Perampok Wetonan Apes, Gara-gara PSBB Tak Bisa Buang Sial ke Jawa

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Senin, 13 April 2020 | 17:26 WIB
Perampok Wetonan Apes, Gara-gara PSBB Tak Bisa Buang Sial ke Jawa
Kondisi toko emas di Pasar Kemiri Jakarta Barat usai disatroni kawanan perampok. (Foto: Bagaskara Isdiansyah)

Suara.com - Polisi mengungkapkan fakta baru terkait pengungkapan kasus perampokokan toko emas di Pasar Kemiri, Kembangan, Jakarta Barat,

Selain hanya beraksi setiap tanggal enam, komplotan perampok yang percaya tradisi weton Jawa ini selalu melarikan diri ke wilayah Jawa Tengah seusai melakukan aksinya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyampaikan, karena memiliki kepercayaan dengan hitungan weton Jawa, tujuan perampok ini lari ke wilayah Jawa Tengah untuk membuang sial. Mereka, juga meyakini bahwa tidak akan terendus dari kejaran aparat kepolisian.

"Dia juga percaya setiap lakukan kejahatan dia harus berangkat ke Jawa Tengah. Kepercayaan mereka itu, pada saat selesai lakukan kejahatan perampokan ini mereka harus masuk ke Jawa Tengah dulu, kalau masuk ke sana itu mereka angggap buang sial dan tidak akan tertangkap," kata Yusri saat jumpa pers di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (13/4/2020).

Sama halnya setelah merampok toko emas di Pasar Kemiri pada Senin (6/4/2020), para bandit bersenjata api ini juga sempat bersembunyi di Jawa Tengah.

Namun, mereka tak berhasil menuju Jawa Tengah lantaran terkendala adanya pemeriksaan penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB di perbatasan menuju Jawa Tengah.

"Tetapi terakhir yang dilakukan mereka berupaya ke Jawa Tengah, sementara saat itu di perbatasan ada kegaitan PSBB. Sehingga, tidak bisa masuk ke sana," ungkap Yusri.

Sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat berhasil menembak mati tiga dari lima pelaku komplotan perampok wetonan yang menggasak toko emas di Pasar Kemiri, Kembangan, Jakarta Barat.

Terungkapnya kasus ini, ternyata komplotan perampok lintas provinsi ini memiliki tradisi weton dan hanya beraksi setiap tanggal 6.

baca juga

Yusri menuturkan komplotan perampok emas wetonan itu dipimpin oleh T yang kekinian tewas tertembak lantaran melawan aparat saat dilakukan penangkapan di tempat persembunyiannya di wilayah Sawangan, Depok, Jawa Barat. Selain T, dua pelaku lainnya yang juga tewas tertembak, yakni R dan DA.

Sementara, dua pelaku lainnya yang masih hidup yakni AN dan TN yang keduanya juga mengalami luka tembak di bagian kaki.

Yusri lantas mengungkapkan berdasar penyelidikan diketahui komplotan perampok wetonan tersebut pernah melakukan aksi perampokan toko emas eropa di Kemayoran, Jakarta Pusat pada 6 Desember 2019 silam.
Setidaknya, berdasar pengakuan tersangka mereka telah melakukan aksi perampokan toko emas sebanyak empat kali dan selalu dilakukan setiap tanggal enam berdasar kepercayaan wetonan yang dianut pimpinan kelompok tersebut yakni tersangka T.

"T alias D ini kaptennya, dia eksekutor dan pengatur dari segala bentuk kejahatan perampokan kelompook ini. Kenapa wetonan, karena kepercayaan mereka, mereka akan melakukan kejahatan setiap tanggal enam. Ini yang dipelajari teman-teman Reserse Polres Metro Jakarta Barat, dia punya giat seperti apa, seperti kejawen gitu, dia lakukan pasti tanggal enam, Kemayoran juga tanggal enam, beberapa tempat lain juga tanggal enam," ungkap Yusri.

Menurut Yusri, komplotan perampok wetonan tersebut biasa beraksi bersama-sama yakni sebanyak lima orang. Sebelum, menggasak toko emas di Pasar Kemiri komplotan perampok wetonan itu telah lebih dahulu mengamati situasi setempat, sebulan sebelumnya.

"Mereka mulai melihat sitausi pandemi Covid-19 ini situasi sepi, karena banyak perkantoran tutup, dia lihat situasi kosong, sehingga dimanfaatkan untuk merampok (toko emas) di Jakbar, itu keterangan pelaku. Dalam hitungan wetonan juga tanggal enam itu tanggal bagus buat melakukan perampokan, karena itu setiap perampokan itu pasti tanggal enam," ujarnya.

