Jam Angkutan Umum Dikembalikan, Anies Tetap Batasi Jumlah Penumpang

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 16 Maret 2020 | 21:13 WIB
Jam Angkutan Umum Dikembalikan, Anies Tetap Batasi Jumlah Penumpang
Kereta Moda Raya Terpadu (MRT) melintas di sekitar Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (6/4). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memutuskan untuk mengembalikan jam operasional tiga angkutan umum yang dikelola Pemprov DKI Jakarta. Tetapi, Anies tetap melakukan pembatasan pada jumlah orang yang berada dalam kendaraan, termasuk halte dan stasiun.

Tiga angkutan itu adalah Moda Raya Terpadu (MRT), Lintas Raya Terpadu (LRT), dan TransJakarta.

Anies mengatakan, pihaknya tetap menjalankan kebijakan social distancing measure atau jaga jarak antara pribadi di tiga angkutan umum itu.

“Artinya akan ada pembatasan jumlah penumpang per bus dan per gerbong disetiap kendaraan umum yang beroperasi,” ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2020).

Sementara Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan satu rangkaian kereta MRT hanya boleh mengangkut 360 penumpang. Biasanya kapasitas maksimalnya mencapai 1,200 orang.

Penumpang Transjakarta mengantre di halte Transjakarta Pinang Ranti, Jakarta Timur, Senin (16/3). [Suara.com/Alfian Winanto]
Penumpang Transjakarta mengantre di halte Transjakarta Pinang Ranti, Jakarta Timur, Senin (16/3). [Suara.com/Alfian Winanto]

Untuk LRT, kata Syafrin, satu rangkaian kereta hanya boleh mengangkut 80 penumpang. Maksimal kapasitasnya adalah 270 orang.

Sementara bus TransJakarta, yang memiliki penumpang terbanyak, juga diberlakukan pembatasan. Bus gandeng yang normalnya bisa menampung 150 orang, akan dipangkas menjadi 60 penumpang.

Demikian juga dengan single bus. Kapasitasnya hanya 30 orang dari jumlah penumpang maksimal 80 orang. Ia menyebut seluruh pembatasan dilakukan demi menerapkan social distancing measure atau jaga jarak antara pribadi untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19).

“Ya memang kami mengimbau masyarakat untuk terus menjaga jarak,” pungkasnya.

baca juga

Diketahui, Anies kekinian telah membatalkan kebijakannya untuk memangkas jam operasional tiga angkutan umum ibu kota. Keputusan yang dibuat demi mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 ini menuai kontroversi karena justru membuat antrean panjang di stasiun dan halte.

Anies mengatakan keputusannya merubah kebijakan ini sesuai dengan arahan dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Gubernur pendahulunya itu meminta transportasi tetap berjalan seperti biasa.

“Sesuai arahan bapak Presiden terkait penyelenggaraan kendaraan umum masal untuk masyarakat, maka kami kembali menyelenggarakan dengan frekuensi tinggi,” ujar Anies.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gage Disetop Anies karena Corona, Jakarta Malam Ini Macet Parah

Gage Disetop Anies karena Corona, Jakarta Malam Ini Macet Parah

News | Senin, 16 Maret 2020 | 20:47 WIB

Antrean Mengular, Anies Cabut Pembatasan Operasional 3 Angkutan Umum

Antrean Mengular, Anies Cabut Pembatasan Operasional 3 Angkutan Umum

News | Senin, 16 Maret 2020 | 20:26 WIB

Bekerja Risiko Tinggi Tangani Corona, Anies Beri Insentif ke Petugas Medis

Bekerja Risiko Tinggi Tangani Corona, Anies Beri Insentif ke Petugas Medis

News | Senin, 16 Maret 2020 | 20:12 WIB

Kemenhub Kritik Kebijakan Pemprov Jakarta Kurangi Frekuensi Transportasi

Kemenhub Kritik Kebijakan Pemprov Jakarta Kurangi Frekuensi Transportasi

News | Senin, 16 Maret 2020 | 19:50 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×