Antisipasi PHK, DPR Minta Pemerintah Data Perusahaan Terdampak Wabah Corona

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Senin, 30 Maret 2020 | 18:32 WIB
Antisipasi PHK, DPR Minta Pemerintah Data Perusahaan Terdampak Wabah Corona
Anggota DPR RI Saleh Partaonan Daulay. [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Komisi IX DPR meminta pemerintah melakukan langkah pencegahan dalam menghadapi gelombang PHK yang bukan dikhawatirkan bisa melanda Indonesia, akibat pandemi Virus Corona atau Covid-19.

Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengatakan, langkah awal yang bisa dilakukan ialah mendata perusahaan yang berpotensi melakukan PHK besar-besaran terhadap para pekerjanya.

"Sebelum gelombang PHK mencuat, pemerintah diharapkan segera membuat data base perusahaan-perusahaan yang dipastikan kena dampak lansung dari virus corona ini. Dengan data base itu, pemerintah diharapkan dapat mengetahui peta kemungkinan PHK yang akan terjadi. Dengan begitu, pemerintah bisa mengantisipasi langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya PHK," ujar Saleh saat dihubungi, Senin (30/3/2020).

Nantinya, kata Saleh, pemerintah dapat memberikan bantuan modal kepada perusahaan agar tak sampai memberhentikan karyawan dampak dari Covid-19.

"Tentu pemerintah didesak untuk mencari solusi agar perusahaan tetap bisa beroperasi. Jika diperlukan, pemerintah dapat memberikan bantuan modal atau fasilitas keringanan lainnya. Kerjasama antara pemerintah dan dunia usaha harus betul-betul ditingkatkan," kata Saleh.

Diketahui, pemutusan hubungan kerja (PHK) massal akibat krisis virus corona bisa melebihi 25 juta orang di seluruh dunia, angka yang diperkirakan hanya beberapa hari yang lalu.

Pejabat AS mengatakan bahwa pengangguran AS melonjak ke posisi tertinggi yang secara jelas menunjukkan bencana ekonomi.

Organisasi Perburuhan Internasional, memperkirakan seminggu yang lalu bahwa, berdasarkan skenario yang berbeda untuk dampak pandemi virus corona pada pertumbuhan, peringkat global pengangguran akan meningkat antara 5,3 juta dan 24,7 juta orang.

Namun Sangheon Lee, direktur departemen kebijakan ketenagakerjaan ILO, mengatakan kepada Reuters di Jenewa pada hari Kamis bahwa skala pengangguran sementara, PHK dan jumlah klaim tunjangan pengangguran jauh lebih tinggi dari yang diperkirakan sebelumnya.

baca juga

Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan segera memulai kebijakan Kartu Prakerja dalam waktu dekat ini. Langkah itu sebagai bentuk respon dampak Covid-19 atau virus corona pada para pekerja.

Dengan kebijakan tersebut, para karyawan yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bisa mendapatkan pendapatan untuk kehidupan sehari-hari.

"Kemudian juga akan segera dimulai kartu prakerja, implementasi dari kartu pra kerja, ini kita pakai untuk antisipasi para pekerja yang terkena PHK, para pekerja harian yang kehilangan penghasilan dan para pengusaha mikro yang kehilangan pasar atau kehilangan omset," ujar Jokowi lewat video conference di Jakarta, Selasa (24/3/2020).

Dalam menjalankan kebijakan ini, Jokowi telah menganggarakan dana hingga Rp 10 triliun. Kepala Negara pun meminta semua pihak agar menjalankan kebijakan secara tepat sasaran.

"Agar provinsi-provinsi bisa ikut mendukung ini, siapa yang harus diberi mulai didata dengan baik," jelas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

25 Juta Orang Terancam PHK Massal Akibat Virus Corona

25 Juta Orang Terancam PHK Massal Akibat Virus Corona

News | Jum'at, 27 Maret 2020 | 11:10 WIB

Corona Pukul Industri Penerbangan, Gelombang PHK Hantui Para Karyawan

Corona Pukul Industri Penerbangan, Gelombang PHK Hantui Para Karyawan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2020 | 14:30 WIB

Korban PHK Bakal Dapat Rp 1 Juta Selama 3 Bulan

Korban PHK Bakal Dapat Rp 1 Juta Selama 3 Bulan

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2020 | 20:18 WIB

Jokowi Janji Korban PHK Akibat Corona Tetap Dapat Uang

Jokowi Janji Korban PHK Akibat Corona Tetap Dapat Uang

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2020 | 15:24 WIB

Terancam PHK Imbas Corona, Buruh Teriak Minta Perlindungan Pemerintah

Terancam PHK Imbas Corona, Buruh Teriak Minta Perlindungan Pemerintah

News | Senin, 23 Maret 2020 | 18:08 WIB

Mendagri Tito Sebut Virus Corona Bisa Berujung PHK Buruh

Mendagri Tito Sebut Virus Corona Bisa Berujung PHK Buruh

Jatim | Rabu, 04 Maret 2020 | 15:46 WIB

Terkini

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 00:23 WIB

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:42 WIB

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:27 WIB

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:36 WIB

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

News | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:17 WIB

×