Atas perbuatannya para pelaku pun dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman penjara maksimal 12 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cuma Beraksi Tanggal 6, Perampok Emas Pasar Kemiri Penganut Weton Jawa

Cuma Beraksi Tanggal 6, Perampok Emas Pasar Kemiri Penganut Weton Jawa

News | Senin, 13 April 2020 | 17:04 WIB

Baku Tembak saat Disergap Polisi, 3 Perampok Emas di Pasar Kemiri Tewas

Baku Tembak saat Disergap Polisi, 3 Perampok Emas di Pasar Kemiri Tewas

News | Senin, 13 April 2020 | 11:40 WIB

Sambet Tangan Polisi Pakai Samurai, Madi Tewas Ditembak

Sambet Tangan Polisi Pakai Samurai, Madi Tewas Ditembak

News | Jum'at, 10 April 2020 | 11:15 WIB

Rekannya Dirampok, Pedagang Emas Tetap Buka: Mau Dapat Duit dari Mana?

Rekannya Dirampok, Pedagang Emas Tetap Buka: Mau Dapat Duit dari Mana?

News | Rabu, 08 April 2020 | 17:02 WIB

Toko Emas di Pasar Kemiri Dirampok Siang Bolong, Warga: Takut Didor

Toko Emas di Pasar Kemiri Dirampok Siang Bolong, Warga: Takut Didor

News | Rabu, 08 April 2020 | 16:11 WIB

Warga Beberkan Kronologi Saat Toko Emas di Pasar Kemiri Digasak Perampok

Warga Beberkan Kronologi Saat Toko Emas di Pasar Kemiri Digasak Perampok

News | Rabu, 08 April 2020 | 15:43 WIB

Kondisi Terkini Toko Emas Pasar Kemiri Jakbar Usai Digasak Perampok

Kondisi Terkini Toko Emas Pasar Kemiri Jakbar Usai Digasak Perampok

News | Rabu, 08 April 2020 | 15:25 WIB

Apartemen Pasutri WN Amerika Disatroni Perampok Sadis, Suami Dibacok

Apartemen Pasutri WN Amerika Disatroni Perampok Sadis, Suami Dibacok

News | Rabu, 08 April 2020 | 11:31 WIB

Raja Tega! Joker Cs Rampok Warung, Mbok Jamu hingga Tukang Tahu saat Corona

Raja Tega! Joker Cs Rampok Warung, Mbok Jamu hingga Tukang Tahu saat Corona

News | Jum'at, 03 April 2020 | 16:30 WIB

Disuruh Belajar di Rumah, 2 Pelajar di Medan Malah Nekat Rampok Handphone

Disuruh Belajar di Rumah, 2 Pelajar di Medan Malah Nekat Rampok Handphone

News | Jum'at, 03 April 2020 | 05:59 WIB

Terkini

Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI

Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:01 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Gus Ipul Terharu Lihat Siswa Lebih Sehat dan Pede Menatap Masa Depan

1 Tahun Sekolah Rakyat, Gus Ipul Terharu Lihat Siswa Lebih Sehat dan Pede Menatap Masa Depan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Konspirasi Lintas Batas dan Intrik Politik Dua Negara dalam Film Udta Teer

Konspirasi Lintas Batas dan Intrik Politik Dua Negara dalam Film Udta Teer

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:00 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Catat Dampak Ekonomi Rp5,2 Triliun

MotoGP Mandalika 2026 Catat Dampak Ekonomi Rp5,2 Triliun

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Mahasiswa UHAMKA Dihadang Polisi saat Long March ke Bundaran HI, TransJakarta Ikut Tertahan

Mahasiswa UHAMKA Dihadang Polisi saat Long March ke Bundaran HI, TransJakarta Ikut Tertahan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:59 WIB

Sahroni Ungkap Progres RUU Perampasan Aset: Masih RDPU, Awal November Bahas Substansi

Sahroni Ungkap Progres RUU Perampasan Aset: Masih RDPU, Awal November Bahas Substansi

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Dashboard ACS Pelindo Buka Akses Pemantauan Transparansi Dana Pelabuhan

Dashboard ACS Pelindo Buka Akses Pemantauan Transparansi Dana Pelabuhan

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Prabowo Sebut Lula Sahabat Seperjuangan Usai Menang Pilpres Brasil

Prabowo Sebut Lula Sahabat Seperjuangan Usai Menang Pilpres Brasil

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi

Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi

Bali | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Peringatan 1 Tahun Program Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Negara Hadir Memutus Rantai Kemiskinan

Peringatan 1 Tahun Program Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Negara Hadir Memutus Rantai Kemiskinan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:54 WIB

×