Seorang Kakek 68 Tahun 3 Kali Terinfeksi Corona, 3 kali Sembuh

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 19 April 2020 | 15:24 WIB
Seorang Kakek 68 Tahun 3 Kali Terinfeksi Corona, 3 kali Sembuh
Seorang staf medis dengan pakaian pelindung terlihat di depan seorang pasien dengan penyakit virus Corona Covid-19 di dalam sebuah unit perawatan intensif (ICU) di rumah sakit San Raffaele, Milan, Italia, Jumat (27/3/2020). [Antara/Reuters/Flavio Loscalzo]

Suara.com - Kakek berusia 68 tahun 3 kali terinfeksi virus corona. Namun 3 kali juga sembuh dari virus mematikan asal Cina itu.

Saat terinfeksi pertama kali, si kakek meregang nyawa karena gagal jantung. Tapi di kakek selamat.

Dia pulih dan dinyatakan negatif dari infeksi virus tersebut.

Sekitar satu pekan kemudian, dia kembali tes corona. Hasilnya, dia positif dan dilarikan kembali ke rumah sakit. Tapi 7 hari kemudian si kakek sembuh lagi setelah sepekan dirawat di rumah sakit.

Pria yang tidak disebutkan namanya ini dilaporkan dalam sebuah studi di Cina beberapa waktu lalu adalah pasien pertama yang didiagnosis covid-19 dalam tiga waktu terpisah.

Tetapi, ada banyak pasien yang juga pernah kembali terinfeksi setelah dinyatakan sembuh. Dilansir Sunday Morning Herald, hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa risiko terinfeksi COVID-19 kembali bisa menjadi lebih berbahaya.

Pertanyaan lebih besar adalah mengenai arti pengembangan vaksin yang dilakukan saat ini, jika orang yang pernah terinfeksi tidak mendapatkan kekebalan yang kuat dan tahan lama. Secara umum, ketika sistem kekebalan tubuh kita menangkap dan membunuh virus, serta menyimpan catatan seperti sidik jari pada basis data kepolisian.

Begitu virus itu muncul lagi, sistem kekebalan mengenalinya dan dengan cepat membunuhnya. Setidaknya, ada empat virus corona yang terjadi pada manusia yang dikenal dengan gejala seperti flu. Ketika ditemukan, sistem kekebalan tubuh kita menangkap dan membunuhnya dan kita mengembangkan kekebalan.

Tetapi karena alasan yang belum dapat dipecahkan para ilmuwan, kekebalan terhadap virus corona jenis baru memudar seiring waktu. Setelah beberapa tahun, kekebalan ini menghilang. SARS dan MERS adalah di antara virus corona yang dapat dengan mudah membunuh manusia.

baca juga

Namun, beruntung kekebalan yang kuat juga tercipta pada orang-orang yang sembuh dari dua penyakit dari virus corona ini. Studi menunjukkan bahwa kekebalan bertahan selama beberapa tahun, lebih lama dari virus corona jenis baru. Tetapi, tetap tampaknya memudar dari waktu ke waktu.

"Kami tahu itu mendorong respons kekebalan," kata Claire Gordon, seorang peneliti penyakit menular di University of Melbourne.

Menurut Godon, para ilmuwan telah mampu mendeteksi antibodi.

Para ilmuwan juga mengatakan bahwa mungkin berarti orang yang jatuh sakit menikmati masa kekebalan, sama seperti virus serupa lainnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasihan, Ditengah Wabah Corona Puluhan Rumah di Taman Sari Terbakar

Kasihan, Ditengah Wabah Corona Puluhan Rumah di Taman Sari Terbakar

Foto | Minggu, 19 April 2020 | 15:10 WIB

Yang Lain 'Tiarap', 4 Bisnis Ini Malah Moncer saat Pandemi Virus Corona

Yang Lain 'Tiarap', 4 Bisnis Ini Malah Moncer saat Pandemi Virus Corona

Bisnis | Minggu, 19 April 2020 | 15:07 WIB

Alhamdulillah Corona di China Terus Menurun, Sehari 16 Orang Terinfeksi

Alhamdulillah Corona di China Terus Menurun, Sehari 16 Orang Terinfeksi

News | Minggu, 19 April 2020 | 15:02 WIB

Terkini

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:10 WIB

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:35 WIB

Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar

Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:14 WIB

Ibarat Sapu Lidi, Prabowo Sebut Koperasi Alat Orang Miskin Bersatu Jadi Kuat

Ibarat Sapu Lidi, Prabowo Sebut Koperasi Alat Orang Miskin Bersatu Jadi Kuat

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:09 WIB

Prabowo Blak-blakan: Semua Partai Banyak Patriot, Banyak Juga Bajingannya

Prabowo Blak-blakan: Semua Partai Banyak Patriot, Banyak Juga Bajingannya

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:55 WIB

×