Kaum Miskin Menjerit, India Tak akan Perpanjang Masa Lockdown

Bangun Santoso

Selasa, 31 Maret 2020 | 07:19 WIB
Kaum Miskin Menjerit, India Tak akan Perpanjang Masa Lockdown
Seorang polisi lalu lintas di salah satu sudut Kota New Delhi, India menunjukkan imbauan agar berdoa dari rumah selama wabah virus corona. (Foto: AFP)

Suara.com - India tidak memiliki rencana untuk memperpanjang lockdown atau karantina wilayah selama 21 hari untuk memperlambat penyebaran virus corona, pemerintah mengatakan pada Senin (30/3/2020).

Keputusan itu diambil karena negara itu berjuang untuk menjaga pasokan penting terus mengalir dan mencegah puluhan ribu orang yang kehilangan pekerjaan melarikan diri ke pedesaan.

Perdana Menteri Narendra Modi memerintahkan 1,3 miliar orang di negara itu untuk tetap berada di dalam ruangan sampai 15 April. Ia mengatakan itu adalah satu-satunya harapan untuk menghentikan epidemi. Tetapi perintah itu telah menyebabkan jutaan orang India yang miskin menganggur dan kelaparan.

Melanggar aturan penguncian, ratusan ribu pekerja yang hidup dengan upah harian meninggalkan kota-kota besar seperti Delhi dan Mumbai dengan berjalan kaki ke rumah mereka di pedesaan, lokasi banyak di antaranya memiliki keluarga. Mereka mengatakan tidak punya makanan atau uang.

Sekretaris Kabinet Rajiv Gauba mengatakan kepada mitra Reuters, ANI, bahwa tidak ada rencana untuk memperpanjang karantina melebihi tiga minggu, membantah laporan bahwa kemungkinan karantina akan diperpanjang.

India memiliki 1.071 kasus virus corona yang 29 di antaranya berujung pada kematian, kata kementerian kesehatan pada Senin. Jumlahnya jauh lebih kecil dibandingkan dengan Amerika Serikat, Italia dan China, tetapi para pejabat kesehatan mengatakan India masih beberapa minggu lagi dari lonjakan besar kasus yang dapat membanjiri sistem kesehatan masyarakat yang lemah.

Namun tetangganya, Nepal, mengumumkan akan memperpanjang penutupannya selama satu minggu lagi mulai Selasa. Negara yang terkurung daratan itu hanya memiliki lima kasus virus dan tidak ada kematian, tetapi dikhawatirkan virus tersebut akan menyebar ketika orang mulai bepergian.

"Jika penguncian tidak diperpanjang maka pergerakan orang meningkat yang akan meningkatkan risiko lebih banyak kasus virus," kata Surya Thapa, staf Perdana Menteri K.P.Sharma Oli.

Kesulitan "Lockdown"

baca juga
Suasana penuh sesak dengan manusia di Terminal Anand Vihar, New Delhi, India menjelang detik-detik pengumuman lockdown akibat wabah virus corona. (Foto: AFP)
Suasana penuh sesak dengan manusia di Terminal Anand Vihar, New Delhi, India menjelang detik-detik pengumuman lockdown akibat wabah virus corona. (Foto: AFP)

Kekhawatiran utama di India adalah bahwa ratusan ribu pekerja yang pulang ke rumah akan menyebarkan virus jauh ke pedalaman, kata seorang pejabat kesehatan terkemuka.

"Ini adalah situasi yang terus berkembang dengan tantangan baru setiap hari muncul, misalnya memiliki populasi migrasi yang bergerak dari satu tempat ke tempat lain. Seperti negara-negara yang tidak terkena dampak, berdampingan dengan negara-negara yang terkena dampak," kata Dr S.K. Singh, direktur Pusat Pengendalian Penyakit Nasional, yang menyelidiki dan merekomendasikan langkah-langkah pengendalian untuk wabah.

Pemerintah pada Minggu memerintahkan pihak berwenang di negara-negara bagian untuk menghentikan pekerja migran berpindah tempat dan mendirikan tempat penampungan di jalan raya di mana orang-orang yang terdampar bisa mendapatkan akses ke makanan dan air sampai kuncian dicabut.

Sumber: Antara/Reuters

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

17 Penghuni Positif Corona, Malaysia Isolasi Apartemen Menara City One

17 Penghuni Positif Corona, Malaysia Isolasi Apartemen Menara City One

News | Selasa, 31 Maret 2020 | 07:14 WIB

Staf Positif Corona, Kondisi PM Israel Benjamin Netanyahu Tak Jelas

Staf Positif Corona, Kondisi PM Israel Benjamin Netanyahu Tak Jelas

News | Selasa, 31 Maret 2020 | 07:02 WIB

CEK FAKTA: Berjemur Sinar Matahari Bisa Bunuh Virus Corona Covid-19?

CEK FAKTA: Berjemur Sinar Matahari Bisa Bunuh Virus Corona Covid-19?

Health | Selasa, 31 Maret 2020 | 06:55 WIB

5 Biarawati Indonesia Terpapar Virus Corona di Italia

5 Biarawati Indonesia Terpapar Virus Corona di Italia

News | Selasa, 31 Maret 2020 | 06:54 WIB

Kekhawatiran Akibat Wabah Corona Picu Kerusuhan Penjara di Iran

Kekhawatiran Akibat Wabah Corona Picu Kerusuhan Penjara di Iran

News | Selasa, 31 Maret 2020 | 06:39 WIB

Lima Hal yang Bisa Anda Lakukan Agar Work From Home Makin Lancar

Lima Hal yang Bisa Anda Lakukan Agar Work From Home Makin Lancar

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2020 | 06:40 WIB

Cegah Gorila Langka Tertular Virus Corona, Taman Nasional di Afrika Ditutup

Cegah Gorila Langka Tertular Virus Corona, Taman Nasional di Afrika Ditutup

Tekno | Selasa, 31 Maret 2020 | 06:30 WIB

Terkini

30 Ide Hadiah Terbaik untuk Zodiak Sagitarius Cewek dan Cowok

30 Ide Hadiah Terbaik untuk Zodiak Sagitarius Cewek dan Cowok

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 12:55 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Beragam Bansos Bagi Warga Probolinggo Senilai Rp19,631 Miliar

Gubernur Khofifah Salurkan Beragam Bansos Bagi Warga Probolinggo Senilai Rp19,631 Miliar

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 12:49 WIB

4 Calming Sheet Mask Korea Penyelamat Atasi Wajah yang Mudah Kemerahan

4 Calming Sheet Mask Korea Penyelamat Atasi Wajah yang Mudah Kemerahan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:40 WIB

Honda PCX 160 ABS vs Yamaha NMAX Turbo, Mending Pilih Mana? Intip Simulasi Kreditnya

Honda PCX 160 ABS vs Yamaha NMAX Turbo, Mending Pilih Mana? Intip Simulasi Kreditnya

Otomotif | Minggu, 08 November 2026 | 12:38 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Sering Ganti Archive Foto Feeds IG Pas Berantem

Urutan Zodiak yang Paling Sering Ganti Archive Foto Feeds IG Pas Berantem

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 12:35 WIB

Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan

Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan

Bekaci | Minggu, 08 November 2026 | 12:26 WIB

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 12:21 WIB

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:19 WIB

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 12:15 WIB

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

×