Mahfud MD Sanggah Pusat dan Daerah Tak Sejalan Tangani Covid-19

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari
Mahfud MD Sanggah Pusat dan Daerah Tak Sejalan Tangani Covid-19
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. (Suara.com/Ria Rizki)

Mahfud menuturkan kalau pemerintahan pusat selalu berkoordinasi dengan para gubernur dan berjalan efektif.

Suara.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyanggah kalau pemerintah pusat dan pemerintah daerah tidak sejalan dalam menangani pandemi virus Corona (Covid-19). Semenjak Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat, Mahfud menyebut pemerintah daerah sudah berjalan kompak dengan pemerintah pusat.

Mahfud menuturkan bahwa Jokowi sudah menerbitkan Keppres tersebut dan PP tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar untuk menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Dalam PSBB tersebut sudah tercantum semua ide untuk menyelesaikan beragam persoalan, juga termasuk bagaimana cara membatasi gerak orang dan barang dari satu tempat ke tempat lainnya.

Dengan adanya PSBB itu juga dijelaskan Mahfud memberikan keleluasaan bagi pemerintah daerah melaksanakannya tanpa melupakan ritme kekompakan dengan pemerintah pusat.

"Jangan mencoba berpikir pemerintah daerah dan pemerintah pusat itu tidak kompak, selama ini sudah kompak. Hanya masyarakat menarasikan secara berbeda-beda saja. Sebenarnya sudah kompak," kata Mahfud melalui video yang diterima Suara.com, Selasa (31/3/2020).

Dalam kesempatan itu Mahfud menuturkan kalau pemerintahan pusat selalu berkoordinasi dengan para gubernur dan berjalan efektif.

"Semua menyatakan ada di dalam satu komando sehingga kita enggak usah terpancing seakan-akan ada pertentangan antara pusat dan daerah," pungkasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS