Ribut DPR Minta Rapid Test Corona, PKS: Utamakan Masyarakat

Rendy Adrikni Sadikin | Rifan Aditya
Ribut DPR Minta Rapid Test Corona, PKS: Utamakan Masyarakat
Presiden PKS Sohibul Iman. (Suara.com/Novian)

"Utamakan dulu masyarakat dan tenaga medis," ujar Sohibul Iman.

Suara.com - Seluruh anggota DPR beserta keluarganya akan menjalani rapid test virus corona (COVID-19) pekan ini. Rencana itu diprotes oleh banyak pihak, termasuk dari kalangan politisi.

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman meminta rencana rapid test virus untuk anggota DPR dibatalkan.

Melalui cuitan yang diunggah pada Senin (23/3/2020) Sohibul Iman mengklaim dirinya telah menyampaikan protes itu ke pimpinan fraksi PKS di DPR.

"Setelah membaca berita bahwa akan ada rapid test bagi anggota DPR RI dan keluarganya, kami langsung meminta pimpinan fraksi PKS untuk sampaikan kepada pimpinan DPR agar rencana itu tidak dilanjutkan," tulis Sohibul Iman.

Menurutnya, prioritas utama untuk rapid test virus corona adalah masyarakat dan tenaga medis.

"Utamakan dulu masyarakat dan tenaga medis," ujarnya.

Presiden PKS ini mengaku pimpinan fraksi telah merespon permintaan tersebut.

"Alhamdulillah Ketua FPKS langsung follow up," ungkap Sohibul Iman.

Sohibul Iman meminta rapid test virus anggota DPR dibatalkan (twitter/@msi_sohibuliman)
Sohibul Iman meminta rapid test virus anggota DPR dibatalkan (twitter/@msi_sohibuliman)

Sejumlah warganet mendukung langkah PKS yang meminta rapid test virus corona untuk anggota DPR dibatalkan.

"Makasih ya Pak..sudah pengertian sama kami. semoga seluruh staff PKS, aleg PKS dan seluruh kader PKS selalu dilindungi Allah SWT amin," tulis @IntanNurulHuda8.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS