Corona Membuat Tingkat Rasisme dan Kebencian ke Orang China Naik 900 Persen

Dwi Bowo Raharjo | Farah Nabilla | Suara.com

Sabtu, 28 Maret 2020 | 17:23 WIB
Corona Membuat Tingkat Rasisme dan Kebencian ke Orang China Naik 900 Persen
Ilustrasi hate speech. (Shutterstock)

Suara.com - Virus corona yang menyebar di hampir seluruh negara di dunia membuat angka rasisme dan ujaran kebencian kepada orang China melonjak tajam. Hal ini dikarenakan kasus pertama virus corona terjadi di Kota Wuhan, sebuah Ibukota Provinsi Hubei, China.

Penyakit dari virus ini kemudian menular kepada orang-orang dan menyebar hampir ke seluruh penjuru dunia.

Akibat mewabahnya penyakit ini, tingkat rasisme dan ujaran kebencian di media sosial terhadap orang-orang China meningkat drastis.

Menyadur dari Daily Mail, sebuah laporan dari L1ght, organisasi yang biasa mengukur tingkat toksisitas di dunia maya, menunjukkan bahwa ujaran kebencian kepada orang-orang China di Twitter mengalami kenaikan

Ujaran kebencian ini termasuk pada tagar yang beredar seperti #Kungflu, #Chinesevirus, dan #communistvirus.

L1ght juga menemukan ujaran rasisme yang ditunjukkan kepada kaum Asia-Amerika yang tinggal di Amerika Serikat setelah sejumlah kelompok, aktivis, dan politisi melaporkan kejadian tersebut.

Dalam temuannya, L1ght menunjukkan bahwa foto, video, pesan suara dan tulisan yang mengandung ujaran kebencian dan rasisme itu tersebar dalam beberapa platform seperti sosial media, website, grup obrolan remaja dan forum-forum game.

L1ght menghitung sejak ditemukannya kasus virus corona pada Desember 2019 lalu hingga Maret 2020, tingkat perundungan terhadap China dan etnisnya naik hingga 900 persen.

Terlebih, sejak beberapa negara memberlakukan lockdown. Ini berdampak pada aktivitas dunia maya yang turut melonjak karena orang-orang diminta untuk tetap berada di rumah.

"Orang-orang menghabiskan sebagian besar waktu mereka di sosial media, aplikasi komunikasi, ruang obrolan, dan layanan game. Dan masalah endemik pada platform-platform ini ialah ujaran kebencian, pelecehan, toksisitas, dan intimidasi, menjadi semakin penting," kata L1ght dalam laporannya.

Sementara itu, para kritikus menatakan, pernyataan Donald Trump yang menyebut bahwa virus corona sebagai 'virus China' juga telah menghasilkan xenofobia.

Xenofobia adalah rasa ketidaksukaan atau ketakutan terhadap orang-orang dari negara lain yang dianggap asing.

Trump mengelak bahwa kalimatnya mengandung makna rasis.

"Itu sama sekali bukan rasis. Itu berasal dari China, itu sebabnya. Itu berasal dari China. Saya hanya ingin lebih akurat," kata Trump saat konferensi pers.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hore! Ada 13 Pasien Corona Dinyatakan Sembuh, Langsung Boleh Pulang

Hore! Ada 13 Pasien Corona Dinyatakan Sembuh, Langsung Boleh Pulang

News | Sabtu, 28 Maret 2020 | 16:25 WIB

Warteg Ini Gratiskan Makanan Bagi Pekerja yang Terdampak Corona

Warteg Ini Gratiskan Makanan Bagi Pekerja yang Terdampak Corona

Foto | Sabtu, 28 Maret 2020 | 16:18 WIB

Imbau Warga Tak Mudik untuk Cegah Corona, PBNU: Silahturahmi Lewat Daring

Imbau Warga Tak Mudik untuk Cegah Corona, PBNU: Silahturahmi Lewat Daring

News | Sabtu, 28 Maret 2020 | 16:13 WIB

Ahli Gizi UGM Sebut Makanan Ini Bisa Halau Corona, Diantaranya Ikan Kembung

Ahli Gizi UGM Sebut Makanan Ini Bisa Halau Corona, Diantaranya Ikan Kembung

Jogja | Sabtu, 28 Maret 2020 | 16:09 WIB

Hari Ini 15 Pasien Corona Meninggal, Totalnya Kini Capai 102 Kasus

Hari Ini 15 Pasien Corona Meninggal, Totalnya Kini Capai 102 Kasus

News | Sabtu, 28 Maret 2020 | 16:08 WIB

Persita Tangerang Dukung Penuh Liga 1 2020 Force Majeure

Persita Tangerang Dukung Penuh Liga 1 2020 Force Majeure

Bola | Sabtu, 28 Maret 2020 | 16:07 WIB

Beri Ejekan Rasis Soal Virus Corona, Petarung UFC Babak Belur

Beri Ejekan Rasis Soal Virus Corona, Petarung UFC Babak Belur

News | Selasa, 10 Maret 2020 | 14:51 WIB

Cegah Rasisme di Inggris, Hendra Cs Dilarang Keluar Hotel Sendirian

Cegah Rasisme di Inggris, Hendra Cs Dilarang Keluar Hotel Sendirian

Sport | Kamis, 05 Maret 2020 | 18:46 WIB

Polisi Selidiki Penyerangan Rasis Terkait Corona Pada Pelajar Singapura

Polisi Selidiki Penyerangan Rasis Terkait Corona Pada Pelajar Singapura

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 19:00 WIB

Lontarkan Cuitan Rasis, Chef Hotel Bintang 5 Akui Ludahi Makanan Konsumen

Lontarkan Cuitan Rasis, Chef Hotel Bintang 5 Akui Ludahi Makanan Konsumen

News | Kamis, 27 Februari 2020 | 11:16 WIB

Terkini

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:53 WIB

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:35 WIB

Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz

Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:34 WIB

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:26 WIB

Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar

Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:21 WIB

Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha

Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:19 WIB

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:07 WIB

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB