Identitas Diungkap Media Bikin Pasien Corona Stres, Yurianto: Sulit Sembuh

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Senin, 09 Maret 2020 | 11:31 WIB
Identitas Diungkap Media Bikin Pasien Corona Stres, Yurianto: Sulit Sembuh
Penampakan plang penunjuk arah ruang isolasi di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara. (Suara.com/Arga).

Suara.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto menyampaikan untuk mengubah pasien positif Covid-19 menjadi negatif bergantung pada imunitas.

Menurutnya, salah satu kendala sulitnya mengubah pasien berstatus positif Covid-19 menjadi negatif ialah lantaran stres yang dialami pasien akibat pemberitaan media.

Awalnya Yurianto menuturkan bahwa dua WNI asal Depok yang merupakan pasien kasus 1 dan 2 hingga hari kelima berdasar hasil pemeriksaan swab tenggorokan masih dinyatakan positif Covid-19.

Yurianto pun berharap di hari ketujuh kedua pasien tersebut dapat dinyatakan negatif Covid-19.

"Yang (kasus/ pasien) 1 dan 2 hari kelima masif positif, berarti kami tunggu hari ketujuh, mudah-mudahan hari ketujuh sudah negatif," kata Yurianto di Kantor Kementerian Kesehatan, Jalan H.R Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (9/3/2020).

Yurianto lantas menjelaskan bahwa untuk mengubah status pasien positif Covid-19 menjadi negatif tidak lah mudah lantaran bergantung pada imunitas pasien tersebut.

Terlebih menurut dia, stres akibat pemberitaan media yang menyebutkan identitas pasien secara gamblang dinilai menambah sulitnya proses penyembuhan mereka.

"Tetapi, tidak mudah untuk menjadikan positif ke negatif, tergantung imunitas dan salah satu yang menyebabkan kok enggak turun-turun itu di antaranya stres akibat pemberitaan yang kemudian membocorkan identitas, stres dia itu. Ini yang sayang bilang waduh ini akan memperlama prosesnya," katanya.

Sebelumnya, Yurianto menyampaikan empat dari enam pasien WNI yang dinyatakan positif Covid-19 kekinian dalam kondisi baik. Bahkan, jika dalam pekan ini hasil pemeriksaan swab tenggorokan keempat pasien itu negatif virus corona selama dua kali mereka pun dapat dipulangkan.

baca juga

Menurut Yurianto keempat pasien itu pun kekinian tidak lagi memiliki keluhan.

"Kemarin saya rilis (kasus/ pasien) 1, 2, 3, 4 bagus ya. Artinya kita harapkan sih ya dalam minggu ini beberapa kali pemeriksaan kalau udah dua kali negatif (virus Corona) pulang, karena sudah nggak ada lagi keluhan. Prinsipnya kan dua kali negatif pulang ya," kata Yurianto.

Sementara itu, Yurianto menyampaikan kondisi dua pasien lainnya yakni kasus 5 dan 6 masih demam. Namun, kata dia, demam tersebut tidak terlalu tinggi.

"Kalau yang dua terkahir ini kan masih ada yang demam ya, tapi enggak tinggi sih demamnya, karena kan sudah pakai obat jadi panasnya 37 (derajat celsius)," katanya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah mengumumkan kembali dua WNI dinyatakan positif terinfeksi virus corona Covid-19, Minggu (8/3/2020). Kedua kasus tersebut membuat jumlah WNI yang terinfeksi virus corona kekinian bertambah menjadi enam orang.

Yurianto menyebut, dua WNI tersebut sebagai kasus nomor 5 dan kasus nomor 6. Pasien kasus nomor 5 adalah bagian dari kluster Jakarta, yang terhubung dengan kasus pasien nomor 1 dan nomor 2.

Sementara kasus 6 yang menginfeksi laki-laki berusia 36, berbeda dengan kasus sebelumnya.

Ia merupakan pekerja atau anak buah Kapal Diamond Princess yang sebelumnya telah menjalani pemeriksaan seusai dievakuasi dari Yokohama, Jepang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antisipasi Corona, Pemerintah dan DPR AS Bersiap Kerja dari Rumah

Antisipasi Corona, Pemerintah dan DPR AS Bersiap Kerja dari Rumah

News | Senin, 09 Maret 2020 | 11:22 WIB

Tak Hanya Manusia, Amerika akan Karantina Uang yang Datang dari China

Tak Hanya Manusia, Amerika akan Karantina Uang yang Datang dari China

News | Senin, 09 Maret 2020 | 11:18 WIB

China Periksa Pemilik Hotel Tempat Karantina Pasien Corona yang Ambruk

China Periksa Pemilik Hotel Tempat Karantina Pasien Corona yang Ambruk

News | Senin, 09 Maret 2020 | 11:11 WIB

Terkait Corona Covid-19, Sekolah Diimbau Giatkan Kampanye Hidup Sehat

Terkait Corona Covid-19, Sekolah Diimbau Giatkan Kampanye Hidup Sehat

Health | Senin, 09 Maret 2020 | 11:07 WIB

Qatar Larang Pelancong dari 14 Negara Terkait Corona

Qatar Larang Pelancong dari 14 Negara Terkait Corona

News | Senin, 09 Maret 2020 | 11:03 WIB

Siapkan 2 Ruang Isolasi Pasien Covid-19, Stok APD RSUD Bantul Terbatas

Siapkan 2 Ruang Isolasi Pasien Covid-19, Stok APD RSUD Bantul Terbatas

Jogja | Senin, 09 Maret 2020 | 10:57 WIB

4 WNI Pasien Positif Corona Tak Lagi Ada Keluhan Sakit, Bisa Pulang Jika...

4 WNI Pasien Positif Corona Tak Lagi Ada Keluhan Sakit, Bisa Pulang Jika...

News | Senin, 09 Maret 2020 | 10:48 WIB

47 Apotek Jual Masker Murah di Jogja, Berikut Daftarnya

47 Apotek Jual Masker Murah di Jogja, Berikut Daftarnya

Jogja | Senin, 09 Maret 2020 | 11:03 WIB

Sekolah di Banyuwangi Mulai Tolak Salaman karena Takut Virus Corona

Sekolah di Banyuwangi Mulai Tolak Salaman karena Takut Virus Corona

Jatim | Senin, 09 Maret 2020 | 10:45 WIB

Terkini

BPBD Bingung! Tak Ada Hujan, Bongkahan Es Seukuran Kepala Bocah Jatuh Jebol Atap Rumah di Bantul

BPBD Bingung! Tak Ada Hujan, Bongkahan Es Seukuran Kepala Bocah Jatuh Jebol Atap Rumah di Bantul

News | Senin, 02 November 2026 | 14:18 WIB

New Delhi Diserang Kabut Asap Beracun, Pekerja Wajib WFH Hingga Tarif Parkir Dinaikkan

New Delhi Diserang Kabut Asap Beracun, Pekerja Wajib WFH Hingga Tarif Parkir Dinaikkan

News | Senin, 02 November 2026 | 14:15 WIB

Lenovo Yoga Tab Gen 2 Segera Hadir di Indonesia, Bawa Pena Digital dengan Kontrol Gestur AI

Lenovo Yoga Tab Gen 2 Segera Hadir di Indonesia, Bawa Pena Digital dengan Kontrol Gestur AI

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 14:15 WIB

Bahlil Murka, Ekspor Batu Bara hingga LNG Tak Boleh Mampir Singapura Lagi

Bahlil Murka, Ekspor Batu Bara hingga LNG Tak Boleh Mampir Singapura Lagi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 14:14 WIB

Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit

Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit

Surakarta | Senin, 02 November 2026 | 14:13 WIB

BEI Optimistis 23 UKM Akan Melantai di Bursa Tahun Depan

BEI Optimistis 23 UKM Akan Melantai di Bursa Tahun Depan

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 14:13 WIB

Perbandingan Sepatu Lari Ortuseight Hyperblast vs Specs Airglide, Mana Lebih Nyaman untuk Jogging?

Perbandingan Sepatu Lari Ortuseight Hyperblast vs Specs Airglide, Mana Lebih Nyaman untuk Jogging?

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 14:13 WIB

Jaksa dan Pengacara Berebut Urutan Saksi di Sidang Febrie, Ada Ferry Boboho

Jaksa dan Pengacara Berebut Urutan Saksi di Sidang Febrie, Ada Ferry Boboho

News | Senin, 02 November 2026 | 14:07 WIB

Jadwal SIM Keliling Medan Terbaru, Cek 5 Lokasi dan Syarat Perpanjangan

Jadwal SIM Keliling Medan Terbaru, Cek 5 Lokasi dan Syarat Perpanjangan

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 14:07 WIB

Sah Secara Hukum, Penyerahan Pataka Jadi Bukti Legitimasi Mutlak Ki Kusumo Pimpin PARFI 2025-2030

Sah Secara Hukum, Penyerahan Pataka Jadi Bukti Legitimasi Mutlak Ki Kusumo Pimpin PARFI 2025-2030

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 14:03 WIB

×