Pandemi COVID-19, Sistem Kesehatan Indonesia Berada di Tubir Jurang

RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 26 Maret 2020 | 09:27 WIB
Pandemi COVID-19, Sistem Kesehatan Indonesia Berada di Tubir Jurang
Sejumlah pekerja menyiapkan peralatan medis yang akan digunakan untuk Rumah Sakit Darurat penanganan COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Minggu (22/3/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Kami mesti membawa masker sendiri"

"Kami mesti membawa masker sendiri, juga pakaian kerja sendiri yang mungkin belum memenuhi standar kualitas," tukas salah seorang sumber kepada Reuters, dan meminta namanya dituliskan anonim mengingat pekanya permasalahan ini.

"Teman-teman saya, satu per satu terserang Corona," paparnya seraya menahan bulir air mata.

Pemerintah mengatakan bahwa pekan ini telah memasok 175.000 set peralatan pelindung baru untuk staf medis yang akan didistribusikan di seluruh penjuru Tanah Air. Dan rumah sakit darurat baru telah dibuka di Jakarta dengan daya tampung mencapai 24.000 pasien. Dokter dan staf medis telah dijanjikan bonus dan 500.000 unit rapid test untuk COVID-19 telah mendarat dari China.

Namun sekali lagi, sistem kesehatan Indonesia sangat terdesentralisasi, sehingga sulit bagi pemerintah pusat untuk melakukan koordinasi di negara kepulauan atau archipelago yang terdiri lebih dari 19.000 pulau dan membentang sepanjang 5.100 km.

Kurangnya tempat tidur untuk unit perawatan intensif (ICU) juga mengkhawatirkan para pakar kesehatan, terutama karena Indonesia tengah memasuki musim puncak demam berdarah, yang menambah kebutuhan fasilitas kesehatan.

"Bila sakit parah, masuk ICU, dan memakai ventilator, mestinya nyawa bisa diselamatkan," tutur Archie Clements, spesialis kesehatan masyarakat dari Universitas Curtin, Perth, Western Australia, dalam memberikan pandangan korban terinfeksi Virus Corona baru.

"Jika tidak ditangani di CU dan memakai ventilator, maka akan jatuh korban jiwa," tandasnya.

Dari hasil studi dalam jurnal Critical Care Medicine yang terbit pada Januari 2020, disebutkan bahwa perbandingan tempat perawatan intensif bagi pasien dewasa di Indonesia adalah 2,7 ruang ICU per 100.000 orang. Termasuk yang terendah bagi negara-negara Asia berdasarkan data 2017.

baca juga

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal Virus Corona COVID-19, silakan hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selaras Anjuran Working From Home, Asuransi Astra Ubah Jadwal Layanan

Selaras Anjuran Working From Home, Asuransi Astra Ubah Jadwal Layanan

Otomotif | Kamis, 26 Maret 2020 | 08:00 WIB

Diterapkan Kerja di Rumah, Renault Beri Tugas Pegawai Membuat Masker

Diterapkan Kerja di Rumah, Renault Beri Tugas Pegawai Membuat Masker

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2020 | 17:30 WIB

Dibagikan Ilmuwan, Begini Penampakan Virus Corona COVID-19

Dibagikan Ilmuwan, Begini Penampakan Virus Corona COVID-19

Tekno | Rabu, 25 Maret 2020 | 13:42 WIB

Terkini

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 20:26 WIB

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:25 WIB

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Sport | Senin, 02 November 2026 | 20:24 WIB

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 20:21 WIB

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:15 WIB

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:14 WIB

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:12 WIB

Awas, Patah Tulang Pertama Bisa Jadi Awal Dari Bencana Berikutnya! Ini Kata Ahli

Awas, Patah Tulang Pertama Bisa Jadi Awal Dari Bencana Berikutnya! Ini Kata Ahli

Health | Senin, 02 November 2026 | 20:10 WIB

×