Hartanya Berkurang Banyak karena Politik, Sandiaga: Ini Pesan untuk Kalian

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Kamis, 12 Maret 2020 | 15:21 WIB
Hartanya Berkurang Banyak karena Politik, Sandiaga: Ini Pesan untuk Kalian
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno. (Suara.com/M. Yasir)

Suara.com - Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengaku kekayaannya menukik tajam alias berkurang banyak setelah masuk ke dunia politik.

Ia bahkan berpesan kalau ingin tetap berada di daftar orang terkaya, jangan masuk dunia politik.

Pernyataan itu disampaikan Sandi dalam wawancara di acara Speed Talk tvOne. Videonya diunggah ke kanal YouTube Talk Show tvOne pada Rabu (11/3/2020).

Awalnya, pembawa acara Speed Talk, Indy Rahmawati menyinggung Sandiaga yang sempat berada dalam daftar orang terkaya di Indonesia.

"Dulu mas Sandi pernah tercatat sebagai orang terkaya ke sekian di Indonesia versi Forbes. Tahun ini masuk lagi, tahun ini masuk lagi," ucap Indy.

Sandi langsung menyahut, "Nah, ini pesan-pesan untuk yang nonton acaranya Indy. Jadi kalau mau tetap ada di list itu jangan masuk politik."

"Oh begitu?" tanya Indy.

"Iya, pastikan menukik tajam setelah itu. Seperti Indy bilang politik pasti ada biayanya," jawab Sandi.

Sandiaga Uno dalam acara Speed Talk (Screenshot YouTube Talk Show tvOne)
Sandiaga Uno dalam acara Speed Talk (Screenshot YouTube Talk Show tvOne)

Namun Sandi mengklaim bahwa dirinya masuk ke dunia politik ingin bersikap secara terbuka dan transparan. Meskipun ia tahu salah satu resikonya adalah hartanya berkurang cukup signifikan.

baca juga

"Kemarin waktu Pilgub dan Pilpres, saya danai sebagian besar kampanye kita. Itu semua tercatat di Bursa Efek Indonesia, hasil dari penjualan saham publik saya. Maupun juga di OJK, laporan penurunan kepemilikan saham. Jadi, ya itu merupakan konsekuensi," ungkap Sandi.

Ia menambahkan, "Jadi kita enggak usah baperan, mau masuk politik ya harus siapa dengan segala konsekuensinya".

Menurut Sandi, jika ingin untung tempatnya bukan di dunia politik tetapi berwirausaha.

"Kalau mau melayani publik, berkontribusi kepada bangsa dan negara, tempatnya di ranah publik, politik," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Sandi juga menyampaikan rasa percayanya kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Menurutnya, Anies sudah tahu apa saja yang harus dilakukan sebagai gubernur ibu kota.

"Jakarta itu isu utamanya selain yang banyak disebut seperti banjir dan macet, punya isu topik lain yang sangat penting untuk dicarikan solusi. Seperti lapangan pekerjaan, harga bahan pokok yang terjangkau, cost living, biaya pendidikan, kesehatan, bro Anies ini sudah cukup memahami. Tinggal menjalankan saja," kata Sandiaga.

Ia meminta kepada masyarakat khususnya warganet untuk memberi kesempatan kepada Anies dan tidak mencemoohnya.

Sandi berharap Anies segera mendapatkan wakil yang tepat dan mendampinginya memerintah Jakarta.

"Insya Allah nanti dapat 'jodoh' yang baru, enggak jomblo lagi, terus bisa tandem deh. Karena dulu kita tandem saling isi, tukar pikiran," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sandiaga Uno Tolak Ahok Jadi 'Gubernur' Ibu Kota Negara Baru

Sandiaga Uno Tolak Ahok Jadi 'Gubernur' Ibu Kota Negara Baru

News | Senin, 09 Maret 2020 | 17:21 WIB

Sandiaga Klaim Dapat Dukungan Maju Jadi Caketum Gerindra

Sandiaga Klaim Dapat Dukungan Maju Jadi Caketum Gerindra

News | Minggu, 08 Maret 2020 | 05:34 WIB

Sandiaga Usul ke Jokowi Buat Paket Kebijakan Ekonomi Anti Virus

Sandiaga Usul ke Jokowi Buat Paket Kebijakan Ekonomi Anti Virus

Bisnis | Sabtu, 07 Maret 2020 | 19:28 WIB

Riza Patria Mundur dari Anggota DPR, Niat Jadi Wagub DKI Dampingi Anies

Riza Patria Mundur dari Anggota DPR, Niat Jadi Wagub DKI Dampingi Anies

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 19:19 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×