Bekerja Risiko Tinggi Tangani Corona, Anies Beri Insentif ke Petugas Medis

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 16 Maret 2020 | 20:12 WIB
Bekerja Risiko Tinggi Tangani Corona, Anies Beri Insentif ke Petugas Medis
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan penundaan Formula E 2020 Jakarta dalam konferensi pers di Balai Kota, Jakarta, Rabu (11/3/2020). [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menganggap pekerjaan bidang medis saat ini memiliki risiko yang tinggi. Terlebih lagi di tengah merebaknya virus corona atau Covid-19 di ibu kota yang semakin meluas.

Terkait hal itu, Anies akan memberikan insentif khusus kepada tim medis, khususnya mereka yang menangani pasien yang terjangkit atau diduga kena virus asal China itu. Jumlahnya Rp 215 ribu untuk satu harinya kepada setiap anggota medis.

"Kami di Pemprov DKI Jakarta akan memberikan insentif khusus kepada tenaga kesehatan, dan tenaga penunjang lainnya, yang terlibat di dalam penanggulangan wabah covid-19," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2020).

Ia menyebut jumlah Rp 215 ribu merupakan nilai tertinggi yang bisa diberikan. Mantan Mendikbud ini menyatakan kebijakan ini sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Nilainya adalah Rp 215 ribu, perorangan perhari, yang akan diberikan kepada semua, angka ini sejalan dengan peraturan menteri keuangan nomor 78/PMK.02.2019 tentang biaya standar masukan tahun 2020 dan sejalan dengan Pergub nomor 22 tahun 2016 tentang standar biaya,” jelasnya.

Menurutnya, masyarakat yang merasakan gejala corona dan ditangani oleh tim medis semakin banyak setiap harinya. Insentif ini, kata Anies, merupakan bentuk penghormatan kepada para petugas medis di ibu kota.

Dengan demikian, risikonya terus meningkat juga. Bahkan, sudah ada beberapa petugas mulai dari dokter dan perawat yang sudah dinyatakan positif corona.

“Bukan saja berat secara tugas tapi mereka adalah orang-orang yang paling beresiko terpapar. Bahkan seperti yang kami sampaikan kemarin sebagian pun sudah dalam kenyataan terpapar covid-19,” pungkasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Corona Melonjak, Pelatih Persija Jakarta Dukung Penundaan Liga 1 2020

Kasus Corona Melonjak, Pelatih Persija Jakarta Dukung Penundaan Liga 1 2020

Bola | Senin, 16 Maret 2020 | 20:07 WIB

Hadapi Virus Corona, Pemprov Banten Pertimbangkan Lockdown

Hadapi Virus Corona, Pemprov Banten Pertimbangkan Lockdown

Banten | Senin, 16 Maret 2020 | 20:07 WIB

Situasi COVID-19 Di Indonesia, Mengalami Peningkatan Drastis

Situasi COVID-19 Di Indonesia, Mengalami Peningkatan Drastis

Your Say | Senin, 16 Maret 2020 | 20:03 WIB

Cara Memandikan dan Mengafani Jenazah Positif Corona Versi MUI

Cara Memandikan dan Mengafani Jenazah Positif Corona Versi MUI

News | Senin, 16 Maret 2020 | 20:02 WIB

Terkini

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:05 WIB

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton

Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:59 WIB

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:58 WIB

Topeng Alim Pembunuh Ibu-Anak Asal Madiun: Ikut Yasinan Warga Sebelum Diciduk di Jombang

Topeng Alim Pembunuh Ibu-Anak Asal Madiun: Ikut Yasinan Warga Sebelum Diciduk di Jombang

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:48 WIB

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:40 WIB

×