Jokowi: Pemerintah Sudah Berhitung Skenario Terburuk Dampak Corona

Bangun Santoso, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 24 Maret 2020 | 12:02 WIB
Jokowi: Pemerintah Sudah Berhitung Skenario Terburuk Dampak Corona
Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat berada di ruang IGD saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, pemerintah Indonesia telah menghitung beberapa skenario pandemi virus corona atau Covid-19. Mulai dari yang terburuk sekalipun.

Untuk itu, Jokowi berharap Indonesia berada pada skenario ringan. Kalaupun itu tidak bisa terjadi, maka dia ingin Indonesia berada pada skenario tingkat sedang.

"Beberapa skenario juga telah kami hitung, telah kami kalkulasi mengenai prediksi covid-19 di Indonesia bulan April seperti apa, Mei seperti apa, skenario buruk, sedang, ringan. Saya kira kami ingin berada di skenario yang ringan dan kalau betul-betul sulit dibendung, ya paling tidak kita masuk ke skenario sedang, jangan sampai masuk ke skenario yang paling buruk," ujar Jokowi dalam keterangan yang disiarkan oleh akun Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (24/3/2020).

Jokowi mencontohkan, hitungan skenario sedang pada buruh di kawasan Nusa Tenggara Barat. Akan ada penurunan pendapatan oleh sektor buruh sebesar 25 persen.

"Misalnya untuk buruh NTB kalau skenario sedang, akan ada penurunan pendapatan kurang lebih 25 persen karena hitungan kami, kita mampu bertahan Juni dan September," katanya.

Sementara itu, pada sektor petani dan nelayan akan terjadi penurunan pendapatan sebesar 34 persen. Jokowi menyebut hal itu terjadi di kawasan Kalimantan Barat.

"Kalau petani dan nelayan, skenario sedang terparah di Kalimantan Barat penuruan pendapatan sampai 34 persen dengan daya tahan pada November," ungkap Jokowi.

Selanjutnya, dari sektor pedagang kecil atau pelaku UMKM di kawasan Kalimantan Utara juga akan mengalami penurunan pendapatan sebesar 36 persen. Kemudian, sektor pengemudi ojek dan angkot di kawasan Sumatera Utara turut mengalami penurunan pendapatan sebesar 44 persen.

"UMKM skenario sedang yang berat di kalimantan utara dengan penurunan pendapatan sampai 36 persen dan kemampuan bertahan sampai Agustus-Oktober.Untuk sopir angkot dan ojek yang paling berat di Sumatera Utara turunnya sampai 44 persen," kata dia.

baca juga

Dari hitung-hitungan tersebut, Jokowi meminta agar ada hitungan yang detil. Selain itu, dia juga meminta agar ada persiapan bantuan sosial bagi setiap daerah.

"Angka-angka seperti ini mohon dikalkulasi secara detail di daerah juga perisapan bantuan sosial (bansos) provinsi kabupaten lewat yang saya sampaikan tadi, realokasi dan refocusing," tambah Jokowi.

Menurut dia, jika masyarakat turut bergerak, maka yang akan muncul adalah skenario tingkat ringan. Untuk itu, masyarkat diminta agar tetap memperhatikan jarak aman antar individu.

"Kalau bekerja detali di lapangan juga kita ikuti, masyarakat bergerak, provinsi-provinsi juga telah bekerja dengan baik, baik penyemprotan disinfektan, mensosialisaikan jarak aman, dan skenario paling ringan yang muncul ," Jokowi menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wabah Corona di Inggris, Pemain Garuda Select Ungkap Kondisi di Birmingham

Wabah Corona di Inggris, Pemain Garuda Select Ungkap Kondisi di Birmingham

Bola | Selasa, 24 Maret 2020 | 12:01 WIB

Darurat Corona, Semua Kendaraan yang Masuk ke Gresik Disemprot Disinfektan

Darurat Corona, Semua Kendaraan yang Masuk ke Gresik Disemprot Disinfektan

Jatim | Selasa, 24 Maret 2020 | 11:55 WIB

Positif Terjangkit COVID-19, Paolo Maldini Sesumbar Sembuh Pekan Depan

Positif Terjangkit COVID-19, Paolo Maldini Sesumbar Sembuh Pekan Depan

Bola | Selasa, 24 Maret 2020 | 11:53 WIB

Virus Corona Sudah Mengganggu, Jokowi Sebut 8,3 Juta Siswa Terdampak UN

Virus Corona Sudah Mengganggu, Jokowi Sebut 8,3 Juta Siswa Terdampak UN

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 11:53 WIB

Jadi Host Liga Inggris, Sandy Rachel Pulang ke Indonesia Karena Corona

Jadi Host Liga Inggris, Sandy Rachel Pulang ke Indonesia Karena Corona

Entertainment | Selasa, 24 Maret 2020 | 11:52 WIB

Kukuh Tak Mau Lockdown Negara, Jokowi Fokus 3 Hal Ini

Kukuh Tak Mau Lockdown Negara, Jokowi Fokus 3 Hal Ini

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 11:47 WIB

Satu ASN Positif Corona, Gedung Kantor Dishub Jatim Lockdown

Satu ASN Positif Corona, Gedung Kantor Dishub Jatim Lockdown

Jatim | Selasa, 24 Maret 2020 | 11:46 WIB

Ahli: Pasien Corona Covid-19 Bisa Merasa Lebih Baik sebelum Sakit Parah!

Ahli: Pasien Corona Covid-19 Bisa Merasa Lebih Baik sebelum Sakit Parah!

Health | Selasa, 24 Maret 2020 | 11:52 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×