Usai Ingatkan Tak Sentuh Wajah Cegah Corona, Wanita Ini Malah Jilat Jarinya

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Jum'at, 06 Maret 2020 | 15:58 WIB
Usai Ingatkan Tak Sentuh Wajah Cegah Corona, Wanita Ini Malah Jilat Jarinya
Virus Corona Covid-19 masih menjadi momok di China, dengan jumlah korban terus mengalami peningkatan. (Shutterstock)

Suara.com - Direktur Kesehatan Masyarakat Santa Clara, California, Amerika Serikat, Sara Cody menjadi sorotan pubik. Ia menjilat jemarinya saat melakukan konferensi pers usai mengumumkan larangan menyentuh mulut untuk mencegah virus corona.

Momen Sara Cody tanpa segaja menjilat jemarinya untuk membalikkan halaman sebuah kertas saat konferensi pers itu viral di media sosial.

Dialihbahasakan dari World of Buzz, Jumat (6/3/2020), awalnya Sara menyampaikan instruksi di hadapan media terkait pencegahan penyebaran virus corona. Ia mengedepankan praktek kebersihan agar terhindar dari virus corona.

Salah satu hal yang harus diperhatikan agar tidak mudah tertular virus dari Kota Wuhan, China itu adalah dengan tidak menyentuh bagian wajah.

"Hari ini, awali pekerjaan dengan tidak menyentuk wajah karena salah satu penyebaran virus ketika Anda menyentuh mulut, hidung atau mata Anda," kata Sara seperti dalam video yang tersebar di media sosial.

Tak lama kemudian, Sara nampak hendak membalikkan kertas yang ia pegang. Sebelum membalikkannya ia justru menjilat jari telunjuknya terlebih dahulu.

Padahal, hanya berselang beberapat detik sebelumnya Sara menyampaikan untuk tidak menyentuh mulut agar terhindar dari virus corona.

Aksi Sara tersebut menuai sorotan dari publik di dunia. Mereka menilai Sara belum bisa memberikan contoh yang baik untuk masyarakat.

Mengutip laman Worldometers, Jumat (6/3/2020), data per hari ini pukul 02.20 GMT menulis kasus infeksi positif Covid-19 mencapai 98.421, dan 55.622 orang di antaranya berhasil sembuh. Adapun angka kematian mencapai 3.385 jiwa.

Angka kesembuhan saat ini telah mencapai lebih dari 50 persen total kasus positif. Sedangkan kasus kematian, mayoritas sebanyak 21,9 persen adalah mereka yang berusia 80 tahun ke atas.

Sisanya 8 persen mereka yang berusia 70 hingga 79 tahun, lalu 3,6 persen mereka yang berusia 60 sampai 69 tahun. Kelompok-kelompok usia ini diketahui memiliki sistem imunitas tubuh yang rendah.

Sedangkan risiko kematian lebih tinggi 0,9 persen pada mereka yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid, penyakit yang sudah ada lebih dulu di tubuh seperti jantung (13,2 persen), diabetes (9,2 persen), gangguan pernapasan akut (8,0 persen), hipertensi (8,4 persen), dan kanker (7,6 persen).

Catatan RedaksiJika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

227 Orang di Indonesia Diduga Terinfeksi Virus Corona, Sedang Diawasi

227 Orang di Indonesia Diduga Terinfeksi Virus Corona, Sedang Diawasi

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 14:09 WIB

Jawaban Gus Nadir saat Ditanya Khilafah Solusi Virus Corona

Jawaban Gus Nadir saat Ditanya Khilafah Solusi Virus Corona

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 14:03 WIB

Dipercaya Cegah Corona, Harga Empon-empon di Surabaya Mendadak Mahal

Dipercaya Cegah Corona, Harga Empon-empon di Surabaya Mendadak Mahal

Video | Jum'at, 06 Maret 2020 | 14:00 WIB

Kemenkes: 4 Orang Kluster Jakarta Diduga Kuat Positif Virus Corona

Kemenkes: 4 Orang Kluster Jakarta Diduga Kuat Positif Virus Corona

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 13:56 WIB

Virus Corona Merebak di Indonesia, Anies Dituding Mau Jadi Pahlawan

Virus Corona Merebak di Indonesia, Anies Dituding Mau Jadi Pahlawan

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 14:14 WIB

WNI Kena Corona, KPAI Minta Dinas Pendidikan Perketat Pengawasan Sekolah

WNI Kena Corona, KPAI Minta Dinas Pendidikan Perketat Pengawasan Sekolah

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 13:42 WIB

Dalam Kondisi Darurat, Hotline Kemenkes Kini Bisa Panggil Ambulans

Dalam Kondisi Darurat, Hotline Kemenkes Kini Bisa Panggil Ambulans

Health | Jum'at, 06 Maret 2020 | 13:36 WIB

Anies Sebut Jakarta Genting Virus Corona, Ade Armando: Omong Kosong Lebai

Anies Sebut Jakarta Genting Virus Corona, Ade Armando: Omong Kosong Lebai

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 13:35 WIB

Terkini

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:25 WIB

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:21 WIB

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:16 WIB

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:10 WIB

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:06 WIB

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:02 WIB

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:55 WIB

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:47 WIB