Gila! Komplotan Jambret Kuras Harta Korban yang Terkapar di Rumah Sakit

Iwan Supriyatna

Kamis, 16 April 2020 | 15:24 WIB
Gila! Komplotan Jambret Kuras Harta Korban yang Terkapar di Rumah Sakit
Ilustrasi penjambret. (Shutterstock)

Suara.com - Meski lolos dari aksi penjambretan, namun sepeda motor dan isi tas Dina (35) dibawa kabur oleh seorang pria yang mengaku polisi.

Tak hanya itu, korban yang merupakan seorang ibu rumah tangga (IRT) ini juga mengalami luka-luka akibat terjatuh dari sepeda motornya.

Mulanya, peristiwa ini terjadi pada Rabu (15/4/2020) sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu ia baru saja mengantar anaknya ke rumah neneknya di Jalan Brigjen Katamso, Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun.

“Saya baru pulang antar anak saya ke mertua. Nangis minta diantar ke papanya, katanya rindu sama nenek dan papanya,” katanya, Kamis (16/4/2020).

Usai mengantar anaknya, ia pun hendak pulang ke rumahnya di Jalan Karya Jaya, Medan Johor.

Saat di Jalan AH Nasution (Underpass Titikuning), dirinya dipepet dua orang yang mengendarai sepeda motor. Pelaku pun menarik tas yang dipakai korban.

“Ditarik tas saya. Karena tak bisa lepas-lepas mereka geram, saya yang dibantingnya. Setelah itu saya jatuh dan tak ingat lagi. Seperti dipukulin,” ujarnya.

Ia baru tersadar saat berada di ruang UGD Rumah Sakit Mitra Sejati. Ia tidak tahu siapa yang membawa dirinya.

“Begitu kejadian, tak sadar, pingsan. Mereka (sempat) pukul, seret saya, sampai saya tak sadar. Tiba-tiba sadar di CT Scan di (RS) Mitra Sejati,” ungkapnya.

baca juga

Dalam kondisi setengah sadar, diakui Dina saat itu ada 1 laki-laki yang membawanya ke rumah sakit dan mengaku sebagai anggota polisi.

Orang itu kemudian membawa tas dan sepeda motor miliknya, karena belum ada saudaranya yang tiba di rumah sakit.

Saat proses pemindahan dirinya dari ruang UGD ke kamar, pria yang mengaku polisi itu mengaku akan mengusut serta membantunya. Selain itu, laki-laki itu juga sempat memberikan kain sarung baru yang kebetulan dibawanya.

“Seperti dihipnotis. Dia ambil kerabu dari tas saya, saya nampak, saya diam. Dia pergi pamit bawa kunci sepeda motor beli makanan saya diam juga,” katanya.

Ia dan kerabatnya pun mulai menangis saat pria yang mengaku polisi itu tak kunjung tiba. Dia mengaku kehilangan sepasang kerabu (anting-anting) sebesar 5-6 gram, uang tunai Rp 200.000-an, STNK sepeda motor, dan sepeda motornya.

“Kita lihat CCTV rumah sakit, dia juga yang bawa. Kita nangis-nangis karena sudah dimodusin. Jago kali lah dia. Mudah-mudahan cepat ditangkap, dihukum dan saya dapat hak saya. Soalnya nyawa kan taruhannya,” jelasnya.

Ia curiga bahwa antara pelaku yang menarik tasnya, pria yang mengaku polisi dan pengamen yang ikut ke rumah sakit adalah satu komplotan.

“Saya berkeras ini komplotan. Si begal itu dan yang satu nyamar jadi polisi sama pengamen itu. Karena mungkin kereta belum diambil sama mereka, belum ada hasil keburu masyarakat datang,” katanya.

Saat ini korban masih dirawat di Rumah Sakit Mitra Sejati di Jalan AH Nasution, tak jauh dari lokasi kejadian. Dina yang babak belur, mengalami luka lecet dan lebam dari kaki hingga wajah.

Kapolsek Deli Tua, AKP Zulkifli Harahap ketika dikonfirmasi belum memberikan respon.

Berita ini sebelumnya dimuat Kabarmedan.com jaringan Suara.com dengan judul "Selamat dari Jambret, IRT di Medan Malah Ditipu Pria Mengaku Polisi"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Jambret, Pria Paruh Baya Babak Belur Dihajar Massa di Gondomanan

Diduga Jambret, Pria Paruh Baya Babak Belur Dihajar Massa di Gondomanan

Jogja | Kamis, 16 April 2020 | 14:30 WIB

Waduh! Anggota DPRD Sumut Kena Jambret, Duit Rp 8 Juta Raib

Waduh! Anggota DPRD Sumut Kena Jambret, Duit Rp 8 Juta Raib

News | Kamis, 16 April 2020 | 07:40 WIB

'Cium' Pantat Truk saat Sedang Diam, Penjambret Cewek ABG Koit

'Cium' Pantat Truk saat Sedang Diam, Penjambret Cewek ABG Koit

News | Jum'at, 03 April 2020 | 14:13 WIB

Terkini

Rupiah Masih Lemas Lawan Dolar AS, Ditutup di level Rp17.884

Rupiah Masih Lemas Lawan Dolar AS, Ditutup di level Rp17.884

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 16:06 WIB

Arti Weton Lebu Katiyup Angin dan Cara Menetralisirnya Menurut Primbon Jawa

Arti Weton Lebu Katiyup Angin dan Cara Menetralisirnya Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 16:05 WIB

Ada Apa dengan Seleksi Dirut MMP Kaltim? Batas Usia Calon Dipertanyakan

Ada Apa dengan Seleksi Dirut MMP Kaltim? Batas Usia Calon Dipertanyakan

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:03 WIB

Kongres PSSI Jateng Memanas! 8 Anggota Komite Pemilihan dan Banding Mundur Jelang Hari H

Kongres PSSI Jateng Memanas! 8 Anggota Komite Pemilihan dan Banding Mundur Jelang Hari H

Jawa Tengah | Selasa, 22 September 2026 | 16:01 WIB

Promo J.CO, Makan Sepuasnya Dapat Diskon 50% dari BRI

Promo J.CO, Makan Sepuasnya Dapat Diskon 50% dari BRI

Bri | Selasa, 22 September 2026 | 16:00 WIB

Mengenal Buku Selasa Bersama Morrie, Obrolan tentang Arti Kehidupan

Mengenal Buku Selasa Bersama Morrie, Obrolan tentang Arti Kehidupan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 16:00 WIB

Fenomena 'No Viral, No Justice' dalam Kasus Rumah Ibadah: Alarm Bahaya bagi Demokrasi

Fenomena 'No Viral, No Justice' dalam Kasus Rumah Ibadah: Alarm Bahaya bagi Demokrasi

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 15:58 WIB

Usai Rumah Jabatan dan Kantornya Digeledah, Bupati Gowa Diperiksa Kortas Tipidkor

Usai Rumah Jabatan dan Kantornya Digeledah, Bupati Gowa Diperiksa Kortas Tipidkor

News | Selasa, 22 September 2026 | 15:57 WIB

5 Perbedaan Tirtir Red Cushion vs Skintific Cover All, Cek Finish hingga Kandungan

5 Perbedaan Tirtir Red Cushion vs Skintific Cover All, Cek Finish hingga Kandungan

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 15:54 WIB

11 Bangunan Lama Diratakan dengan Tanah, Wajah Stasiun Lempuyangan Mulai Diubah

11 Bangunan Lama Diratakan dengan Tanah, Wajah Stasiun Lempuyangan Mulai Diubah

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 15:51 WIB

×