Belanda Jelang Lockdown COVID-19: Keep Calm dan Antri Ganja

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Selasa, 17 Maret 2020 | 10:27 WIB
Belanda Jelang Lockdown COVID-19: Keep Calm dan Antri Ganja
Ilustrasi Negeri Belanda [Shutterstock].

Suara.com - Panic buying membeli segala macam barang kebutuhan sehari-hari terjadi saat beberapa negara di daratan Eropa mengumumkan kebijakan melakukan self-isolation, karantina, sampai lockdown menghadapi pandemi Novel Coronavirus atau COVID-19. Mulai Italia, Spanyol, sampai Britania Raya--yang berada di British Isles, terpisah dari Benua Eropa atau The Continent--suasana ini terasa sejak pekan lalu.

Namun, alih-alih ikut serta dalam situasi panic buying kebutuhan sehari-hari seperti negara-negara di sekitarnya, warga Kerajaan Belanda menunjukkan prioritas soal persiapan lockdown. Dan hal ini disorot serta trending di pelbagai media Benua Eropa.

Berdasarkan pengumuman pemerintah, kebijakan pemerintah Kerajaan Belanda adalah menutup kafe, restoran, klub tontonan dewasa, mulai pukul 18.00 waktu setempat pada 15 Maret 2020 dan berlaku efektif sampai 6 April 2020, demikian dikutip dari France 24.

Alih-alih berburu kebutuhan yang diperlukan selama karantina mandiri, para pengguna ganja atau cannabis rela mengantri dengan tertib untuk mendapatkan barang kebutuhan mereka--yang tidak masuk kelompok grocery.

"Tetap saja mereka "Keep Calm and Carry On" (motto ini terkenal sebagai pembangkit semangat bagi warga Britania Raya dalam Perang Dunia II menghadapi Jerman), mengantri secara tertib di pelbagai kedai kopi yang di Negeri Belanda, pada Hari Minggu (15/3/2020), tanpa peduli adanya ancaman Coronavirus," demikian tulis France 24.

Para pelanggan ini berbaris tertib dan mencoba saat-saat terakhir kesempatan kedai kopi atau cafe masih buka, sampai tenggat waktu mesti tutup sehubungan peraturan pemerintah setempat.

"Pasalnya, selama dua bulan ke depan mungkin saja kami tidak bisa menjumpai ganja, jadi di sepanjang waktu yang tersisa ini kita mencoba mendapatkannya, paling tidak punya sedikit stok di rumah," papar Jonathan, salah seorang warga Belanda, di luar cafe Point, Den Haag, kepada AFP.

"Seorang teman dekat memberitahukan soal lockdown ini, dari berita konferensi pers dari Menteri Kesehatan dan Pendidikan di televisi, sekitar lima menit lalu. Lantas saya bergegas ke sini," imbuhnya.

Kondisi antrian membeli ganja seperti pengalaman Jonathan, juga bisa ditemui di seantero Negeri Belanda pada pekan lalu. Dan bisa ditengok lewat media sosial pula, betapa antrian mengular panjang di seluruh kafe, mulai Ibu Kota Amsterdam, sampai kota pelajar dengan universitas kondang, Utrecht.

Senada diungkap Metro UK, panic cannabis buyers rela mengantri sebelum lockdown nasional Negeri Belanda diberlakukan. Antrian terus terbentuk di depan kafe, di mana ketentuan negara ini melegalkan penjualan ganja.

Laman berikutnya, begini soal legalitas ganja di Negeri Belanda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Corona Covid-19: 7.164 Meninggal Dunia, 79.881 Orang Sembuh

Update Corona Covid-19: 7.164 Meninggal Dunia, 79.881 Orang Sembuh

Health | Selasa, 17 Maret 2020 | 09:41 WIB

Positif Coronavirus, Kristofer Hivju Imbau Social Distancing

Positif Coronavirus, Kristofer Hivju Imbau Social Distancing

Otomotif | Selasa, 17 Maret 2020 | 08:56 WIB

Spanyol Lockdown COVID-19, The Marquez Boys Terapkan Social Distancing

Spanyol Lockdown COVID-19, The Marquez Boys Terapkan Social Distancing

Otomotif | Senin, 16 Maret 2020 | 11:54 WIB

Terkini

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:25 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB