Jubir Corona Yurianto: Hasil Rapid Test Negatif Tak Berarti Bebas Covid-19

Risna Halidi, Frieda Isyana Putri

Senin, 23 Maret 2020 | 17:03 WIB
Jubir Corona  Yurianto: Hasil Rapid Test Negatif Tak Berarti Bebas Covid-19
Metode rapid test untuk tes virus corona covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Sebagai salah satu upaya menemukan kasus positif virus corona Covid-19 di masyarakat, pemerintah menyediakan 125 ribu kit rapid diagnostic test atau alat pemeriksaan cepat rapid test.

"Pemerintah sudah melaksanakan kegiatan skrining massal dengan metode rapid test ditujukan untuk secepatnya melaksanakan pencarian kasus positif di tengah masyarakat," papar Achmad Yurianto, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 dalam konferensi pers melalui akun YouTube BNPB, Senin (23/3/2020).

Mulai hari ini, ratusan ribu kit rapid test tersebut akan dibagikan ke seluruh Indonesia.

Sebelumnya, Yurianto juga menyebutkan metode rapid test sudah dilakukan di beberapa tempat dengan hasil beberapa positif, meskipun lebih banyak ditemukan hasil negatif.

Namun Yurianto menegaskan bahwa hasil negatif tak menjamin bahwa pasien yang telah melakukan rapid test bebas dari Covid-19.

"Perlu diketahui bersama bahwa hasil negatif tidak memberikan jaminan bahwa yang bersangkutan tidak sedang sakit," kata Yuri.

Hal ini disebabkan pemeriksaan cepat dengan metode rapid test ini mengukur kadar antibodi dari munculnya virus. Untuk itu dibutuhkan waktu sekitar tujuh hari sejak infeksi terjadi agar antibodi muncul dan bisa terdeteksi, lanjut Yurianto.

Saat hasil rapid test diketahui negatif, bisa saja antibodi belum terbentuk karena infeksi baru berlangsung kurang dari tujuh hari.

Langkah selanjutnya adalah melakukan pemeriksaan ulang setelah tujuh hari hingga hari ke-10 untuk mengukur antibodi kembali. "Apabila setelah pemeriksaan kedua ini tetap negatif, kita bisa menyimpulkan bahwa saat ini sedang tidak terinfeksi," sambungnya.

baca juga

Yurianto juga mengingatkan bahwa manusia belum memiliki kekebalan untuk tidak terinfeksi SARS Coronavirus Tipe 2 penyebab sakit Covid-19. Dunia juga belum menemukan obat khusus serta vaksin mencegah infeksi Covid-19.

Sehingga, tambah Yurianto,  sikap waspada menjadi penting terutama dengan melakukan isolasi diri serta mengatur jarak fisik dalam konteks berkomunikasi dengan siapapun.

Yurianto juga kembali mengingatkan untuk berperilaku hidup bersih dan sehat, aktif memonitor diri apabila ada gejala, dan segera periksakan ke fasilitas atau layanan kesehatan terdekat jika mengalami sakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aktor Keturunan Korsel Ungkap Keajaiban Klorokuin Sembuhkan Covid-19

Aktor Keturunan Korsel Ungkap Keajaiban Klorokuin Sembuhkan Covid-19

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2020 | 15:51 WIB

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Senin, 23 Maret 2020

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Senin, 23 Maret 2020

Video | Senin, 23 Maret 2020 | 15:28 WIB

13 WNI di Malaysia Positif Corona: 1 Dosen, Selebihnya Jemaah Tablig Akbar

13 WNI di Malaysia Positif Corona: 1 Dosen, Selebihnya Jemaah Tablig Akbar

News | Senin, 23 Maret 2020 | 13:59 WIB

Terkini

Berawal dari Posisi Duduk, Denny Indrayana Kirim Surat Terbuka 'Memecat Gibran' ke Prabowo

Berawal dari Posisi Duduk, Denny Indrayana Kirim Surat Terbuka 'Memecat Gibran' ke Prabowo

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:10 WIB

5 Mesin Cuci 1 Tabung yang Bagus dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp900 Ribuan

5 Mesin Cuci 1 Tabung yang Bagus dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp900 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:10 WIB

Disemprot Zulkifli Hasan Soal Sampah, Wali Kota Makassar Ungkap Kendala PSEL Makassar

Disemprot Zulkifli Hasan Soal Sampah, Wali Kota Makassar Ungkap Kendala PSEL Makassar

Sulsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:09 WIB

BRI Kian Solid, Kuartal I 2026 Bukukan Setoran Kepada Negara 8,1 Triliun

BRI Kian Solid, Kuartal I 2026 Bukukan Setoran Kepada Negara 8,1 Triliun

Jatim | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:09 WIB

Rudal Jelajah Ukraina FP5 Flamingo Buka Peluang Serang Iran, Jarak Luncur Sampai 3000 Km

Rudal Jelajah Ukraina FP5 Flamingo Buka Peluang Serang Iran, Jarak Luncur Sampai 3000 Km

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:08 WIB

Nasabah BRI Wajib Tahu! Ini Nomor Resmi Contact BRI agar Transaksi Tetap Aman

Nasabah BRI Wajib Tahu! Ini Nomor Resmi Contact BRI agar Transaksi Tetap Aman

Bri | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:08 WIB

Mendagri Dorong Pemanfaatan Data Dukcapil untuk Percepat Digitalisasi Bansos di Biak Numfor

Mendagri Dorong Pemanfaatan Data Dukcapil untuk Percepat Digitalisasi Bansos di Biak Numfor

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:07 WIB

Pemerintah Indonesia Sinergi Lintas Sektor Bangun Ekosistem Kekayaan Intelektual

Pemerintah Indonesia Sinergi Lintas Sektor Bangun Ekosistem Kekayaan Intelektual

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:07 WIB

Review HOKA Clifton Pro, Sepatu Lari Terbaru yang Empuk untuk Daily Trainer hingga Long Run

Review HOKA Clifton Pro, Sepatu Lari Terbaru yang Empuk untuk Daily Trainer hingga Long Run

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Tingkatkan Efisiensi hingga 40 Persen, Alasan Fastana Logistik Indonesia Kepincut Fuso eCanter

Tingkatkan Efisiensi hingga 40 Persen, Alasan Fastana Logistik Indonesia Kepincut Fuso eCanter

Otomotif | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:04 WIB

×