Penggali Kubur Aman Corona, Mayat Dibungkus Berlapis, Peti Dikemas Plastik

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih
Penggali Kubur Aman Corona, Mayat Dibungkus Berlapis, Peti Dikemas Plastik
Peziarah menggunakan masker saat berada di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Sabtu (21/3). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha]

Menurutnya, perawatan itu mulai dari pembungkusan jenazah hingga peti dan penyemprotan disinfektan sudah dilakukan saat di RS.

Suara.com - Kepala Bidang Pemakaman Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Siti Hasni mengklaim, petugas sudah terlindungi dari virus Corona COVID-19 karena sudah ada protokol pengamanan dari pihak Rumah Sakit (RS) yang melakukan pemulasaran atau perawatan jenazah.

Menurutnya, perawatan itu mulai dari pembungkusan jenazah hingga peti dan penyemprotan disinfektan sudah dilakukan saat di RS.

"Kalau di kami kan (perawatan jenazah) perlakuannya sudah berlapis-lapis baru sampai ke kita, kita tinggal memakamkan saja, mengangkat peti. Peti pun sudah di-plastikin," kata Siti saat dihubungi, Kamis (26/3/2020).

Dia juga mengatakan, petugas juga tak perlu menggunakan alat pelindung diri saat membantu pemakaman jenazah virus corona. Masker dan sarung tangan disebutnya sudah cukup.

Para petugas, kata Siti, tak perlu kenakan coverall gown atau baju hazmat hingga kaca mata lebar. Ia menyatakan aturan ini direkomendasikan Dinas Kesehatan (Dinkes).

"Insya Allah aman, karena menurut Dinas Kesehatan. pun kita (petugas penggali kubur) menggunakan masker dan sarung tangan, aman lah. Aman," ujar Siti.

Meski demikian, Siti menyebut masih khawatir masih ada potensi penularan virus terhadap petugasnya. Karena itu ia menyiapkan APD lengkap untuk petugas pemakaman jika diperlukan.

"Kan kita khawatir juga, di jalan ya kita kan gak tau, atau di area-area lain, atau di halaman Rumah Sakit itu sendiri, bertemu orang ya jadi kit menambahkan APD sendiri," kata dia.

Kendati demikian, menurutnya masker dan sarung tangan sudah cukup untuk melakukan pemakaman. Menurutnya APD lengkap harus diprioritaskan pada petugas medis.

"Justru di Rumah Sakit yang APD-nya lebih lengkap. Mungkin minum pun susah kali ya mereka," pungkasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS