Alasan Menteri Luhut Tetap Operasikan KRL saat PSBB

Dany Garjito, Farah Nabilla

Minggu, 19 April 2020 | 22:24 WIB
Alasan Menteri Luhut Tetap Operasikan KRL saat PSBB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Istana Kepresidenan, Kamis (22/11/2018). (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Menteri Perhubungan Ad Interim Luhut Binsar Pandjaitan menuliskan alasannya mengapa ia menolak permohonan para Pemda untu menghentikan sementara operasional Kereta Rel Listrik (KRL) di tengah wabah corona.

Melalui keterangan tertulisnya melalui akun Facebook terverifikasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi ini mempertimbangkan kegiatan usaha warga yang bergantung pada operasional KRL sehari-harinya.

"Seperti yang kita semua tahu bahwa masih ada 8 sektor usaha yang diizinkan beroperasi selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti yang bergerak di bidang kesehatan hingga pangan, sehingga masih membutuhkan moda transportasi massal seperti KRL untuk berangkat ke tempat kerja mereka," bunyi potongan keterangan Luhut Pandjaitan, Minggu (19/4/2020).

Ia pun menuliskan kisah seorang ibu yang setiap hari mencari nafkah menggunakan KRL. Luhut yang kemudian mengenang kedua orangtuanya yang berjuang mencari nafkah membayangkan jika ibu tersebut lalu kehilangan pekerjaan jika KRL tak beroperasi ketika PSBB.

Menteri Luhut juga mengaku menerima laporan bahwa selain para pekerja harian, tak jarang para petugas medis di sekitar Jabodetabek yang juga bergantung pada KRL sebagai moda transportasi.

Alasan Menteri Luhut tetap operasikan KRL Jabodetabek. (Facebook/Luhut Binsar Pandjaitan)
Alasan Menteri Luhut tetap operasikan KRL Jabodetabek. (Facebook/Luhut Binsar Pandjaitan)

"Jika KRL Commuter Line Jabodetabek tidak beroperasi, maka dirinya akan semakin sulit menjangkau tempat kerjanya," imbuh Luhut.

Ia juga menyampaikan bahwa dalam kabinet Presiden Joko Widodo, para menteri diingatkan agar tidak membuat keputusan yang terburu-buru.

"Hal inilah yang kemudian menjadi dasar pertimbangan saya untuk tidak terburu-buru mengambil tindakan. Karena sebuah kebijakan harus dipikirkan secara matang dengan mempertimbangkan sisi positif dan negatifnya," tulis Luhut sambil menyebutkan kepentingan rakyat datas segala keputusan pemerintah.

Menteri Luhut menambahkan, "Atas dasar segala pertimbangan itulah kemudian operasional KRL Commuter Line Jabodetabek tetap berjalan seperti sedia kala dengan pembatasan waktu dan pengendalian penumpang, setidaknya sampai Bantuan Sosial (Bansos) dari pemerintah sudah diterima masyarakat."

baca juga

Sebelumnya, sejumpah Kepala Daerah di Jabodetabek mengajukan pengehentian sementara Kereta Rel Listrik guna menekan penyebaran angka covid-19 yang berpotensi tinggi ditularkan melalui kereta ini. Namun permohonan ini ditolak oleh Menteri Luhut Pandjaitan.

Luhut Tak Setuju Penghentian KRL, Ini Reaksi Wagub Riza Patria

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria hanya bisa pasrah setelah permintaan untuk menghentikan operasi Kereta Rel Listrik (KRL) di tengah pandemi COVID-19 saat ini ditolak Plt Menteri Perhubungan, Luhut Binsar Pandjaitan.

Diakui Riza Patria, keputusan untuk mengabulkan wacana itu memang bukan wewenang dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Riza menjelaskan, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sejatinya sudah melayangkan permintaan tersebut bersama kepala daerah penyangga DKI lainnya.

"Tujuan kami meminta pemberhentian KRL tidak lain agar dapat menekan dan mengurangi penularan COVID-19. Itu yang kami harapkan," kata Riza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (17/4/2020) malam.

Menurut Riza, rencana ini termasuk dengan pembatasan transportasi di moda angkutan lainnya yang dikelola DKI, seperti TransJakarta, MRT dan LRT.

Riza mengklaim, jumlah penumpang saat ini sudah menurun drastis.

"Di TJ (TransJakarta) juga sudah kami atur sedemikian dan terjadi penurunan yang signifikan, dari yang rata-rata 900 ribu sampai 1 juta penumpang, sekarang tinggal 90 ribu. Jadi kurang lebih sekitar sembilan persen," jelasnya.

Namun untuk KRL, Riza pun kini menyerahkannya kepada pemerintah pusat. Pihaknya hanya bisa memberikan saran dan masukan.

"Nah, untuk KRL kan kewenangan bukan ada di kami, ada di pemerintah pusat. Tugas kami hanya bisa menyampaikan masukan-masukan, tentu keputusan ada di pemerintah pusat," tukas sang wagub.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSBB Nggak Cukup, Fadli Zon Dukung Pemda Setop Sementara KRL

PSBB Nggak Cukup, Fadli Zon Dukung Pemda Setop Sementara KRL

News | Minggu, 19 April 2020 | 17:25 WIB

KRL Commuterline Dipastikan Tetap Beroperasi di Tengah PSBB

KRL Commuterline Dipastikan Tetap Beroperasi di Tengah PSBB

News | Sabtu, 18 April 2020 | 16:25 WIB

Menteri Luhut Pilih Tetap Operasikan KRL, HNW Buka Suara di Akun Twitternya

Menteri Luhut Pilih Tetap Operasikan KRL, HNW Buka Suara di Akun Twitternya

News | Sabtu, 18 April 2020 | 10:38 WIB

Dua Hari Jadi Wagub, Riza Patria Evaluasi PSBB DKI Selama Sepekan

Dua Hari Jadi Wagub, Riza Patria Evaluasi PSBB DKI Selama Sepekan

News | Sabtu, 18 April 2020 | 06:36 WIB

Hari Ini KRL Tetap Beroperasi, Dimulai Pukul 06.00 Sampai dengan 18.00 WIB

Hari Ini KRL Tetap Beroperasi, Dimulai Pukul 06.00 Sampai dengan 18.00 WIB

News | Sabtu, 18 April 2020 | 04:55 WIB

Terkini

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

×