Sosialisasi Pencegahan Virus Corona, Ganjar Pranowo Keliling Kota Semarang

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Rabu, 18 Maret 2020 | 14:00 WIB
Sosialisasi Pencegahan Virus Corona, Ganjar Pranowo Keliling Kota Semarang
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menyosialiasikan pencegahan Virus Corona kepada masyarkat, Jateng, Rabu (18/3/2020). (Dok : Pemprov Jateng)

Suara.com - Demi melawan penyebaran Virus Corona (Covid-10), Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, terus melakukan sosialisasi. Dengan mengenakan kaus "Bersama Lawan Corona", Ganjar gowes keliling Kota Semarang, Jateng, Rabu (18/3/2020).

Selain keliling, Ganjar juga selalu menyempatkan mampir dan memberikan edukasi. Tak terkecuali saat melintas di daerah Ngaglik Lama, Kota Semarang.

Ketika melihat ibu-ibu yang sedang asyik berbelanja sayuran, Ganjar mendadak mampir dan turun dari sepedanya.

"Belanja apa bu? Awas itu, habis pegang-pegang uang cuci tangan, ya. Jaga kondisi, jaga kesehatan dan hindari kerumunan-kerumunan dulu," kata Ganjar.

Sejumlah ibu-ibu yang terkejut dengan kedatangan Ganjar langsung mendekat dan ingin bersalaman. Dengan halus, Ganjar menolak salaman dari warga dan memberikan pengertian.

"Sementara jangan salaman dulu ya, salaman jarak jauh saja. Ini demi menjaga sesama," ucapnya disambut senyum para ibu itu.

Sekitar lima menit, Ganjar berdialog dengan ibu-ibu tersebut, sambil memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat dan bersih. Ia meminta masyarakat tidak takut, namun harus waspada.

"Ora usah pertemuan-pertemuan ndisik (jangan ada pertemuan warga dulu), pertemuane online wae (pertemuan warga daring saja). Perbanyak makan buah, minum vitamin ben seger waras (biar tetap sehat). Tak doake kabeh sehat (saya doakan semua sehat)," imbuhnya sambil berpamitan.

Salah satu ibu yang sedang belanja, Mimah (56), merasa senang dengan perhatian Ganjar kepada masyarakat. Ia mengatakan, Ganjar tidak pernah lelah mengedukasi masyarakat tentang penanggulangan Virus Corona.

"Kami merasa tenang, karena kami yakin, pemerintah bekerja dengan baik untuk mengatasi virus ini. Semoga, semuanya kembali normal," ucapnya.

Setelah itu, Ganjar melanjutkan perjalanan ke arah Petempen Kota Semarang. Ketika melintas di depan musala, Ganjar langsung berhenti dan melihat ke dalam.

Ketika melihat karpet musala masih terpasang, Ganjar langsung mencari takmir musala dan memerintahkan untuk dicopot.

"Itu karpetnya digulung saja, lantainya dipel pakai sabun biar semuanya bersih. Di tempat wudu, harus ada sabun atau hand sanitizer," ucap Ganjar kepada takmir.

Takmir musala Nurul Ikhlas Petempen, Sirojuddin mengatakan, awalnya karpet di tempat itu sudah digulung. Namun atas permintaan jemaah, karpet akhirnya dipasang kembali.

"Setelah dapat perintah dari Pak Ganjar ini, nanti langsung akan kami gulung. Kami juga akan sosialisasikan kepada jemaah untuk membawa sajadah sendiri dari rumah," ucap Sirojuddin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Corona, Penumpang Tumbang di Stasiun Gegara Belum Makan

Bukan Corona, Penumpang Tumbang di Stasiun Gegara Belum Makan

News | Rabu, 18 Maret 2020 | 13:57 WIB

Pengemudi Taksi dan Ojol Setuju Jakarta Lockdown Corona, Asal...

Pengemudi Taksi dan Ojol Setuju Jakarta Lockdown Corona, Asal...

News | Rabu, 18 Maret 2020 | 13:56 WIB

Empat dari 15 saksi yang Diperiksa Terkait Hoaks Corona di Blitar Ditahan

Empat dari 15 saksi yang Diperiksa Terkait Hoaks Corona di Blitar Ditahan

Jatim | Rabu, 18 Maret 2020 | 13:55 WIB

DIY Positif Corona, Ini Enam Himbauan dari Sri Sultan HB X

DIY Positif Corona, Ini Enam Himbauan dari Sri Sultan HB X

Jogja | Rabu, 18 Maret 2020 | 13:54 WIB

Ridwan Kamil: Puncak Wabah Virus Corona di Jawa Barat Akhir Maret

Ridwan Kamil: Puncak Wabah Virus Corona di Jawa Barat Akhir Maret

News | Rabu, 18 Maret 2020 | 13:52 WIB

Live Streaming Seks Raup Untung saat Wabah Corona, Seminggu Bisa Rp 25 Juta

Live Streaming Seks Raup Untung saat Wabah Corona, Seminggu Bisa Rp 25 Juta

News | Rabu, 18 Maret 2020 | 13:57 WIB

Terkini

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:34 WIB

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:29 WIB

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:10 WIB

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:45 WIB

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:41 WIB

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

Meski Masih Macet, Jakarta Dinobatkan Jadi Kota Teraman Nomor 2 di ASEAN

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:10 WIB

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:10 WIB

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:48 WIB

Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini

Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:32 WIB

Buruh dalam Bayang-bayang Kontrak Panjang dan Ketidakpastian Kerja

Buruh dalam Bayang-bayang Kontrak Panjang dan Ketidakpastian Kerja

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:26 WIB