DPR Minta Pemda Silent: Jangan Gembar-Gemborkan Data Pasien Corona!

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Kamis, 05 Maret 2020 | 16:40 WIB
DPR Minta Pemda Silent: Jangan Gembar-Gemborkan Data Pasien Corona!
Pasien diduga terinfeksi virus corona di Tulungagung. (ist)

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meminta agar kepala daerah tidak berisik dalam melakukan pencegahan dan penanganan virus Corona (Covid-19). Termasuk bila ditemukannya warga yang positif mengidap Corona.

Dasco juga melarang kepala daerah maupun pemerintah daerah membeberkan informasi maupun data dan indentitas pribadi warganya yang positif virus mematikan itu.

"Ini kami imbau pertama kepada pemerintah daerah setempat kalau memang mau melakukan penanganan lakukan secara silent kan gitu. Jadi jangan digembar-gemborkan, termasuk datanya, rumahnya, alamat kalau perlu teleponnya, alamat kakek-neneknya, jangan gitu, kasihan," kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (5/3/2020).

Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta kepada kepala daerah agar tidak mencari panggung terkait permasalahan penanganan virus Corona atau Covid-19.

Cari panggung yang dimaksud adalah membuat pernyataan-pernyataan terkait Corona, apalagi pernyataan tersebut tanpa koordinasi terlebih dahulu dengan pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan.

Mengingat saat ini pemerintah sudah menunjuk juru bicara terkait penangana virus Corona, yakni Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan dr Achmad Yurianto.

Meski demikian, Kemendagri tidak melarang kepala daerah untuk berbicara menyampaikan pernyataan mengenai Corona. Kepala daerah tetap diperkenankan membuat pernyataan dengan catatan sudah berkoordinasi terlebih dahulu dengan Kementerian Kesehatan.

"Tetap pemda boleh tapi sebaiknya koordinasi sama Kemenkes. Justru sekarang bagus pemda-pemda bikin konten imbauan soal antisipasi Corona. Sebab ini menenangkan masyarakat dan memudahkan pelayanan masyarakat. Kan intinya masyarakat bagaimana pelayanannnya dan menerima informasi lengkap, bukan informasi yang bikin galau," ujar Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri Bahtiar di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2020

Diketahui, Wali Kotak Depok Mohammad Idris menuai kritik dari Pembela Kebebasan Berekspresi Asia Tenggara (SAFEnet) terkait dua warganya yang terinfeksi virus corona.

baca juga

Idris dinilai lalai lantaran mengungkap data pribadi dua pasien tersebut ke muka umum.

Dalam konferensi pers yang digelar di Balai Kota Depok, Senin (2/3/2020), Idris mengumumkan dua warganya positif terjangkit virus corona.

Selain itu, ia juga membeberkan kronologi serta tempat tinggal dua warga tersebut.

Tindakan Idris ini lantas menuai sorotan SAFEnet. Melalui cuitan di akun @safenetvoice, SAFEnet menerangkan tindakan Idris yang menyebarkan data pribadi warganya sama halnya menjadikan pasien virus corona menjadi korban kedua kalinya.

Bersamaan dengan unggahan tersebut, akun @safenetvoice turut membagikan artikel Tempo.co berjudul "SafeNet Kritik Wali Kota Depok yang Ungkap Alamat Pasien Corona".

"SAFEnet mengkritik Wali Kota Depok Muhammad Idris yang membuka identitas dua warga pasien virus corona. "Menyebarkan data pribadi seperti alamat rumah malah menjadikan pasien kembali menjadi korban untuk kedua kalinya," tulis @safenotevoice seperti dikutip Suara.com, Selasa (3/3).

Sontak kritik yang dilayangkan SAFEnet mendapat sambutan dari warganet. Sebagian besar dari mereka pun turut melayangkan protes kepada Idris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dijual Rp 300 Ribu, YLKI Curiga Pasar Jaya Sengaja Timbun Masker

Dijual Rp 300 Ribu, YLKI Curiga Pasar Jaya Sengaja Timbun Masker

News | Kamis, 05 Maret 2020 | 16:35 WIB

Negatif Corona Usai Diperiksa 5 Jam, Kapal Viking Sun Hanya Boleh Bersandar

Negatif Corona Usai Diperiksa 5 Jam, Kapal Viking Sun Hanya Boleh Bersandar

Jawa Tengah | Kamis, 05 Maret 2020 | 16:33 WIB

Kegelisahan Para Pengusaha Tanah Air yang Terhantam Virus Corona

Kegelisahan Para Pengusaha Tanah Air yang Terhantam Virus Corona

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2020 | 16:25 WIB

Hindari Panic Buying, Dokter Ingatkan Pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun

Hindari Panic Buying, Dokter Ingatkan Pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun

Health | Kamis, 05 Maret 2020 | 16:23 WIB

Kondisi 2 Pasien Virus Corona di RSPI Sulianti Saroso Membaik

Kondisi 2 Pasien Virus Corona di RSPI Sulianti Saroso Membaik

Foto | Kamis, 05 Maret 2020 | 16:20 WIB

Sebelum Ditunda, Sempat Ada Opsi Persija vs Persebaya Digelar di Surabaya

Sebelum Ditunda, Sempat Ada Opsi Persija vs Persebaya Digelar di Surabaya

Bola | Kamis, 05 Maret 2020 | 16:19 WIB

Bersejarah! Kim Jong Un Kirim Surat Semangati Korea Selatan Hadapi Corona

Bersejarah! Kim Jong Un Kirim Surat Semangati Korea Selatan Hadapi Corona

News | Kamis, 05 Maret 2020 | 16:23 WIB

Diintai Corona, Indonesia Tetap Siap Tempur di All England 2020

Diintai Corona, Indonesia Tetap Siap Tempur di All England 2020

Sport | Kamis, 05 Maret 2020 | 16:18 WIB

Urung Mendarat di Pulau Sebaru, 1 WNI Diamond Princess Masih Diperiksa

Urung Mendarat di Pulau Sebaru, 1 WNI Diamond Princess Masih Diperiksa

News | Kamis, 05 Maret 2020 | 16:14 WIB

Ancaman Virus Corona, Bagaimana Nasib Konser Ayu Ting Ting?

Ancaman Virus Corona, Bagaimana Nasib Konser Ayu Ting Ting?

Entertainment | Kamis, 05 Maret 2020 | 16:15 WIB

Terkini

Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang

Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:25 WIB

Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti

Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:40 WIB

183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar

183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:30 WIB

Ditanya Bro Ron Masih Kuat atau Tidak di Lampung, Jawaban Singkat Jokowi Bikin Heran

Ditanya Bro Ron Masih Kuat atau Tidak di Lampung, Jawaban Singkat Jokowi Bikin Heran

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:21 WIB

Prabowo Tambah Anggaran Riset Jadi Rp4 Triliun

Prabowo Tambah Anggaran Riset Jadi Rp4 Triliun

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:18 WIB

Penampakan Bangunan Hancur di Bahrain dan Kuwait Usai Dihajar Rudal Iran

Penampakan Bangunan Hancur di Bahrain dan Kuwait Usai Dihajar Rudal Iran

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:08 WIB

Fakta Terkuak! Cawe-cawe George Soros di Pemilu: Keluarkan Rp1,6 T Untuk Partai Ini

Fakta Terkuak! Cawe-cawe George Soros di Pemilu: Keluarkan Rp1,6 T Untuk Partai Ini

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:00 WIB

Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh

Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:50 WIB

Mengapa Anak-Anak di Pesisir Menjadi Kelompok yang Paling Menanggung Dampak Krisis Iklim?

Mengapa Anak-Anak di Pesisir Menjadi Kelompok yang Paling Menanggung Dampak Krisis Iklim?

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:47 WIB

Drama Penangkapan HR-V di Lhokseumawe, Polisi Temukan 13 Karung Sabu Asal Thailand

Drama Penangkapan HR-V di Lhokseumawe, Polisi Temukan 13 Karung Sabu Asal Thailand

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:15 WIB

×