Murid Ngeluh Dapat Tugas Banyak dari Guru, Nadiem: Mereka Sedang Adaptasi

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Kamis, 09 April 2020 | 21:53 WIB
Murid Ngeluh Dapat Tugas Banyak dari Guru, Nadiem: Mereka Sedang Adaptasi
Mendikbud Nadiem Makarim. (YouTube)

Suara.com - Sejumlah keluhan dari orang tua serta murid disampaikan ketika para gurunya memberikan tugas yang lebih berat saat menjalani belajar dari rumah. Belajar dari rumah kekinian tengah diterapkan pemerintah Indonesia di tengah pandemi virus corona atau covid-19.

Terkait itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim memberikan masukan bagi orang tua serta guru. Keinginan belajar secara menyenangkan dinilai belum bisa diterapkan di dunia pendidikan tanah air.

Nadiem mengakui hal tersebut menjadi isu terbesar di mana pihak tenaga pengajar belum bisa mengimplementasikan pembelajaran dan menjalankan kurikulum yang menyenangkan. Bukan hanya disaat adanya pandemi virus Corona (Covid-19) saja, tetapi di dalam perjalanan dunia pendidikan Indonesia.

"Ini bukan cuma masalah online learning, ini masalah untuk online dan offline learning. Masalah ini bukan spesifik karena Covid-19," kata Nadiem saat melangsungkan video konferensi bersama wartawan, Kamis (9/4/2020).

Dengan begitu, Nadiem menuturkan bahwa keinginan terwujudnya belajar yang menyenangkan mulai akan dicoba tahun depan di mana para murid akan ditanya terkait hal-hal menyenangkan yang bisa dilakukan saat belajar di sekolah.

Berbicara soal belajar dari rumah yang tengah dijalankan oleh para guru ataupun murid, Nadiem tidak memungkiri akan terlihat rumit. Namun, ia memberikan catatan bahwa esensi merdeka belajar bukan berarti tenaga pendidik hanya 'merdeka' memberikan tugas kepada murid.

Enggan menyalahkan, Nadiem menganggap para guru saat ini tengah menjalani masa transisi di mana yang biasanya mengajar di dalam kelas, kini harus berkutat pada teknologi.

"Memang bener kita sudah beri imbauan yang keras untuk membimbing juga jangan cuma diberikan beban pekerjaan yang banyak. Tapi kita juga harus memberikan guru waktu untuk beradaptasi terhadap proses ini," ungkapnya.

"Kita juga harus fair untuk memberikan guru-guru masa waktu adaptasi di masa sulit saat ini," sambungnya.

Dalam praktiknya, Nadiem selalu melakukan monitoring terhadap proses belajar dari rumah yang dilakukan guru dan murid. Namun dirinya mengungkapkan kalau pihaknya tidak bisa menuntut pihak guru terlalu keras karena masing-masing guru menggunakan beragam cara untuk mengajarkan muridnya. Ada yang hanya melalui aplikasi pesan instan WhatsApp, menggunakan Google Class Room, ada yang hanya menggunakan email.

"Jadi kita tidak mau banyak intervensi dalam masa pembelajaran ini," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger Pesan Berantai Akan Ada Angin Pembawa Penyakit, BMKG: Itu Tidak Benar

Geger Pesan Berantai Akan Ada Angin Pembawa Penyakit, BMKG: Itu Tidak Benar

Banten | Kamis, 09 April 2020 | 21:50 WIB

Gaya Nyentrik Jubir Covid-19 Achmad Yurianto Pakai Masker Kain

Gaya Nyentrik Jubir Covid-19 Achmad Yurianto Pakai Masker Kain

Video | Kamis, 09 April 2020 | 21:36 WIB

Seorang Pelajar SMP di Batam Positif Terinfeksi Corona

Seorang Pelajar SMP di Batam Positif Terinfeksi Corona

News | Kamis, 09 April 2020 | 21:31 WIB

Anies Akan Proses Hukum Warga yang Tak Bisa Diingatkan saat PSBB

Anies Akan Proses Hukum Warga yang Tak Bisa Diingatkan saat PSBB

News | Kamis, 09 April 2020 | 21:15 WIB

Gara-gara Wabah Corona, Kondisi Perbankan Mulai Tak Normal

Gara-gara Wabah Corona, Kondisi Perbankan Mulai Tak Normal

Bisnis | Kamis, 09 April 2020 | 21:10 WIB

Perawat RSUP Kariadi Gugur Lawan Corona, Dimakamkan Dekat Pusara Sang Ayah

Perawat RSUP Kariadi Gugur Lawan Corona, Dimakamkan Dekat Pusara Sang Ayah

Jawa Tengah | Kamis, 09 April 2020 | 21:06 WIB

Terkini

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB