Peningkatan Pemudik, Tercatat 4.599 Perantau Asal Solok Mudik Saat Corona

Chandra Iswinarno

Kamis, 09 April 2020 | 02:35 WIB
Peningkatan Pemudik, Tercatat 4.599 Perantau Asal Solok Mudik Saat Corona
Bupati Solok H. Gusmal meminta perantau yang pulang kampung. [Istimewa/Klik Positif]

Suara.com - Peningkatan jumlah perantau yang mudik atau pulang kampung selama wabah Virus Corona atau Covid-19 dirasakan di Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar).

Dari data yang dirilis Kepala Bagian Kerjasama Daerah pada Rabu (8/4/2020) sekira pukul 16.00 WIB, sebanyak 4.599 orang perantau tercatat kembali ke kampung halamannya di berbagai wilayah yang ada di wilayah tersebut.

Berdasar total tersebut, jumlah perantau tertinggi yang mudik berasal dari Kecamatan Kubung dengan jumlah sebanyak 876 orang. Dari jumlah itu tersebar di delapan Nagari yang ada di kecamatan tersebut.

Kemudian disusul oleh Kecamatan X Koto Diateh dengan jumlah perantau pulang kampung sebanyak 516, semuanya berasal dari sembilan nagari yang ada di daerah itu.

Kemudian di Kecamatan Gunung Talang, tercatat sebanyak 479 orang perantau pulang kampung. Kecamatan X Koto Singkarak sebanyak 459 orang, Pantai Cermin 421 orang, Lembang Jaya 410 orang, Junjung Sirih 383 orang, Lembah Gumanti 329 orang, Kecamatan Bukit Sundi 230 orang, Hiliran Gumanti 218 orang.

"Dari Kecamatan Payung Sekaki sebanyak 125 Orang, kemudian Danau Kembar 62 orang, IX Koto Sungai Lasi 51 orang dan Kecamatan Tigo Lurah 40 orang," kata Kabag Kerjasama Daerah Devi Pribadi seperti dilansir Klikpositif.com-jaringan Suara.com pada Rabu (8/4/2020).

Persoalan banyaknya perantau yang pulang kampung, dikatakan, langkah yang bisa dilakukan saat ini hanya memantau kondisi kesehatan setiap perantau yang pulang.

"Melalui petugas yang ada, kita sudah lakukan pendataan dan koordinasi dengan aparatur di nagari serta puskesmas untuk memantau kondisi kesehatan perantau yang pulang kampung," terangnya.

Jika nanti ada perantau yang terindikasi mengalami gejala Corona, harus dilakukan penanganan secara medis di RSUD Arosuka.

baca juga

"Bagi yang tidak ada gejala, kita minta untuk mengisolasi diri di rumah masing-masing selama 14 hari sejak pulang ke kampung dengan membatasi interaksi, terutama di keramaian," imbaunya.

Untuk diketahui, per 8 April 2020, jumlah PDP di Kabupaten Solok sebanyak satu orang yang berasal dari Nagari Surian dan saat ini masih dirawat di RSUD Arosuka. Sementara itu, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 100 orang.

"Untuk PDP yang satu orang itu, anak kecil yang sedang dirawat di RSUD Arosuka, memang dalam catatannya ada anggota keluarganya yang pulang dari rantau, tapi kita berharap tidak COVID-19," kata Sekda Kabupaten Solok Aswirman.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dilarang karena Corona! Mudik Boncengan Naik Motor Bakal Dicegat Polisi

Dilarang karena Corona! Mudik Boncengan Naik Motor Bakal Dicegat Polisi

News | Selasa, 07 April 2020 | 17:16 WIB

Dilarang Mudik, PNS Juga Diminta Tak Ikut Sebar Hoaks Virus Corona

Dilarang Mudik, PNS Juga Diminta Tak Ikut Sebar Hoaks Virus Corona

News | Selasa, 07 April 2020 | 14:13 WIB

Ahli Matematika UNS: Mudik Jadi Pemicu, Ledakan Pandemi Corona Awal Mei

Ahli Matematika UNS: Mudik Jadi Pemicu, Ledakan Pandemi Corona Awal Mei

Jawa Tengah | Selasa, 07 April 2020 | 10:53 WIB

Pemerintah Tak Tegas, Pakar UGM Desak Ada Larangan Mudik Lebaran

Pemerintah Tak Tegas, Pakar UGM Desak Ada Larangan Mudik Lebaran

Jogja | Senin, 06 April 2020 | 18:30 WIB

Mudik Berisiko Tularkan Corona, Yurianto: Kuatkan Diri Agar Tak Bepergian

Mudik Berisiko Tularkan Corona, Yurianto: Kuatkan Diri Agar Tak Bepergian

News | Senin, 06 April 2020 | 17:08 WIB

Pemerintah Klaim 56 Persen Masyarakat Tahu Bahaya Corona dan Tidak Mudik

Pemerintah Klaim 56 Persen Masyarakat Tahu Bahaya Corona dan Tidak Mudik

News | Senin, 06 April 2020 | 13:14 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×