Wacana Koruptor Dibebaskan karena Corona, Yasonna Laoly 'Dicolek' Najwa

Dany Garjito | Rifan Aditya | Suara.com

Sabtu, 04 April 2020 | 16:19 WIB
Wacana Koruptor Dibebaskan karena Corona, Yasonna Laoly 'Dicolek' Najwa
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly di Kantor Kemenkumham, Jakarta, Rabu (22/1/2020). [Antara/Indrianto Eko Suwarso]

Suara.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mempertimbangkan untuk turut membawa serta narapida narkotika dan tindak pidana korupsi dalam rombongan narapidana yang dibebaskan akibat pandemi virus corona Covid-19.

Kebijakan ini dianggap presenter Najwa Shihab sebagai hal yang terlalu mengada-ada. Sehingga banyak pihak yang curiga dengan kebijakan tersebut.

Maka dari itu, dalam video yang diunggah ke YouTube, Jumat (3/4/2020), Najwa Shihab meminta Yasonna untuk menjelaskan secara gamblang napi koruptor mana yang akan dibebaskan karena corona.

"Jadi Pak Menteri yang terhormat, supaya kita tidak curiga macam-macam, coba dibuka dulu ke publik, narapidana kasus korupsi apa dan di mana yang menempati sel berdesak-desakan seperti napi umum pencuri ayam yang bahkan tidurnya harus bergantian?" ucap Najwa Shihab.

Ia juga menyindir Yasonna untuk mengecek keberadaan Setya Novanto, koruptor kasus korupsi e-KTP.

Najwa Shihab ditemui di sela-sela jumpa pers kembalinya program talkshow Mata Najwa, di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (8/1/2018) [suara.com/Ismail].
Najwa Shihab ditemui di sela-sela jumpa pers kembalinya program talkshow Mata Najwa, di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (8/1/2018) [suara.com/Ismail].

"Oh ya, sekalian kalau memang mau cek lapas koruptor, titip cek lagi sel Papa Setya Novanto dan kawan-kawannya di Sukamiskin, masih di sel lagi nonton Netlifx, atau lagi plesiran makan di warung Padang ya?" kata Najwa.

Meskipun begitu, Najwa mengakui kebijakan membebaskan tahanan di tengah wabah corona juga dilakukan negara-negara lain.

Pertimbangan kesehatan para tahanan dan kondisi penjara di Indonesia yang kelebihan kapasitas juga bisa dimaklumi.

"Tapi alasan ini menjadi mengada-ada ketika kita bicara soal napi koruptor. Sel napi koruptor berbeda dengan tahanan lain," ucap Najwa Shihab.

Najwa Shihab kemudian memperlihatkan kembali videonya ketika sidak ke Lapas Sukamiskin. Kondisi sel napi koruptor di sana tampak eksklusif.

"Satu napi satu kamar. Lengkap dengan fasilitas pula. Alih-alih berdesak-desakan dengan napi lain sehingga bisa tertular (virus) corona, para koruptor di Sukamiskin bahkan bisa mandi air panas dengan water heater di kamar mandi pribadi dan olahraga dengan alat khusus di dalam sel eksklusif mereka," kata Najwa menjelaskan.

Menurut Najwa, kondisi ini bukan hanya terjadi di Lapas Sukamiskin. Sel napi koruptor di Lapas Tanjung Gusta Sumatera Utara juga memiliki fasilitas eksklusif.

Ia kemudian mengungkapkan fakta bahwa jumlah napi koruptor di Indonesia terbilang kecil.

"Dari hampir 250 ribu napi di seluruh negeri, yang napi korupsi jumlahnya sekitar 4500-an. Berarti, sekitar 1,8 persen dari total napi," ungkapnya.

Ia menambahkan, "Jadi, pembebasan napi koruptor dengan tujuan menghambat penyebaran COVID-19 di Lapas menjadi tidak relevan, karena angkanya sangat kecil dibanding napi kejahatan lain".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagi, IDI Laporkan 3 Dokter Meninggal Dunia karena Virus Corona

Lagi, IDI Laporkan 3 Dokter Meninggal Dunia karena Virus Corona

News | Sabtu, 04 April 2020 | 15:23 WIB

Menikah di Tengah Wabah Corona Pengantin dan Tamu Pakai Masker

Menikah di Tengah Wabah Corona Pengantin dan Tamu Pakai Masker

Foto | Sabtu, 04 April 2020 | 15:20 WIB

Cegah Corona, Mini Market Pasang Pembatas Plastik

Cegah Corona, Mini Market Pasang Pembatas Plastik

Foto | Sabtu, 04 April 2020 | 14:52 WIB

Napi Korupsi Bebas karena Corona, Deddy Corbuzier hingga Rossa Bereaksi

Napi Korupsi Bebas karena Corona, Deddy Corbuzier hingga Rossa Bereaksi

Entertainment | Sabtu, 04 April 2020 | 14:43 WIB

Pakai Masker Kain saat Wabah Virus Corona Covid-19, Ini Saran Dokter Kulit!

Pakai Masker Kain saat Wabah Virus Corona Covid-19, Ini Saran Dokter Kulit!

Health | Sabtu, 04 April 2020 | 15:06 WIB

Keputusan Jokowi Tidak Melarang Mudik di Tengah Corona Disorot Media Asing

Keputusan Jokowi Tidak Melarang Mudik di Tengah Corona Disorot Media Asing

News | Sabtu, 04 April 2020 | 14:43 WIB

Terkini

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:45 WIB

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:34 WIB

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:52 WIB

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:51 WIB

Dukung Asta Cita Prabowo Subianto, Kodim 0623 Cilegon Ajak Pelajar Melek Ketahanan Pangan

Dukung Asta Cita Prabowo Subianto, Kodim 0623 Cilegon Ajak Pelajar Melek Ketahanan Pangan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:50 WIB

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:42 WIB

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:40 WIB