Sebut Rumah DP Rp 0 Bau Korupsi, Politisi PSI: Anies Gak Bisa Tidur Nyenyak

Dany Garjito, Farah Nabilla

Selasa, 10 Maret 2020 | 13:40 WIB
Sebut Rumah DP Rp 0 Bau Korupsi, Politisi PSI: Anies Gak Bisa Tidur Nyenyak
Rumah DP 0 rupiah. (Antara)

Suara.com - Politisi PSI, Mohammad Guntur Romli kembali melontarkan kritiknya terhadap program kerja Gubernur DKI Anies Baswedan. Kali ini Ia menyinggung soal dugaan korupsi pada program Rumah DP 0 Rupiah

Guntur Romli menuliskan melalui akun Twitter-nya, Rumah DP 0 Rupiah adalah program gagal. Ia menilai kegagalan program ini dilihat dari target yang salah sasaran dan dugaan korupsi.

Romli mengungkapkan bahwa Rumah DP 0 Rupiah tidak menyasar pembeli kelas bawah seperti yang ditargetkan.

Pada kampanye Pilkada DKI 2017, Anies Baswedan menyebut Rumah DP 0 Rupiah sebagai program unggulannya. Kala itu, bersama Sandiaga Uno, Ia menawarkan program tersebut untuk membantu warga Jakarta yang memiliki kesulitan mendapat rumah.

Pada Februari lalu, Anies mencopot Kepala Dinas Perumahan DKI, Kelik Indriyanto. Pencopotan ini berdasarkan hasil kinerja tahunan Kelik yang tidak memenuhi target penjualan Rumah DP 0 Rupiah.

Guntur Romli singgung Program Rumah DP 0 Rupiah.  (Twitter/@GunRomli)
Guntur Romli singgung Program Rumah DP 0 Rupiah. (Twitter/@GunRomli)

Untuk diketahui, 780 unit rumah Dp 0 rupiah di Klapa Village, Jakarta Timur saat ini baru laku 225. Sementara 555 unit sisanya belum juga terjual.

Kekinian, Program Rumah DP Rp O mendapati persoalan lain yakni dugaan korupsi dan tindakan pencucian uang.

Pada Senin (9/3/2020), Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipikor) Bareskrim Polri melayangkan surat kepada beberapa pegawai PD Sarana Jaya yang merupakan perusahaan BUMD DKI.

Pemanggilan itu berdasarkan dugaan kasus korupsi dan tindak pencucian uang terkait pembelian aset tanah pada tahun 2018-2020. Pengadaan tanah tersebut diantaranya diperuntukkan sebagai Rumah DP 0 Rupiah.

baca juga

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono membenarkan surat panggilan tersebut. Kini polisi masih dalam tahap menyelidikinya "Hanya membenarkan penyelidikan peristiwa tersebut," kata Argo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hakim Ketua Sakit, Sidang Putusan Class Action Banjir Jakarta 2020 Ditunda

Hakim Ketua Sakit, Sidang Putusan Class Action Banjir Jakarta 2020 Ditunda

News | Selasa, 10 Maret 2020 | 12:38 WIB

Berharap Menangi Gugatan, Pengacara Korban Banjir: Buat Pembelajaran Anies

Berharap Menangi Gugatan, Pengacara Korban Banjir: Buat Pembelajaran Anies

News | Selasa, 10 Maret 2020 | 12:29 WIB

Anies Digugat Korban Banjir, Sidang Putusan Class Action Digelar Hari Ini

Anies Digugat Korban Banjir, Sidang Putusan Class Action Digelar Hari Ini

News | Selasa, 10 Maret 2020 | 11:33 WIB

Kuasa Hukum Persoalkan SPDP dalam Sidang Prapreradilan Buronan KPK Nurhadi

Kuasa Hukum Persoalkan SPDP dalam Sidang Prapreradilan Buronan KPK Nurhadi

News | Senin, 09 Maret 2020 | 21:35 WIB

Bertemu Anies, 2 Calon Pengganti Sandiaga Serahkan Berkas Pencalonan

Bertemu Anies, 2 Calon Pengganti Sandiaga Serahkan Berkas Pencalonan

News | Senin, 09 Maret 2020 | 19:31 WIB

Pengamat SMC Sebut Anies Sebagai Sosok Filsuf Agung

Pengamat SMC Sebut Anies Sebagai Sosok Filsuf Agung

News | Senin, 09 Maret 2020 | 17:48 WIB

Terkini

Apa Itu Beras Fortifikasi? Ini Beda Kandungannya dengan Beras Biasa

Apa Itu Beras Fortifikasi? Ini Beda Kandungannya dengan Beras Biasa

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:55 WIB

Arab Saudi Panas, Jenderal Turki al-Maliki Janji Balas Dendam Serangan Rudal Houthi Yaman

Arab Saudi Panas, Jenderal Turki al-Maliki Janji Balas Dendam Serangan Rudal Houthi Yaman

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:50 WIB

Weton Ketemu 24 Artinya Apa Menurut Primbon Jawa? Ini Maknanya dalam Hubungan

Weton Ketemu 24 Artinya Apa Menurut Primbon Jawa? Ini Maknanya dalam Hubungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:50 WIB

5 Bedak Tabur Wardah untuk Makeup Natural dari yang Termurah hingga Premium

5 Bedak Tabur Wardah untuk Makeup Natural dari yang Termurah hingga Premium

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 10:45 WIB

Modus Licik Ban Serep Terbongkar! Sabu 5,4 Kg Jaringan JakartaLombok Disergap di Surabaya

Modus Licik Ban Serep Terbongkar! Sabu 5,4 Kg Jaringan JakartaLombok Disergap di Surabaya

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 10:42 WIB

Hwang Minhyun Diincar Gantikan Lee Jong Suk dalam Drama Iseop's Romance

Hwang Minhyun Diincar Gantikan Lee Jong Suk dalam Drama Iseop's Romance

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 10:39 WIB

Berkaca dari Konten Maudy Ayunda, Mengapa Stoikisme Sangat Relevan Menjaga Kewarasan?

Berkaca dari Konten Maudy Ayunda, Mengapa Stoikisme Sangat Relevan Menjaga Kewarasan?

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 10:37 WIB

WN China Berburu dan Makan Penyu di Raja Ampat, Kemenpar Minta Pihak yang Fasilitasi Ikut Diusut

WN China Berburu dan Makan Penyu di Raja Ampat, Kemenpar Minta Pihak yang Fasilitasi Ikut Diusut

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:35 WIB

Rupiah Terperosok ke Level Rp17.700-an Usai Ganti Menkeu, Ini Penyebab Utamanya

Rupiah Terperosok ke Level Rp17.700-an Usai Ganti Menkeu, Ini Penyebab Utamanya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 10:32 WIB

DPR Amerika Serikat Tolak Usulan Pemakzulan Donald Trump, Kenapa?

DPR Amerika Serikat Tolak Usulan Pemakzulan Donald Trump, Kenapa?

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:31 WIB

×