfud di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2020).

Penculikan yang dilakukan gerombolan teroris Abu Sayyaf ini bukan sekali saja terjadi. Kata Mahfud, sudah biasa kalau gerombolan teroris Abu Sayyaf itu meminta uang sebagai tebusan.

"Biasa sih Abu Sayyaf, hanya berubah angkanya saja sekarang, tiap kali menyandera orang selalu minta uang," katanya.

Di sisi lain, Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri, sudah bekerja sama dengan pemerintah Filipina untuk membebaskan kelima WNI tersebut.

Pelaksana Tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah, mengatakan akan melakukan segala upaya untuk membebaskan lima WNI tersebut.

“Utamanya melalui kerja sama dengan Filipina,” kata Faizasyah dalam gelaran press briefing Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, Senin (27/1/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Abu Sayyaf Minta Rp 8,4 M untuk Tebus 5 WNI yang Diculik, Ini Kata Mahfud

Abu Sayyaf Minta Rp 8,4 M untuk Tebus 5 WNI yang Diculik, Ini Kata Mahfud

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 20:03 WIB

5 WNI Diculik Abu Sayyaf, Pemerintah RI Singgung Soal Uang Tebusan

5 WNI Diculik Abu Sayyaf, Pemerintah RI Singgung Soal Uang Tebusan

News | Selasa, 28 Januari 2020 | 07:56 WIB

Mahfud MD Mau ke Malaysia Bahas Cara Atasi Gerombolan Abu Sayyaf

Mahfud MD Mau ke Malaysia Bahas Cara Atasi Gerombolan Abu Sayyaf

News | Sabtu, 25 Januari 2020 | 19:10 WIB

5 WNI Diculik Abu Sayyaf, Pemerintah Baru Pikir Penyelesaian Jangka Panjang

5 WNI Diculik Abu Sayyaf, Pemerintah Baru Pikir Penyelesaian Jangka Panjang

News | Selasa, 21 Januari 2020 | 20:39 WIB

Lima WNI Diculik, Pemerintah Imbau Tak Melaut di Perairan Sabah Malaysia

Lima WNI Diculik, Pemerintah Imbau Tak Melaut di Perairan Sabah Malaysia

News | Selasa, 21 Januari 2020 | 10:33 WIB

5 Nelayan Indonesia Kembali Diculik, Mahfud MD: Abu Sayyaf Belum Mati-mati

5 Nelayan Indonesia Kembali Diculik, Mahfud MD: Abu Sayyaf Belum Mati-mati

News | Senin, 20 Januari 2020 | 20:11 WIB

Lima Nelayan Indonesia Kembali Diculik Kelompok Abu Sayyaf

Lima Nelayan Indonesia Kembali Diculik Kelompok Abu Sayyaf

News | Sabtu, 18 Januari 2020 | 21:09 WIB

Terkini

Pengamat: Seskab Teddy Terlalu Sering Tampil, Komunikasi Istana Seharusnya Satu Pintu

Pengamat: Seskab Teddy Terlalu Sering Tampil, Komunikasi Istana Seharusnya Satu Pintu

News | Senin, 08 Juni 2026 | 09:42 WIB

Bupati Nonaktif Cilacap Gugat Status Tersangka, KPK Siap Hadapi

Bupati Nonaktif Cilacap Gugat Status Tersangka, KPK Siap Hadapi

News | Senin, 08 Juni 2026 | 09:33 WIB

Tsunami Filipina Terjang Sulawesi Utara dan Maluku Utara

Tsunami Filipina Terjang Sulawesi Utara dan Maluku Utara

News | Senin, 08 Juni 2026 | 09:00 WIB

Penembakan Massal Dekat Markas Inggris, Piala Dunia 2026 Diselimuti Ketakutan

Penembakan Massal Dekat Markas Inggris, Piala Dunia 2026 Diselimuti Ketakutan

News | Senin, 08 Juni 2026 | 08:50 WIB

13 Wilayah Indonesia Siaga Usai Gempa Besar Filipina

13 Wilayah Indonesia Siaga Usai Gempa Besar Filipina

News | Senin, 08 Juni 2026 | 08:40 WIB

Jepang Keluarkan Peringatan Tsunami karena Gempa Besar Filipina

Jepang Keluarkan Peringatan Tsunami karena Gempa Besar Filipina

News | Senin, 08 Juni 2026 | 08:23 WIB

Filipina Diguncang Gempa 7,7 SR Berpotensi Tsunami, Manado Siaga

Filipina Diguncang Gempa 7,7 SR Berpotensi Tsunami, Manado Siaga

News | Senin, 08 Juni 2026 | 08:14 WIB

Sore Ini, Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan

Sore Ini, Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan

News | Senin, 08 Juni 2026 | 08:06 WIB

Prakiraan Cuaca Hari Ini, BMKG Klarifikasi Isu Kondisi Ekstrem 'Bediding'

Prakiraan Cuaca Hari Ini, BMKG Klarifikasi Isu Kondisi Ekstrem 'Bediding'

News | Senin, 08 Juni 2026 | 07:59 WIB

Gempa M 8,1 di Filipina Picu Peringatan Dini Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia

Gempa M 8,1 di Filipina Picu Peringatan Dini Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia

News | Senin, 08 Juni 2026 | 07:59 WIB