Geger Video Penampakan Paus Pembunuh di Perairan Anambas, Peneliti: Anomali

Chandra Iswinarno

Sabtu, 11 April 2020 | 02:10 WIB
Geger Video Penampakan Paus Pembunuh di Perairan Anambas, Peneliti: Anomali
Ilustrasi Paus pembunuh. [Antara]

Suara.com - Video penampakan paus pembunuh di Perairan Anambas Kepulauan Riau menarik perhatian peneliti dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Menurut Peneliti Madya Bidang Oseanografi Terapan Laboratorium Data Laut dan Pesisir, Pusat Riset Kelautan, Badan Riset dan SDM KKP Widodo Pranowo penampakan paus pembunuh tersebut menunjukan adanya anomali.

“Orca kan jarang, biasanya di samudera selatan hingga subtropis. Di Indonesia ada beberapa kali muncul tapi tidak rutin setiap tahun atau musiman,” kata Widodo seperti dilansir Antara di Jakarta, Jumat (10/4/2020).

Kemunculan paus pembunuh atau Orcinus orca di sekitar Anambas yang dibagikan akun Instagram Bawah Reserve pada Sabtu (4/4/2020) lalu disebut berasal dari rekaman yang diabadikan nelayan setempat. Dalam video tersebut terlihat empat orca yang kebetulan berada di perairan Letung sehari sebelumnya.

Secara teoritik, Widodo mengatakan orca yang hidup di perairan laut tropis suka dengan suhu air laut berkisar 27 hingga 32 derajat Celsius dan bersalinasi (kadar garam) berkisar 35 hingga 39 practical salinity unit (PSU).

Kisaran suhu laut di Perairan Laut Kepulauan Anambas pada 01 hingga 06 April2020 berkisar 29,5 hingga 30,5 derajat Celsius, sehingga sesuai dengan teori tersebut. Hal yang menarik, menurut Widodo adalah pada parameter salinitas yang masih di bawah kisaran teoritik, yakni 33,5 hingga 33,75 PSU.

Migrasi orca, secara teori, tidak mengikuti pola musim. Pola migrasinya adalah lebih mengikuti atau memburu ikan atau mamalia kecil lain yang menjadi mangsanya.

Asumsinya, ikan-ikan yang menjadi mangsanya adalah dalam jumlah yang cukup banyak, karena biasanya orca akan migrasi dalam bentuk gerombolan. Tentunya gerombolan ikan-ikan yang dimangsa pun memerlukan daya dukung hidup yang melimpah pula, dalam hal ini plankton.

Plankton melimpah tentunya dikarenakan kondisi perairan yang subur, yang secara teoritik, diindikasikan oleh kandungan klorofil terlarut 25 hingga 200 miligram per meter kubik per hari.

baca juga

Kandungan klorofil tersebut apabila dihitung secara sesaat maka konsentrasinya, menurut Widodo, sekitar 1 hingga 16 miligram klorofil terlarut di dalam 1 meter kubik air laut.

Namun, ia mengatakan di Perairan Laut Kepulauan Anambas, konsentrasi sesaat klorofil sepanjang 01 hingga 06 April 2020 diestimasi hanya sekitar 0,2 hingga 0,4 miligram per meter kubik. Hal ini menunjukkan bahwa konsentrasi klorofil secara realita di peraitan tersebut maksimum hanya menyediakan 20 persen dari teori yang ada.

Penampakan paus pembunuh yang sebenarnya merupakan spesies lumba-lumba tersebut pernah terjadi di Teluk Tomini pada Februari dan Maret 2017, lalu Mei 2018 di Gorontalo. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertama dalam 20 Tahun, Peneliti Temukan Paus Pembunuh Mati Terdampar

Pertama dalam 20 Tahun, Peneliti Temukan Paus Pembunuh Mati Terdampar

Tekno | Rabu, 29 Januari 2020 | 08:16 WIB

4 Hari Terobang-ambing di Perairan Anambas, KM Star 58 Akhirnya Ditemukan

4 Hari Terobang-ambing di Perairan Anambas, KM Star 58 Akhirnya Ditemukan

News | Sabtu, 22 Desember 2018 | 10:00 WIB

Selamatkan Ikan Hiu Paus

Selamatkan Ikan Hiu Paus

Foto | Jum'at, 27 Mei 2016 | 18:32 WIB

Langka, Pertarungan Hidup Mati Paus Pembunuh vs Hiu

Langka, Pertarungan Hidup Mati Paus Pembunuh vs Hiu

Video | Senin, 29 September 2014 | 15:12 WIB

Terkini

PBSI Apresiasi Festival SenengMinton 2026, Gali Potensi Bulu Tangkis Sejak Usia Dini

PBSI Apresiasi Festival SenengMinton 2026, Gali Potensi Bulu Tangkis Sejak Usia Dini

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 20:05 WIB

Intip Spek Huawei Mate 90 RS Ultimate: Kamera Periskop 200 MP dan Zoom Optik 12x Jadi Sorotan

Intip Spek Huawei Mate 90 RS Ultimate: Kamera Periskop 200 MP dan Zoom Optik 12x Jadi Sorotan

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 20:05 WIB

Saan Mustopa: Reforma Agraria Bukan Cuma Soal Konflik, Petani Jadi Prioritas

Saan Mustopa: Reforma Agraria Bukan Cuma Soal Konflik, Petani Jadi Prioritas

News | Kamis, 24 September 2026 | 20:04 WIB

KPK Geledah Kanwil BPN Jatim: Periksa Honda Jazz hingga Angkut Tas Hitam Misterius Terkait Suap HGB

KPK Geledah Kanwil BPN Jatim: Periksa Honda Jazz hingga Angkut Tas Hitam Misterius Terkait Suap HGB

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 20:02 WIB

Wishlist Steam Menumpuk? Ini 5 Cara Menyiasati Musim Diskon Besar

Wishlist Steam Menumpuk? Ini 5 Cara Menyiasati Musim Diskon Besar

Jogja | Kamis, 24 September 2026 | 19:58 WIB

Market Share Tergerus Mobil China, Daihatsu Perkuat Fokus ke Pasar Mobil di Luar Jawa

Market Share Tergerus Mobil China, Daihatsu Perkuat Fokus ke Pasar Mobil di Luar Jawa

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 19:57 WIB

Ada Kaesang dan Jokowi, PSI Pede Hadapi Kenaikan Ambang Batas Parlemen

Ada Kaesang dan Jokowi, PSI Pede Hadapi Kenaikan Ambang Batas Parlemen

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:56 WIB

Tanpa Penonton Bukan Masalah, Kendal Tornado FC Siap Hadapi Barito Putera

Tanpa Penonton Bukan Masalah, Kendal Tornado FC Siap Hadapi Barito Putera

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 19:53 WIB

Bungkam Cibiran Tanpa Dendam, Ini Wejangan Sejuk Kades Pemilah Sampah di Bekasi kepada Sang Anak

Bungkam Cibiran Tanpa Dendam, Ini Wejangan Sejuk Kades Pemilah Sampah di Bekasi kepada Sang Anak

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:53 WIB

Suahasil Jamin Utang Kopdes Merah Putih Rp 37,7 T Lunas Besok, Dibayar dari APBN

Suahasil Jamin Utang Kopdes Merah Putih Rp 37,7 T Lunas Besok, Dibayar dari APBN

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 19:52 WIB

×