Surat PKS untuk Jokowi: Dengarkan Ahli Medis, Jangan Dengarkan Penjilat

Reza Gunadha, Bagaskara Isdiansyah

Sabtu, 04 April 2020 | 15:45 WIB
Surat PKS untuk Jokowi: Dengarkan Ahli Medis, Jangan Dengarkan Penjilat
Presiden Joko Widodo. [Antara Foto/Sigid Kurniawan]

Suara.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera Mohamad Sohibul Iman mengirimkan secara terbuka surat  kepada Presiden Joko Widodo terkait penangangan virus corona covid-19.

Dalam surat yang didapat Suara.com, Sabtu (4/4/2020), dari laman resmi portal berita milik PKS itu, tercatat ada beberapa poin yang ingin disampaikan Sohibul ke Jokowi.

Salah satunya yakni poin untuk mengingatkan Jokowi agar berhati-hati dalam menerima bisikan orang-orang di selililingnya.

"Kami bisa memahami posisi sulit Bapak Presiden. Tidak mudah memimpin dalam situasi krisis seperti saat ini. Dalam situasi krisis, hal yang sangat penting untuk bapak lakukan adalah mendengarkan nasihat kebijakan dari orang atau pihak yang paling tepat," tulis Sohibul dalam surat terbuka untuk Jokowi seperti dikutip Suara.com, Sabtu (4/4/2020).

Menurut Sohibul dalam surat tersebut, Jokowi sebagai presiden harus menomorsatukan nyawa warga dan kondisi perekonomian.

Terkait kedua itu, Jokowi disarankan mendengarkan saran para ahli di bidangnya masing-masing, hingga para tenaga medis.

"Merekalah yang memiliki kredibilitas, integritas dan kompetensi dalam memberikan pandangan secara jernih dan tidak memiliki konflik kepentingan. Sekali lagi, merekalah yang berjuang dengan segenap jiwa dan raga tanpa memiliki kepentingan politik dan bisnis! Dengarkan pandangan tulus mereka Pak!" tulisnya.

Sohibul memperingatkan Jokowi agar tidak lagi mendengarkan orang-orang di sekililingnya lantaran dinilai hanya ingin menjilatmenjilat demi kepentingan politik hingga bisnis.

"Jangan dengarkan orang-orang di sekitar bapak yang hanya mau menjilat bapak dan bersikap asal bapak senang! Jangan dengarkan pandangan dan bisikan para pembantu Bapak yang punya kepentingan bisnis atau ambisi politik. Jangan hanya mendengarkan suara  para pemodal besar dimana kepentingan mereka  semata-mata ingin mengejar keuntungan investasi semata! Jangan salah pilih penasihat di lingkaran Bapak! Salah ambil kebijakan nasib 260 juta warga RI dipertaruhkan!" sambung surat Sohibul.

baca juga

Selain imbauan agar tak lagi mendengar penjikat di sekililing Jokowi, Sohibul juga meminta Presiden agar tidak mempertimbangkan lagi opsi penerapan Darurat Sipil.

"Jangan pernah memilih darurat sipil Pak. Jangan bunuh demokrasi dan HAM di republik ini Pak! Bukankah sudah ada UU Kekarantinaan Kesehatan dan UU terkait lainnya seperti UU Penanggulangan Bencana? Kami memandang itu semua sudah mencukupi sebagai acuan dalam penangangan krisis Pandemic Covid-19," kata Sohibul.

Adapun berikut isi lengkap surat terbuka yang ditulis Sohibul Iman untuk disampaikan kepada Presiden Joko Widodo:

Yth Bapak Presiden RI Joko Widodo
di tempat

Pertama-tama, kami berdoa semoga Bapak dan keluarga sehat wal afiat serta diberi petunjuk dan perlindungan oleh Allah Swt memimpin Bangsa  Indonesia dalam situasi yang sangat sulit seperti saat ini.

Sebelumnya kami juga ingin menghaturkan sekali lagi rasa bela sungkawa atas wafatnya Ibunda Bapak Presiden. Semoga amal baik almarhumah diterima di sisi Allah Swt. Amin Ya Rabbal Alamin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kelas Menengah 'Rentan Miskin' di Tengah Pandemi COVID-19

Kelas Menengah 'Rentan Miskin' di Tengah Pandemi COVID-19

News | Sabtu, 04 April 2020 | 14:34 WIB

Kepala Kampung Dianiaya Warga Usai Sosialisasi Bahaya Virus Corona

Kepala Kampung Dianiaya Warga Usai Sosialisasi Bahaya Virus Corona

News | Sabtu, 04 April 2020 | 14:24 WIB

Bersejarah! Karena Corona, Pasangan Ini Nikah Jarak Jauh Pakai Video Call

Bersejarah! Karena Corona, Pasangan Ini Nikah Jarak Jauh Pakai Video Call

News | Sabtu, 04 April 2020 | 13:59 WIB

Jokowi Digugat Pedagang UMKM, Stafsus Presiden: Wabah Itu Force Majeure

Jokowi Digugat Pedagang UMKM, Stafsus Presiden: Wabah Itu Force Majeure

News | Sabtu, 04 April 2020 | 05:14 WIB

Jokowi Ingin Persentase Siswa Berprestasi Rendah Turun 15 Persen Tahun 2030

Jokowi Ingin Persentase Siswa Berprestasi Rendah Turun 15 Persen Tahun 2030

News | Jum'at, 03 April 2020 | 19:50 WIB

Dinkes DKI: Warga Diharapkan Langsung Mandi Usai Pulang ke Rumah

Dinkes DKI: Warga Diharapkan Langsung Mandi Usai Pulang ke Rumah

News | Jum'at, 03 April 2020 | 18:37 WIB

Jangan Khawatir, Ini Panduan Belanja Selama Pandemi Covid-19

Jangan Khawatir, Ini Panduan Belanja Selama Pandemi Covid-19

Video | Sabtu, 04 April 2020 | 07:00 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Jokowi Tiadakan Salat Jumat di Masjid?

CEK FAKTA: Benarkah Jokowi Tiadakan Salat Jumat di Masjid?

News | Jum'at, 03 April 2020 | 17:26 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×