Ibu dan Anak Positif Corona Alami Depresi, Pasien 05 di RSPI Bosan di Kamar

Senin, 09 Maret 2020 | 15:14 WIB
Ibu dan Anak Positif Corona Alami Depresi, Pasien 05 di RSPI Bosan di Kamar
Jubir Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19 (Corona) Achmad Yurianto di Kantor Presiden, Jakarta Pusat. (Suara.com/Ummi HS).

Suara.com - Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19 (Corona) Achmad Yurianto membeberkan jika kondisi dua pasien positif corona di Rumah Sakit Pusat Infeksi Sulianti Saroso mengalami depresi lantaran identitas keduanya sempat terungkap di publik.

Keduanya adalah pasien 01 dan pasien 02 yang juga merupakan ibu dan anak asal Depok, Jawa Barat. 

"Mereka sekarang agak depresif akibat pernah mengalami hukuman sosial yang besar akibat identitasnya terungkap. Sekarang mereka agak tertekan dengan itu," ujar Yurianto di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (9/3/2020).

Yurianto menuturkan faktor psikologis sangat berpengaruh pada imunitas seseorang. Sehingga kata dia kedua pasien 01 dan pasien 02 masih positif corona karena adanya faktor psikologis.

"Ini saya katakan dari awal faktor psikologis akan berpengaruh pada status imunitas seseorang," ucap dia.

Kendati demikian, Yurianto mengatakan meski masih positif corona, pasien 01 dan pasien 02 tidak memiliki keluhan sakit.

"Hasil pemeriksaan spesimen kemarin padahal sudah masuk hari ke-7 masih positif. Jadi belum akan melepas perawatan meski secara klinis tidak ada keluhan apa-apa," tutur Yurianto.

Kemudian kondisi pasien 03 dan 04 dalam keadaan jauh lebih membaik dan juga tidak memiliki keluhan. Namun pasien 03 dan 04 meminta agar identitasnya tak diungkap.

"Pasien 03, 04 jauh lebih bagus dari sebelumnya ada keluhan dan permintaan ke kita. Kami memberikan garansi tidak akan mengumumkan namanya karena mereka takut seperti yang terjadi di 01-02," ucap dia.

Baca Juga: Stes Bisa Tingkatkan Risiko Terinfeksi Virus Corona Covid-19, Ini Alasannya

Sementara kondisi pasien 05 dan pasien 06 masih positif corona. Keduanya juga tidak memiliki keluhan.

"05 bagus tidak ada keluhan tapi karena biasa aktif bergerak jadi di kamar bosan. 06 bagus tidak ada keluhan, ini imported case penularan di Diamond Princess, kami yakini tidak bersumber dari penularan lokal," ucap dia

Lebih lanjut, Yurianto menyebut pihaknya tak melarang pasien 01, 02, 03 , 04, 05 berkomunikasi menggunakan telepon ataupun menonton televisi.

Karena kelima pasien tersebut merupakan pasien yang terkena corona di klaster yang sama.

"Pasien 01-05 dari klaster yang sama karena itu di antara mereka ada komunikasi karena tidak dilarang untuk menggunakan smartphone tidak isolasi sosial tapi isolasi fisiknya masih boleh TV juga," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI