Keluh Kesah Guru di Tebet Gagal Naik TransJakarta saat Waspada Corona

Pebriansyah Ariefana, Yosea Arga Pramudita

Senin, 16 Maret 2020 | 10:32 WIB
Keluh Kesah Guru di Tebet Gagal Naik TransJakarta saat Waspada Corona
Antrean penumpang di halte MRT Duku Atas imbas kebijakan pembatasan angkutan umum di Jakarta mengantisipasi corona, Senin (16/3/2020). (Suara.com/Muhammad Yasir)

Suara.com - Layanan transportasi umum seperti LRT, MRT, maupun bus TransJakarta dibatasi buntut merebaknya penyebaran virus corona di Indonesia. Bahkan, jumlah pengguna sejumlah transportasi tersebut juga dibatasi.

Widuri Lisu Pakan (27), setiap hari biasa menggunakan bus TransJakarta untuk dapat menuju tempat kerjanya di Jalan Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan. Dia adalah seorang guru SD di sebuah sekolah swasta di kawasan tersebut.

Sehari-hari, warga Depok, Jawa Barat ini biasa naik bus TransJakarta di halte Universitas Indonesia (UI). Dia hanya tinggal duduk manis hingga tujuannya sampai --Widuri cukup turun di depan sekolahnya tanpa harus berpindah angkutan umum.

Kenyataan berbeda Widuri temukan pada hari ini, Senin (16/3/2020). Bus TransJakarta di halte UI tidak beroperasi sehingga dia harus naik transportasi umum lainnya untuk menuju tempat kerja.

"Biasa naik TJ dari Halte UI, tapi tidak beroperasi," kata Widuri kepada Suara.com, Senin (16/3/2020).

Layanan Kereta Commuter Indonesia (KCI) akhirnya dipilih Widuri sebagai langkah menuju tempat kerja. Dari halte UI, dia memilih berangkat ke Stasiun Depok Baru --dari sana, dia akan memilih perjalanan menuju Stasiun Tebet.

"Untuk ke Jalan Soepomo, Tebet, akhirnya saya naik kereta dari Stasiun Depok Baru ke Stasiun Tebet," sambungnya.

Hanya saja, Widuri mendapati tidak ada pemeriksaan suhu bagi para penumpang di Stasiun Depok Baru. Saat itu, dia masuk ke stasiun melalu peron ke arah Bogor --dia tidak memperhatikan apakah ada pemeriksaan suhu ketika masuk dari peron Jakarta atau tidak.

"Saya kira bakal ada pemeriksaan suhu. Tetapi di sini (Stasiun Depok Baru) tidak ada pemeriksaan suhu. Tapi saya perhatikan, petugas pakai sarung tangan," ujar Widuri.

baca juga

Meski demikian, Widuri mengaku tetap nyaman menggunakan layanan Bus TransJakarta ketimbang transportasi lainnya. Untuk itu, dia berharap bus TransJakarta UI-Manggarai kembali beroperasi dengan catatan ada pemeriksaan suhu bagi para penumpang.

"Saya pribadi lebih merasa aman naik TJ UI - Manggarai karena tidak terlalu penuh. Saya berharap TJ UI - Manggarai tetap beroperasi. Selain itu ada pengukuran suhu di setiap halte dan stasiun," tutupnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengimbau masyarakat tak menaiki angkutan umum sementara waktu demi mencegah penularan Virus Corona atau Covid-19. Seiring dengan imbauan tersebut, Anies juga memangkas layanan angkutan umum mulai Senin (16/3/2020).

Anies membatasi jam operasional pada tiga angkutan yang dikelola Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI. Di antaranya Lintas Raya Terpadu (LRT), Moda Raya Terpadu (MRT) dan TransJakarta.

Ketiga angkutan umum itu, kata Anies, tak lagi beroperasi hingga malam hari. Biasanya, layanan publik ini berjalan dari pukul 05.00 WIB hingga 24.00 WIB. Untuk MRT, waktu kedatangannya juga direkayasa menjadi jauh lebih lama. Kereta akan datang ke stasiun tiap 20 menit sekali.

Jumlah rangkaian kereta yang beroperasi juga dipangkas. Sekarang, hanya empat dari 20 kereta yang bisa dinaiki. Demikian juga dengan LRT, kedatangan kereta ke stasiun menjadi 30 menit. Awalnya, sebelum kebijakan ini, waktu keberangkatan adalah 10 menit. TransJakarta mengalami pengurangan terbanyak. Dari 248 rute, nantinya hanya 13 koridor yang beroperasi. Kedatangan di tiap halte juga akan dibatasi.

Berikut 13 Rute TransJakarta yang masih tetap Beroperasi:

  • Blok M-Kota
  • Pulo Gadung 1-Harmoni
  • Kalideres-Pasar Baru
  • Pulo Gadung 2-Tosari
  • Kampung Melayu-Ancol
  • Ragunan-Halimun
  • Kampung Rambutan-Kampung Melayu
  • Lebak Bulus-Harmoni
  • Pinang Ranti-Pluit
  • PGC 2-Tanjung Priok
  • Kampung Melayu-Pulo Gebang
  • Penjaringan-Sunter Boulevard Barat
  • 13A Puri Beta-Blok M

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FPI Keluarkan Maklumat Soal Corona, Minta Muslim Baca Qunut Nazilah

FPI Keluarkan Maklumat Soal Corona, Minta Muslim Baca Qunut Nazilah

News | Senin, 16 Maret 2020 | 10:22 WIB

Virus Corona Bisa Menular dari Sperma Atau Cairan Vagina? Ini Jawabannya

Virus Corona Bisa Menular dari Sperma Atau Cairan Vagina? Ini Jawabannya

Health | Senin, 16 Maret 2020 | 10:28 WIB

Wapada Corona, Rapat Jokowi dan Menteri Dilakukan dengan Teleconference

Wapada Corona, Rapat Jokowi dan Menteri Dilakukan dengan Teleconference

News | Senin, 16 Maret 2020 | 10:17 WIB

Cegah Antrean Panjang, TransJakarta Imbau Warga Bertahan di Rumah

Cegah Antrean Panjang, TransJakarta Imbau Warga Bertahan di Rumah

News | Senin, 16 Maret 2020 | 10:21 WIB

Agar Tak Tertular Covid-19, Segera Cuci Tangan Setelah Menyentuh Benda Ini!

Agar Tak Tertular Covid-19, Segera Cuci Tangan Setelah Menyentuh Benda Ini!

Health | Senin, 16 Maret 2020 | 10:13 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×