Nasib Sopir Bus di Tengah Wabah Covid-19

Reza Gunadha, Erick Tanjung

Senin, 30 Maret 2020 | 22:14 WIB
Nasib Sopir Bus di Tengah Wabah Covid-19
ILUSTRASI - Foto aerial kendaraan melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (23/3). [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

Suara.com - Setiap hari, jumlah kasus wabah corona atau Covid-19 di Tanah Air terus meningkat drastis.

Pandemi ini berdampak sangat besar terhadap perekonomian nasional di segala sektor, khususnya sektor informal dan warga yang penghasilan harian.

Salah satunya pekerja yang mendapatkan penghasilan dari jasa, yaitu sopir bus.

Juanaidi, sopir bus pariwisata mengungkapkan sejak virus corona merebak di Indonesia sekitar sebulan lalu banyak pelanggan yang membatalkan sewa bus.

Karenanya, ia tidak mendapat penghasilan dari jasanya sebagai sopir, tak ada uang yang bisa dibawa pulang ke rumah untuk anak istri.

"Waktu awal-awal ramai virus corona banyak klien yang membatalkan sewa bus. Soalnya tempat-tempat wisata ditutup semua," kata Junaidi kepada Suara.com, Senin (30/3/2020).

Jun, begitu ia akrab disapa bekerja sebagai sopir Bus Pariwisata Safari Dharma Raya. PO Bus tempatnya bekerja itu sekarang tidak ada orang yang menyewa. Akibatnya ia dan rekan-rekannya sesama sopir mendadak jadi pengangguran.

Namun, lanjut Jun, apapun situasi yang terjadi 'dapur harus tetap ngebul', harus ada uang yang dibawa pulang untuk kebutuhan rumah tangganya. Melalui kenalannya yang lain, ia pun beralih menjadi sopir bus pembawa logistik.

Kini Jun menjadi sopir bus ekspedisi barang. Sebab saat ini yang masih bebas melintas di jalan dari Jakarta ke daerah cuma bus pembawa logistik, sedangkan bus angkutan umum dan pariwisata dibatasi.

baca juga

"Baru tiga hari ini saya bawa bus Sinar Express, membawa paket barang ke daerah-daerah di Jawa," ujarnya.

Namun, kata Jun, masih banyak rekan-rekannya sesama sopir yang belum beruntung, nganggur karena bus tempat mereka bekerja tak beroperasi.

Jelang Karantina Wilayah

Jun menambahkan, sampai saat ini bus ekspedisi membawa barang masih bebas melintas dari Jakarta ke daerah. Namun untuk bus angkutan Antar Kota Antar Provinsi sudah dibatasi.

"Saya tadi lewat tol Cipali dari Jawa Tengah menuju Jakarta masih bebas, yang dibatasi bus AKAP," kata dia.

Hal ini menyusul pemerintah yang tengah menggodok aturan untuk persiapan karantina wilayah atau lockdown.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diisolasi Corona, 144 Jemaah Tabligh Masih Bertahan di Masjid Tamansari

Diisolasi Corona, 144 Jemaah Tabligh Masih Bertahan di Masjid Tamansari

News | Senin, 30 Maret 2020 | 21:35 WIB

Pasien Corona yang Kabur dari RS Lari ke Kawasan Dukuh Jakpus

Pasien Corona yang Kabur dari RS Lari ke Kawasan Dukuh Jakpus

News | Senin, 30 Maret 2020 | 20:43 WIB

Ini Pidato Lengkap Anies yang Emosional soal 283 Korban Meninggal Corona

Ini Pidato Lengkap Anies yang Emosional soal 283 Korban Meninggal Corona

News | Senin, 30 Maret 2020 | 20:29 WIB

Gubernur DIY Perbolehkan Pemudik Pulang ke Jogja, Syaratnya....

Gubernur DIY Perbolehkan Pemudik Pulang ke Jogja, Syaratnya....

Jogja | Senin, 30 Maret 2020 | 20:28 WIB

Ada Wabah Virus Corona Covid-19, Kriminalitas di Indonesia Turun Drastis

Ada Wabah Virus Corona Covid-19, Kriminalitas di Indonesia Turun Drastis

News | Senin, 30 Maret 2020 | 20:09 WIB

Hanya 2 Hari, Tenaga Medis di Jakarta Positif Corona Naik Jadi 81 Orang

Hanya 2 Hari, Tenaga Medis di Jakarta Positif Corona Naik Jadi 81 Orang

News | Senin, 30 Maret 2020 | 19:26 WIB

Terkini

Manchester City Dinyatakan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan Pelanggaran Finansial, Apa Hukumannya?

Manchester City Dinyatakan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan Pelanggaran Finansial, Apa Hukumannya?

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 21:51 WIB

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:19 WIB

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Sport | Jum'at, 25 September 2026 | 21:17 WIB

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:16 WIB

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 21:13 WIB

PM Israel Netanyahu Sebut Delegasi yang Walk Out sebagai 'Moral Cowards'

PM Israel Netanyahu Sebut Delegasi yang Walk Out sebagai 'Moral Cowards'

Video | Jum'at, 25 September 2026 | 21:05 WIB

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:02 WIB

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 20:58 WIB

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:56 WIB

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:54 WIB

×