Warga Cemas hingga Emosional karena Corona, Psikolog Sebut Wajar

Bangun Santoso | Muhammad Yasir | Suara.com

Minggu, 29 Maret 2020 | 12:56 WIB
Warga Cemas hingga Emosional karena Corona, Psikolog Sebut Wajar
Ilustrasi korban virus corona. (ANTARA/China Daily/ via REUTERS/tm)

Suara.com - Psikolog Klinis dari Himpunan Psikolog Indonesia dan Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia, Emeldah menilai wajar adanya perubahan perilaku masyarakat yang mengalami kecemasan hingga mudah terpancing amarahnya di tengah mewabahnya pandemi virus corona atau Covid-19.

Emeldah menyebut kondisi perilaku seperti itu normal dalam situasi dan keadaan masyarakat yang tengah cemas dengan adanya wabah Covid-19.

Hal itu diungkapkan Emeldah dalam acara bincang-bincang secara live dengan tajuk "Mengatasi Kebosanan dan Mengelola Stress Disaat Physical Distancing dan Isolasi Mandiri" di akun Instagram Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Minggu (29/3/2020).

Emeldah menjelaskan, timbulnya perasaan cemas, gelisah dan perubahan emosi masyarakat yang muncul belakangan ini merupakan fenomena biasa. Terlebih mereka mungkin mengalami kebosanan saat menjalani program physical distancing di rumah hingga merasakan kecemasan akan situasi pandemi Covid-19 yang tengah mewabah di dunia.

"Ada rasa gelisah terus juga sampai susah tidur, sulit mengendalikan emosi jadi bawaannya suka marah-marah di rumah. Jadi sebenarnya dengan semua gejala itu menurut kami situasi yang normal. Karena seluruh dunia sedang terkena bencana non alam," kata Emeldah.

Ia menyarankan masyarakat untuk dapat memilah-milah informasi yang masuk selama menjalani physical distancing di rumah. Misalanya, dia menyarankan agar masyarakat memilih informasi yang positif.

"Selain kita pilah informasinya, kalau saya saran batasi informasi itu, karena informasi itu membuat cemas. Banjir informasi membuat kita 'wah ini bagaimana-bagaimana ya'. Pemikiran ke depan jadi banyak sekali," katanya.

Lebih lanjut, Emeldah juga memberikan saran bagi masyarakat untuk dapat menjalin komunikasi dengan pihak keluarga secara virtual seperti video call. Setidaknya, kata dia, hal itu bisa meredakan stres hingga kecemasan.

"Kita juga dengan anggota keluarga lain bisa video call, usaha kan untuk melegakan stres. Biar kita terhubung dengan anggota keluarga yang lain di luar kota,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Bertemu Polisi dan TNI, Anies Bersiap Karantina DKI Jakarta

Sudah Bertemu Polisi dan TNI, Anies Bersiap Karantina DKI Jakarta

News | Minggu, 29 Maret 2020 | 12:52 WIB

IMF Sebut Pandemi Covid-19 Jadi Krisis Ekonomi Global

IMF Sebut Pandemi Covid-19 Jadi Krisis Ekonomi Global

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2020 | 12:45 WIB

Kabar Baik, Christian Wood Sudah Sembuh dari Corona

Kabar Baik, Christian Wood Sudah Sembuh dari Corona

Sport | Minggu, 29 Maret 2020 | 12:42 WIB

Bahan Baku APD dan Masker Kurang, Ini Reaksi Kemenperin

Bahan Baku APD dan Masker Kurang, Ini Reaksi Kemenperin

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2020 | 12:27 WIB

Dirawat dengan Status PDP, Begini Kondisi Terakhir Dokter Tirta

Dirawat dengan Status PDP, Begini Kondisi Terakhir Dokter Tirta

News | Minggu, 29 Maret 2020 | 12:22 WIB

Mark Zuckerberg Bantu Bill Gates Temukan Vaksin COVID-19

Mark Zuckerberg Bantu Bill Gates Temukan Vaksin COVID-19

Tekno | Minggu, 29 Maret 2020 | 12:45 WIB

Sempat Positif Covid-19, Hasil Rapid Test Detri Warmanto Kini Negatif

Sempat Positif Covid-19, Hasil Rapid Test Detri Warmanto Kini Negatif

Entertainment | Minggu, 29 Maret 2020 | 12:15 WIB

Terkini

Dasco Sebut Tak Ada Pembatasan Pembelian Pertalite dan Pertamax: Stok BBM Kita Cukup

Dasco Sebut Tak Ada Pembatasan Pembelian Pertalite dan Pertamax: Stok BBM Kita Cukup

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:14 WIB

Terungkap! Motif Keji Pembunuhan Mayat dalam Freezer di Bekasi, Gara-gara Tolak Ajakan Merampok

Terungkap! Motif Keji Pembunuhan Mayat dalam Freezer di Bekasi, Gara-gara Tolak Ajakan Merampok

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:13 WIB

BGN Tegaskan 93 Persen Anggaran MBG Langsung untuk Masyarakat, Bantah Isu Dana Rp335 Triliun

BGN Tegaskan 93 Persen Anggaran MBG Langsung untuk Masyarakat, Bantah Isu Dana Rp335 Triliun

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:10 WIB

Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Polisi Belum Temukan Keterlibatan Warga Sipil

Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Polisi Belum Temukan Keterlibatan Warga Sipil

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:05 WIB

DPR Apresiasi Pemerintah Tak Naikkan Harga BBM, Dasco: Masyarakat Jangan Panik dan Menimbun

DPR Apresiasi Pemerintah Tak Naikkan Harga BBM, Dasco: Masyarakat Jangan Panik dan Menimbun

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:59 WIB

Polisi Ungkap Motif di Balik Pembunuhan dan Mutilasi Karyawan Ayam Goreng di Bekasi

Polisi Ungkap Motif di Balik Pembunuhan dan Mutilasi Karyawan Ayam Goreng di Bekasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:56 WIB

Pasukan Penerjun Payung Amerika Tiba di Timur Tengah, Skenario Operasi Darat ke Iran

Pasukan Penerjun Payung Amerika Tiba di Timur Tengah, Skenario Operasi Darat ke Iran

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:50 WIB

Gaji Rp3,5 Juta Jadi Umpan: Perempuan Dijebak Sindikat Prostitusi Online di Cilegon

Gaji Rp3,5 Juta Jadi Umpan: Perempuan Dijebak Sindikat Prostitusi Online di Cilegon

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:50 WIB

Misteri Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, TAUD Identifikasi 16 Pelaku dan Jejak Struktur Komando

Misteri Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, TAUD Identifikasi 16 Pelaku dan Jejak Struktur Komando

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:46 WIB

Gus Yaqut Bantah Terima Uang 30 Ribu USD dari Maktour dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Gus Yaqut Bantah Terima Uang 30 Ribu USD dari Maktour dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:45 WIB