Berkeliaran Bikin Takut Warga, Nenek Pasien Corona Menyerah Usai Dibius

Agung Sandy Lesmana
Berkeliaran Bikin Takut Warga, Nenek Pasien Corona Menyerah Usai Dibius
Perempuan positif corona kabur di Kebon Baru, tebet, Jakarta Selatan. (Dok.Ist)

"Orang nguber tapi siapa yang mau nangkep takut (tertular)," ujarnya.

Suara.com - MP, seorang pasien perempuan positif virus Corona (COVID-19) mencoba melarikan diri dari kediamannya di Jalan H Kawasan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan.

Warga atau tetangga coba menceritakan kembali detik-detik wanita paruh baya itu kabu hingga membuat geger karena berkeliaran di jalanan.

Edi (53) warga sekitar mengaku mengetahui tetangganya kabur dari kediamannya lantaran enggan dievakuasi petugas untuk dilakukan isolasi di rumah sakit.

"Sebelum dikarantina, mau dibawa (petugas), ketakutan akhirnya dia lompat dari tembok. Dari tembok pagernya tuh (lantai 2) dia lompat dia lari ke bawah," katanya saat ditemui Suara.com di lokasi, Rabu (1/4/2020).

Penampakan penutupan jalan di kawasan Kebon Baru, Tebet oleh warga karena sempat dilalui pasien corona. (Suara.com/Bagaskara Isdiansyah).
Penampakan penutupan jalan di kawasan Kebon Baru, Tebet oleh warga karena sempat dilalui pasien corona. (Suara.com/Bagaskara Isdiansyah).

Edi menambahkan, pada saat pasien tersebut melarikan diri lalu berkeliaran tidak ada tetangga ataupun warga sekitar yang berani membujuk sang pasien kembali ke rumahnya dan menyerahkan diri ke petugas.

"Orang nguber tapi siapa yang mau nangkep takut (tertular)," ujarnya.

Kemudian Edi mengatakan,  saat melarikan diri, MP sempat dikejar-kejar oleh petugas dinas kesehatan dan aparat kepolisian.

Penampakan penutupan jalan di kawasan Kebon Baru, Tebet oleh warga karena sempat dilalui pasien corona. (Suara.com/Bagaskara Isdiansyah).
Penampakan penutupan jalan di kawasan Kebon Baru, Tebet oleh warga karena sempat dilalui pasien corona. (Suara.com/Bagaskara Isdiansyah).

"Dia lari ke tanggul bawah. Petugas pada nyariin," tuturnya.

Edi mengatakan, setelah setengah jam kemudian, pasien yang kabur tersebut akhirnya pulang sendiri ke kediamannya. Pelarian MP baru bisa dihentikan setelah petugas yang mengenakan alat perlindungan diri (ADP) datang ke lokasi.  Pasien positif corona itu dievakuasi setelah dibius petugas. 

"Begitu dia pulang sendiri. Setengah jam langsung ambulans datang jemput dia. Petugas pakai baju kayak astronot, pasien itu dibius baru bisa dibawa," katanya.

Sementara di sisi lain, memang menurut penuturan warga sekitar sang pasien positif COVID-19 tersebut diduga mengalami gangguan jiwa dan tak mau dikarantina.

Usai kejadian tersebut tak lama pihak kelurahan Kebon Baru menutup atau biasa akrab disapa lockdown jalur depan rumah perempuan paruh baya positif COVID-19 tersebut.

Warga mengaku tak banyak beraktifitas keluar rumah lantaran takut tertular COVID-19. "Pada takut warga keluar (rumah tertular)," tutupnya.

Sebelumnya, warga digegerkan dan dibuat takut dengan wanita pasien corona yang berkeliaran di kawasan Kebon Baru, Tebet, Jaksel. Bahkan, pasien positif corona itu kucing-kucingan dengan aparat yang mencarinya.

Setelah berhasil ditemukan, MP dan suaminya telah dibawa petugas ke RS Duren Sawit. Keduanya, dibawa ke RS Duren Sawit guna menjalani masa isolasi.

Selain itu, jalur yang sempat dilewati oleh wanita tersebut saat kabur pun kekinian telah disemprot dengan cairan disinfektan guna meminimalisir penyebaran Covid-19.

Camat Tebet Dyan Airlangga, mengatakan bahwa wanita itu diduga terinfeksi Covid-19 saat tengah berkonsultasi terkait gangguan kejiwaannya di RS Cipto Mangunkusumo, beberapa waktu lalu.

"Jadi informasinya yang bersangkutan ini dia sedang berobat kejiwaan di RS Cipto, dapatnya (terinfeksi Covid-19) kemungkinan disana ya," kata Dyan.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS