Mahfud MD Gelar Rapat Bahas Jiwasraya, PPATK Harap TPPU Bisa Terungkap

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 06 Maret 2020 | 20:49 WIB
Mahfud MD Gelar Rapat Bahas Jiwasraya, PPATK Harap TPPU Bisa Terungkap
Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin. [Suara.com/Ria Rizki]

Suara.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menggelar rapat tertutup membahas proses penyelesaian dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Tbk.

Dalam rapat yang digelar di Kantor Kemepolhukam Jalan Medan Merdeka Barat pada Jumat (6/3/2020), hadir pula sejumlah menteri dan kepala lembaga. Rapat tersebut dimulai sejak pukul 15.00 WIB dan berakhir dalam dua jam setelahnya.

Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin membenarkan kalau rapat itu membahas soal kasus Jiwasraya.

Ia mengungkapkan, pihaknya memberikan dukungan kepada seluruh pihak yang menangani untuk bisa menyelesaikan kasus dugaan korupsi tersebut.

"Iya kalau PPATK kan selalu memberikan bantuan, dan dukungan kepada semua pihak. Khususnya aparat penegak hukum," ungkap Kiagus usai rapat.

Kiagus menyadari kalau penyelesaian kasus dugaan tindak pidana korupsi Jiwasraya itu melibatkan banyak pihak seperti Kementerian BUMN, Kejaksaan Agung, Dirjen Pajak, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), KPK hingga PPATK. Lebih lanjut, Kiagus berharap tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam kasus Jiwasraya dapat turut terungkap.

Hal itu disampaikannya lantaran ada sejumlah efek positif seperti membuat pelaku jera hingga pengembalian aset.

"Kita berharap bahwa, pertama akan terjadi efek penjeraan. Kedua, akan memudahkan penelusuran aset dan ketiga pemulihan kerugian negara bisa diambil juga dari hukuman di TPPU," ujarnya.

Sementara itu, menteri yang hadir seperti Menteri Keuangan Sri Mulyani enggan memberikan komentar terkait hasil rapat. Hal serupa juga dilakukan oleh Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jaksa Agung Percaya Jampidsus Baru Mampu Tuntaskan Kasus Jiwasraya

Jaksa Agung Percaya Jampidsus Baru Mampu Tuntaskan Kasus Jiwasraya

News | Jum'at, 28 Februari 2020 | 12:54 WIB

CT Tanya Perkembangan Kasus Jiwasraya ke Sri Mulyani : Duitnya Ada Bu?

CT Tanya Perkembangan Kasus Jiwasraya ke Sri Mulyani : Duitnya Ada Bu?

Bisnis | Rabu, 26 Februari 2020 | 11:51 WIB

Kebut Penyelidikan Kasus Jiwasraya, Kejagung Periksa 38 Saksi

Kebut Penyelidikan Kasus Jiwasraya, Kejagung Periksa 38 Saksi

News | Rabu, 26 Februari 2020 | 05:17 WIB

Kasus Jiwasraya Menguap, Pengembalian Dana Nasabah Makin Gelap

Kasus Jiwasraya Menguap, Pengembalian Dana Nasabah Makin Gelap

Bisnis | Selasa, 25 Februari 2020 | 12:18 WIB

Perusahaan Broker hingga Pemilik Apartemen Diperiksa Terkait Jiwasraya

Perusahaan Broker hingga Pemilik Apartemen Diperiksa Terkait Jiwasraya

News | Selasa, 25 Februari 2020 | 05:25 WIB

Terkini

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:16 WIB

×