Polisi Bekuk Pelaku Penyebar Video Hoaks Jalan Cipinang Melayu Lockdown

Chandra Iswinarno, Muhammad Yasir

Minggu, 29 Maret 2020 | 21:04 WIB
Polisi Bekuk Pelaku Penyebar Video Hoaks Jalan Cipinang Melayu Lockdown
Tangkapan layar video yang menyebarkan kabar hoaks jalan cipinang melayu lockdown. [WhatsApp Grup]

Suara.com - Polres Metro Jakarta Timur menangkap pelaku penyebar video berisi informasi bohong atau hoaks yang menyatakan akses Jalan Inspeksi Kalimalang, Cipinang Melayu, Jakarta Timur di-lockdown. Video tersebut sempat beredar di media sosial hingga menjadi viral.

Dalam video berdurasi 21 detik itu tampak seorang pria merekam adanya penutupan jalan. Terlihat pula beberapa petugas proyek di sekitar lokasi jalan yang ditutup menggunakan material seperti seng.

Pria perekam video tersebut lantas menjelaskan, lokasi tersebut merupakan Jalan Inspeksi Kalimalang, Cipinang Melayu, Jakarta Timur yang telah ditutup permanen alias di-lockdown.

"Bos laporan bos, Cipinang Melayu akses sudah ditutup, lockdown. Semua pintu ditutup sudah tidak bisa untuk bebas keluar masuk, sudah ditutup secara permanen sampai waktu yang tidak bisa ditentukan," kata pria dalam video tersebut seperti dikutip Suara.com, Minggu (29/3/2020).

Kasat Lantas Polrestro Jakarta Timur AKBP Suhli memastikan, informasi yang disampaikan dalam video tersebut tidak benar. Kekinian, pelaku yang menyebarkan video hoaks tersebut pun telah diamankan di Polres Metro Jakarta Timur.

"Pelaku yang memviralkan sudah dibawa ke Polres," kata Suhli kepada wartawan, Minggu (29/3/2020).

Suhli lantas mengemukakan bahwa akses Jalan Inspeksi Kalimalang, Cipinang Melayu, Jakarta Timur itu telah ditutup warga atas koordinasi RT dan RT setempat sejak Sabtu (28/3/2020) pukul 16.00 WIB. Namun, kata dia penutupan jalan tersebut dilakukan tanpa terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihaknya.

"Tanpa ada koordinasi penutupan jalan ini dengan kepolisian, tidak ada. Kami ke sini juga mengecek adanya video viral," ujarnya.

Suhli juga mengungkapkan, alasan warga melakukan penutupan jalan tersebut karena kabar yang menyebutkan adanya salah satu warga yang telah berstatus orang dalam pemantauan atau ODP Covid-19. Atas dasar itu, warga berkoordinasi dengan RT dan RW setempat melakukan penutupan jalan tanpa sepengatahuan aparat kepolisian setempat.

baca juga

"Penutupan ini terkait informasi yang didapat ada satu orang yang sudah ODP Covid-19, jadi mereka mengantisipasi sendiri tanpa ada koordinasi penutupan jalan ini dengan kepolisian," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebar Hoaks Pasien Corona Meninggal, Polisi Lepas Lagi Pelakunya

Sebar Hoaks Pasien Corona Meninggal, Polisi Lepas Lagi Pelakunya

News | Sabtu, 28 Maret 2020 | 19:13 WIB

Tangani 51 Kasus Hoaks Terkait Corona, Polri: Pelaku Iseng Hingga Tak Puas

Tangani 51 Kasus Hoaks Terkait Corona, Polri: Pelaku Iseng Hingga Tak Puas

News | Sabtu, 28 Maret 2020 | 10:29 WIB

Beredar Kabar Tambun dan Cibitung Bakal Lockdown, Polisi: Itu Hoaks

Beredar Kabar Tambun dan Cibitung Bakal Lockdown, Polisi: Itu Hoaks

Jabar | Jum'at, 27 Maret 2020 | 14:18 WIB

Polisi Usut 46 Kasus Hoaks Corona, Ini Daftarnya

Polisi Usut 46 Kasus Hoaks Corona, Ini Daftarnya

News | Jum'at, 27 Maret 2020 | 06:39 WIB

Dua Pelaku Penyebar Video Hoaks Satpam Pingsan Kena Corona Ditangkap

Dua Pelaku Penyebar Video Hoaks Satpam Pingsan Kena Corona Ditangkap

News | Kamis, 26 Maret 2020 | 16:51 WIB

Terus Bertambah, Polri Tangani 46 Kasus Hoaks Terkait Covid-19

Terus Bertambah, Polri Tangani 46 Kasus Hoaks Terkait Covid-19

News | Kamis, 26 Maret 2020 | 15:06 WIB

Terkini

Viral, Staf Pemprov Kaltim Joget saat Demo Mahasiswa Bakal Diperiksa Inspektorat

Viral, Staf Pemprov Kaltim Joget saat Demo Mahasiswa Bakal Diperiksa Inspektorat

Kaltim | Sabtu, 07 November 2026 | 11:55 WIB

Targetkan Stok Minyak 60 Hari! Bahlil Diingatkan Jangan Cuma Bangun 'Tangki' Tanpa Isi

Targetkan Stok Minyak 60 Hari! Bahlil Diingatkan Jangan Cuma Bangun 'Tangki' Tanpa Isi

News | Sabtu, 07 November 2026 | 11:47 WIB

Irene Umar Kenang Kesuksesan Lobi-lobi M4 Mobile Legends Biar Digelar ke Indonesia

Irene Umar Kenang Kesuksesan Lobi-lobi M4 Mobile Legends Biar Digelar ke Indonesia

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 11:37 WIB

Dapur Jadi Kunci Bisnis Kuliner, Begini Pentingnya Menjaga Kualitas Bahan Makanan

Dapur Jadi Kunci Bisnis Kuliner, Begini Pentingnya Menjaga Kualitas Bahan Makanan

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 11:31 WIB

Mitos Kerja Keras: Saat Meritokrasi Menyalahkan Rakyat Kecil

Mitos Kerja Keras: Saat Meritokrasi Menyalahkan Rakyat Kecil

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 11:30 WIB

Hyundai Genjot Produksi Pabrik Cikarang Lewat Perakitan Mobil Listrik Neira

Hyundai Genjot Produksi Pabrik Cikarang Lewat Perakitan Mobil Listrik Neira

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 11:30 WIB

Herri Pras Sudah Minta Maaf, Laporan Dugaan Hina Ulama Tetap Berlanjut

Herri Pras Sudah Minta Maaf, Laporan Dugaan Hina Ulama Tetap Berlanjut

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 11:26 WIB

Pramono Beri Tenggat, 3.000 Ton Sampah di Hutan Kota Penjaringan Harus Tuntas Tahun Ini!

Pramono Beri Tenggat, 3.000 Ton Sampah di Hutan Kota Penjaringan Harus Tuntas Tahun Ini!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 11:22 WIB

TWS Rp459 Ribuan Ini Punya Baterai 80 Jam dan ANC hingga 52 dB

TWS Rp459 Ribuan Ini Punya Baterai 80 Jam dan ANC hingga 52 dB

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 11:19 WIB

Apakah Nilai SKD 2024 Bisa Dipakai untuk CPNS 2026? Cek Aturan Resminya

Apakah Nilai SKD 2024 Bisa Dipakai untuk CPNS 2026? Cek Aturan Resminya

News | Sabtu, 07 November 2026 | 11:19 WIB

×