Cegah Perantau Jabotabek Mudik, Jadi Dalih Pemdes Purwonegoro Lockdown Desa

Chandra Iswinarno

Jum'at, 27 Maret 2020 | 11:51 WIB
Cegah Perantau Jabotabek Mudik, Jadi Dalih Pemdes Purwonegoro Lockdown Desa
Suasana di Desa Purwonegoro. [Foto: akun Facebook Renda Sabita Noris]

Suara.com - Warganet Banjarnegara dihebohkan pembatasan akses keluar masuk (lockdown) Desa Purwonegoro Kecamataan Purwanegara Banjarnegara Jawa Tengah.

Saat pemerintah pusat dan daerah masih berpikir panjang untuk melakukan lockdown daerahnya untuk memproteksi dari wabah Virus Corona, Pemerintah Desa Purwonegoro tegas mengambil kebijakannya. Kejadian di Desa Purwonegoro ini tak ayal menarik perhatian khalayak di tengah masih adanya prokontra lockdown.

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Purwonegoro Rendra Sabita Noris membenarkan adanya kebijakan itu di desanya. Rendra mengatakan, kebijakan tersebut merupakan hasil musyawarah bersama, antara pihak desa dengan tokoh masyarakat di kantor desa beberapa waktu lalu.

"Ini sesuai hasil musyawarah,"katanya

Rendra mengatakan, kebijakan ini bukan lahir dari ruang hampa. Ada alasan khusus sehingga kebijakan itu harus dikeluarkan. Langkah ini bagian dari upaya penanggulangan Virus Corona yang meresahkan masyarakat dunia.

Lockdown di Desa Purwonegoro bukan berarti menutup total akses keluar masuk desa hingga mobilitas warga lumpuh. Menurut Rendra, warga Desa Purwonegoro masih bisa keluar masuk desa namun melalui pembatasan yang ketat.

Untuk keluar masuk kampung, warga hanya bisa melalui lima pintu utama yang dijaga petugas setiap saat. Warga pun masih bisa bekerja dan berwirausaha seperti biasanya.

"Lockdown bukan berarti menutup usaha warga. Mereka masih bisa usaha normal," katanya

Kebijakan ini lebih untuk membatasi pergerakan masyarakat dari luar kota yang ingin masuk ke Desa Purwonegoro. Rendra mengatakan, pihaknya prihatin di tengah wabah Corona saat ini arus pemudik dari Jabodetabek justru semakin meningkat.

baca juga

Dari desanya saja, Rendra mengemukakan ada seribuan warga yang merantau ke luar kota hingga luar negeri. Padahal Jakarta saat ini menjadi episentrum penyebaran virus Corona. Sebagian kasus warga yang positif Corona di daerah memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta.

Sebagian di antara warganya di perantauan sudah mulai pulang kampung. Pihaknya pun sudah mengecek kesehatan mereka dan meminta untuk karantina mandiri di rumah. Ia membayangkan, jika seluruh warga perantauan pulang kampung, pihaknya akan kewalahan memantau karena banyaknya yang akan berstatus orang dalam pengawasan (ODP).

Pemerintah desa pun telah memberitahukan kebijakan ini melalui keluarga agar para perantau menunda keinginannya untuk pulang ke Desa Purwonegoro.

"Keluarga juga tidak keberatan, malah mendukung. Karena ini untuk kebaikan bersama," katanya.

Untuk diketahui, pemberlakuan lockdown di Desa Purwonegoro tersebut tertuang dalam surat edaran berkop pemerintah desa setempat yang viral di grup Facebook Info Cepat Banjarnegara yang diunggah akun Om Bamz. Berikut satu dari beberapa poin yang tertulis dalam pengumuman tersebut;

"Pemerintah Desa Purwonegoro melarang warga pendatang maupun warga Desa Purwonegoro yang mau pulang ke Desa Purwonegoro terhitung dari tanggal 26 Maret 2020 hingga Empat Belas Hari ke depan. (Baik Harian, Sales, Koperasi, dll)."

Kontributor : Khoirul

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti: Separuh Penduduk Indonesia Bakal Terinfeksi Jika Tak Lockdown

Peneliti: Separuh Penduduk Indonesia Bakal Terinfeksi Jika Tak Lockdown

News | Jum'at, 27 Maret 2020 | 11:33 WIB

Setelah Kota Tegal, Desa di Banjarnegara Ini Juga Memutuskan 'Lockdown'

Setelah Kota Tegal, Desa di Banjarnegara Ini Juga Memutuskan 'Lockdown'

Jawa Tengah | Jum'at, 27 Maret 2020 | 09:00 WIB

Sederet Alasan Dedy Yon Putuskan Lockdown Kota Tegal

Sederet Alasan Dedy Yon Putuskan Lockdown Kota Tegal

Jawa Tengah | Jum'at, 27 Maret 2020 | 07:12 WIB

Pemerintah Komitmen Lindungi WNI di Tengah Wabah Corona

Pemerintah Komitmen Lindungi WNI di Tengah Wabah Corona

News | Kamis, 26 Maret 2020 | 23:53 WIB

Darurat Corona Kota Tegal Lockdown 4 Bulan dan 4 Berita Lainnya

Darurat Corona Kota Tegal Lockdown 4 Bulan dan 4 Berita Lainnya

News | Jum'at, 27 Maret 2020 | 07:10 WIB

Lockdown 4 Bulan, Wali Kota Tegal: Seluruh Perbatasan Ditutup MBC Beton

Lockdown 4 Bulan, Wali Kota Tegal: Seluruh Perbatasan Ditutup MBC Beton

Jawa Tengah | Kamis, 26 Maret 2020 | 22:07 WIB

Jadi Kota Pertama di Indonesia, Tegal Lockdown Selama 4 Bulan

Jadi Kota Pertama di Indonesia, Tegal Lockdown Selama 4 Bulan

Jawa Tengah | Kamis, 26 Maret 2020 | 22:06 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×