Peraih Nobel Michael Levitt Sebut Corona Segera Berakhir, Asal Mau Isolasi

Dwi Bowo Raharjo, Fita Nofiana

Sabtu, 28 Maret 2020 | 18:48 WIB
Peraih Nobel Michael Levitt Sebut Corona Segera Berakhir, Asal Mau Isolasi
Pandemi Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Profesor biologi peraih nobel, Michael Levitt, memberikan kabar baik tentang virus corona atau covid-19. Ia menyatakan, bahwa corona mungkin akan segera berakhir khusunya di Amerika Serikat.

Amerika per Jumat (27/3/2020) menjadi negara dengan kasus corona terbanyak di dunia, yakni 101.000 orang terinfeksi.

Dengan perhitungan model tertentu, profesor biologi Universitas Stanford itu menyatakan, bahwa corona tidak akan berlangsung berbulan-bulan atau menahun.

Berbicara dengan LA Times, Michael Levitt mengatakan dia memang tidak menyebutkan tanggal tertentu wabah Covid-19 berakhir, namun kenaikan kasus mulai melambat.

"Tanda-tanda jelas pertumbuhan melambat," kata Michael Levitt.

"Yang kita butuhkan adalah mengendalikan kepanikan, kita akan baik-baik saja," tambahnya.

Mengalihbahasakan Independent, Michael Levitt menyatakan bahwa ia tidak setuju dengan model pertumbuhan eksponensial yang digunakan banyak organisasi sebagai dasar prediksi.

“Dalam model pertumbuhan eksponensial, Anda menganggap bahwa orang baru dapat terinfeksi setiap hari, karena Anda terus bertemu orang baru. Tetapi, jika Anda mempertimbangkan lingkaran sosial Anda sendiri, pada dasarnya Anda bertemu orang yang sama setiap hari,” kata Levitt.

“Anda dapat bertemu orang baru dengan transportasi umum, misalnya di bus, setelah beberapa waktu sebagian besar penumpang akan terinfeksi tapi sebagian juga tidak," tambahnya.

baca juga

Michael Levitt mengatakan bahwa langkah-langkah pembatasan jarak sosial (social distancing) atau isolasi diri telah membantu dalam mengurangi persebaran virus.

“Saat ini, saya paling khawatir tentang AS. Negara harus mengisolasi sebanyak mungkin orang. Kalau tidak, itu bisa berakhir dalam situasi di mana 20.000 orang yang terinfeksi akan datang ke rumah sakit di waktu yang sama lalu sistem layanan kesehatan akan runtuh,” katanya.

Michael Levitt menambahkan, bahwa sementara mengisolasi diri adalah langkah penting untuk memerangi penyebaran virus, ia juga percaya segmen tertentu dari populasi mungkin secara alami kebal terhadap penyakit.

“Kita tahu China berada di bawah karantina penuh, orang-orang hanya meninggalkan rumah untuk berbelanja dan menghindari kontak dengan orang lain. Di Wuhan, yang memiliki jumlah kasus infeksi tertinggi semua orang memiliki peluang terinfeksi, tetapi hanya 3 persen yang tertular,” katanya.

Dia mengatakan angka-angka itu menunjukkan bahwa beberapa orang bisa kebal atau sangat resisten terhadap virus.

Prediksi Levitt sangat berbeda dengan kebanyakan prediksi yang menunjukkan bahwa wabah virus corona akan bertahan selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun.

Selain profesor biologi, Michael Levitt juga seorang pemenang Hadiah Nobel 2013 dalam bidang kimia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Larang Warga Pulang Kampung, Anies: Ini Sudah Berkali-kali Disampaikan!

Larang Warga Pulang Kampung, Anies: Ini Sudah Berkali-kali Disampaikan!

News | Sabtu, 28 Maret 2020 | 18:15 WIB

Penanganan Corona, Industri Otomotif Juga Didorong Produksi Alat Kesehatan

Penanganan Corona, Industri Otomotif Juga Didorong Produksi Alat Kesehatan

Otomotif | Sabtu, 28 Maret 2020 | 18:09 WIB

Terungkap Modus Penimbun Masker di Medsos, Publik: Duit Setan Dimakan Jin

Terungkap Modus Penimbun Masker di Medsos, Publik: Duit Setan Dimakan Jin

News | Sabtu, 28 Maret 2020 | 18:16 WIB

Terkini

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

×