Ketua Umum PBNU Minta Masyarakat Jangan Tolak Pemakaman Jenazah Covid-19

Chandra Iswinarno | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 01 April 2020 | 13:10 WIB
Ketua Umum PBNU Minta Masyarakat Jangan Tolak Pemakaman Jenazah Covid-19
Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama Said Aqil Siroj. [Suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nadlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj meminta masyarakat tidak menolak pemakaman jenazah pasien Virus Corona atau Covid-19. Apapun penyakitnya, jenazah yang beragama Islam harus diperlakukan secara baik hingga ke tempat peristirahatannya yang terakhir.

Penolakan pemakaman jenazah pasien Covid-19 diketahui sempat terjadi di beberapa daerah. Penolakan dilakukan oleh warga yang menghuni dekat tempat pemakaman umum (TPU), secara garis besar beralasan takut tertular Covid-19.

Said mengatakan, dalam syariat, umat Islam wajib menghormati jenazah apalagi sesama muslim. Dengan begitu, siapapun jenazah umat Islam harus diperlakukan dengan baik seperti dimandikan secara bersih dan suci, dikafani dengan syarat-syarat tertentu kemudian dikubur dengan penuh penghormatan.

"Dengan penuh menghargai, tidak boleh diremehkan atau mendapatkan penghinaan," kata Said melalui video yang diterima Suara.com pada Rabu (1/4/2020).

Kemudian Said juga menjelaskan, apabila jenazah yang dimaksud ialah jenazah yang sudah kena penyakit menular seperti Covid-19. Said menuturkan, hal yang paling utama ialah jenazah tersebut ditangani betul oleh pihak rumah sakit.

"Dari pihak rumah sakit harus menanganinya dengan betul-betul safety, seperti dibungkus plastik yang sudah betul-betul aman," jelasnya.

Lalu jenazah itu diantar ke pihak keluarga dengan catatan keluarga tidak perlu membuka peti jenazah yang sudah diatur sesuai dengan aturan medisnya. Lalu, jenazah bisa disalati dan diantar ke makam. Proses pemakaman pun harus dilakukan dengan penuh penghargaan layaknya jenazah umat muslim pada umumnya.

Bahkan Said pun menyampaikan kalau jenazah pasien Covid-19 bisa didoakan agar meninggal secara syahid dan siapapun yang mengantarkan ke pemakaman secara baik pun mendapatkan pahalanya.

"Saya mengimbau kepada masyarakat, jangan menolak pemakaman jenazah yang meninggal akibat Covid-19, dengan syarat pihak rumah sakit yang menangani sudah betul-betul menjalankan keamanan sesuai aturan medis," pungkasnya.

Untuk diketahui, salah satu kejadian penolakan penguburan jenazah pasien positif Corona terjadi di Kabupaten Banyumas. Penolakan tersebut dilakukan Warga Desa Tumiyang Kecamatan Pekuncen sejak Rabu (1/4/2020) dini hari.

Warga desa bergerombol memblokade jalan masuk desa yang berbatasan dengan Desa Karangtengah Kecamatan Cilongok sejak pukul 02.00 WIB.

Seorang warga Desa Tumiyang Iwan (32) mengakui penolakan warga tersebut lantaran mereka resah dengan adanya berita pemakaman warga yang terinfeksi Virus Corona di wilayahnya.

"Saya nggak tahu persis ceritanya seperti apa, Tetapi tahu-tahu ada mobil iring-iringan ambulans dari arah Desa Karangtengah (Purwokerto). Warga kan jadi curiga, apalagi saat musim Corona kayak gini. Kami juga sempat minta konfirmasi ke beberapa pihak tapi tidak ada balasan," katanya kepada wartawan pada Rabu (1/4/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TPU Bedahan Depok Jadi Pemakaman Jasad Pasien Corona, Warga: Kami Resah

TPU Bedahan Depok Jadi Pemakaman Jasad Pasien Corona, Warga: Kami Resah

Jabar | Rabu, 01 April 2020 | 12:54 WIB

Ironis, Warga Hadang Ambulans dan Tolak Pemakaman Jenazah Pasien Corona

Ironis, Warga Hadang Ambulans dan Tolak Pemakaman Jenazah Pasien Corona

Video | Rabu, 01 April 2020 | 12:31 WIB

Video Bupati Banyumas Ngamuk Warganya Tolak Penguburan Mayat Pasien Corona

Video Bupati Banyumas Ngamuk Warganya Tolak Penguburan Mayat Pasien Corona

Jawa Tengah | Rabu, 01 April 2020 | 13:09 WIB

Miris! Jenazah Pasien Corona di Banyumas, Sempat Ditolak Beberapa TPU

Miris! Jenazah Pasien Corona di Banyumas, Sempat Ditolak Beberapa TPU

Jawa Tengah | Rabu, 01 April 2020 | 11:55 WIB

Jasad Pasien Corona di Banyumas Ditolak Warga, Ganjar: Ini yang Terakhir

Jasad Pasien Corona di Banyumas Ditolak Warga, Ganjar: Ini yang Terakhir

Jawa Tengah | Rabu, 01 April 2020 | 11:30 WIB

Warga di Banyumas Tolak Penguburan Mayat Pasien Corona di Tanah Pemkab

Warga di Banyumas Tolak Penguburan Mayat Pasien Corona di Tanah Pemkab

Jawa Tengah | Rabu, 01 April 2020 | 11:03 WIB

Viral Video Warga Depok Tolak Penguburan Jasad Corona, Ini Penjelasannya

Viral Video Warga Depok Tolak Penguburan Jasad Corona, Ini Penjelasannya

Jabar | Selasa, 31 Maret 2020 | 16:38 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB