Sempat Diisolasi Sejak Jumat, Pasien di RSUD NTB Meninggal Dunia

Chandra Iswinarno

Minggu, 29 Maret 2020 | 14:22 WIB
Sempat Diisolasi Sejak Jumat, Pasien di RSUD NTB Meninggal Dunia
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB Ahsanul Khalik. [Antara]

Suara.com - Setelah diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), seorang warga berinisial IMS (55) Warga Kota Mataram meninggal dunia. Diketahui, IMS masuk IGD RSUD Provinsi NTB sejak Rabu (25/3/2020) lalu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB Ahsanul Khalik mengatakan, saat itu, pasien datang diantar keluarga setelah pulang dari salah satu rumah sakit swasta di Kota Mataram. Pasien memiliki riwayat diabetes melitus, jantung dan hipertensi.

"Pasien masuk ke RSUD Provinsi sudah dalam kondisi lemah dan ditangani secara intensif oleh tim medis RSUD," ujarnya seperti dilansir Antara di Mataram, Minggu (29/3/2020).

Ia menjelaskan, karena saat ini sedang ramai dengan kasus Covid-19 dan tanda awal dari pasien dalam kondisi lemah dan keluhan sesak nafas, maka pihak RSUD Provinsi sesuai dengan SOP mengambil langkah melakukan isolasi. Keputusan isolasi itu sendiri dilakukan pada hari Jumat (27/3/2020) pada pukul 13.00 WITA dan terus dilakukan pemantauan serta perawatan kepada pasien.

"Pada hari Sabtu, (28/3/2020) kemarin, kondisi pasien semakin lemah sehingga dokter penanggung jawab bersiaga dan memantau kondisi pasien secara seksama. Pada pukul 14.00 - 16.00 WITA kondisi pasien semakin melemah dan pada pukul 16.30 Wita pasien dinyatakan meninggal di hadapan keluarga dan tenaga medis," jelasnya.

Ahsanul Khalik menegaskan, pasien sesungguhnya tidak memiliki riwayat melakukan perjalanan ke daerah pandemi Covid-19. Meskipun demikian, tim medis tetap melakukan pengambilan swab dan saat ini Pemda masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Litbangkes Kemenkes RI.

"Saya berharap masyarakat tidak berspekulasi, dan tidak mengambil kesimpulan sendiri serta tidak berbagi informasi yang belum kita dapatkan kebenarannya bahwa pasien ini meninggal karena Covid-19, terlebih pasien tidak pernah atau tidak punya riwayat bepergian dan tidak punya riwayat kontak juga dengan penderita Covid-19."

Sembari meminta masyarakat untuk tidak cepat menyimpulkan jika ada pasien di rumah sakit yang meninggal dunia dengan gejala mirip Covid-19 sebagai pasien yang positif. Ia mengharapkan agar semua pihak tetap tenang dan bersabar menunggu hasil resmi dari laboratorium Litbangkes Kemenkes RI.

Tes swab merupakan tes yang dilakukan dengan pengambilan cairan pada hidung atau tenggorokan. Dari hasil tes swab inilah keberadaan virus Covid-19 dalam tubuh dapat diketahui.

baca juga

Terkait penanganan terhadap jenazah seperti penderita Covid-19 kata Khalik adalah semata-mata sebagai sebuah kewaspadaan, sehingga pada saat pemakaman masyarakat tidak perlu khawatir.

"Sekali lagi masyarakat percayakan bahwa yang dilakukan dalam penanganan jenazah almarhum adalah yang terbaik untuk kepentingan masyarakat karena kita tidak berspekulasi apakah almarhum positif atau negatif Covid-19," ujarnya.

Menurut dia, yang paling penting saat ini semua pihak mengikuti petunjuk yang telah dikeluarkan oleh pemerintah, tetap saling mengingatkan dan saling menjaga, dengan cara cuci tangan, jaga jarak (physical distancing), jalankan pola hidup bersih dan sehat, konsumsi vitamin, jauhi keramaian dan jangan termakan berbagai isu dan informasi hoaks.

"Dapatkan informasi dari sumber resmi dan dapat di percaya," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waduh, Peneliti Temukan Virus Mirip Covid-19 pada Trenggiling di China

Waduh, Peneliti Temukan Virus Mirip Covid-19 pada Trenggiling di China

Health | Minggu, 29 Maret 2020 | 14:20 WIB

Alhamdulillah, 2 Pasien Positif Corona di Bogor Sembuh

Alhamdulillah, 2 Pasien Positif Corona di Bogor Sembuh

Jabar | Minggu, 29 Maret 2020 | 14:16 WIB

5 Pengikut Jemaah Tabligh Tanjungpinang Positif Corona

5 Pengikut Jemaah Tabligh Tanjungpinang Positif Corona

News | Minggu, 29 Maret 2020 | 14:11 WIB

Hingga Minggu, 5.816 Warga Daftarkan Diri Jadi Relawan Penanganan Corona

Hingga Minggu, 5.816 Warga Daftarkan Diri Jadi Relawan Penanganan Corona

News | Minggu, 29 Maret 2020 | 14:08 WIB

Said Didu: Lebih Baik Gotong Royong daripada Berharap ke Pemerintah

Said Didu: Lebih Baik Gotong Royong daripada Berharap ke Pemerintah

News | Minggu, 29 Maret 2020 | 14:08 WIB

Terkini

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

Skandal Sadap Presiden Terbongkar, Prabowo Sudah Tahu tetapi Motifnya Masih Gelap

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:07 WIB

Yusril Pasang Badan untuk Polri, Penyidikan Kasus Listyo Sigit Akan Objektif

Yusril Pasang Badan untuk Polri, Penyidikan Kasus Listyo Sigit Akan Objektif

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:03 WIB

Temui Guru SD Jadi Tiktoker, Menteri Riefky Resmikan Desa Kreatif di Kebumen

Temui Guru SD Jadi Tiktoker, Menteri Riefky Resmikan Desa Kreatif di Kebumen

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:03 WIB

Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan, PDIP Sebut Momentum Kembalikan Marwah Polri

Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan, PDIP Sebut Momentum Kembalikan Marwah Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:02 WIB

Di Balik Perjuangan Penanganan Karhutla, Pertamina RU Plaju Dukung Kesehatan Petugas

Di Balik Perjuangan Penanganan Karhutla, Pertamina RU Plaju Dukung Kesehatan Petugas

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 23:01 WIB

Yusril Bongkar Alasan Listyo Sigit Cs Tak Dijerat Pasal Makar meski Sadap Presiden

Yusril Bongkar Alasan Listyo Sigit Cs Tak Dijerat Pasal Makar meski Sadap Presiden

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:59 WIB

Tak Jauh dari Jakarta, Karawang Jadi Pilihan untuk Rehat dari Kesibukan Ibu Kota

Tak Jauh dari Jakarta, Karawang Jadi Pilihan untuk Rehat dari Kesibukan Ibu Kota

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 22:57 WIB

DPR Minta Polri Buka Terang Kasus Penyadapan Presiden, Minta Aktor Intelektual Dibongkar

DPR Minta Polri Buka Terang Kasus Penyadapan Presiden, Minta Aktor Intelektual Dibongkar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:55 WIB

Kasus Penyadapan Prabowo Terbongkar, TNI Diduga Siapkan 20.980 Personel untuk Pengamanan Jakarta

Kasus Penyadapan Prabowo Terbongkar, TNI Diduga Siapkan 20.980 Personel untuk Pengamanan Jakarta

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:53 WIB

Listyo Sigit dan 2 Jenderal Jadi Tersangka, Server LIMS Diduga Dipakai Sadap Presiden hingga Media

Listyo Sigit dan 2 Jenderal Jadi Tersangka, Server LIMS Diduga Dipakai Sadap Presiden hingga Media

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 22:51 WIB

×