Klaim Ahli Israel: Puncak Corona setelah 40 Hari, Jadi Nol setelah 70 Hari

Rendy Adrikni Sadikin

Selasa, 21 April 2020 | 08:02 WIB
Klaim Ahli Israel: Puncak Corona setelah 40 Hari, Jadi Nol setelah 70 Hari
Ilustrasi virus Corona di Israel. [AFP/Jack Guez]

Suara.com - Seorang ahli matematika, analis, dan mantan jenderal Israel membeberkan analisis statistik sederhana yang diklaimnya menunjukkan pola penyebaran corona alias COVID-19.

Menurut dia, penyebaran COVID-19 memuncak usai sekitar 40 hari dan menurun menjadi hampir nol setelah 70 hari, tidak peduli di mana virus itu menyerang dan tidak peduli apa pun langkah-langkah pemerintah untuk menggagalkannya.

Hal tersebut disampaikan Profesor Isaac Ben-Israel, Kepala Program Studi Keamanan di Universitas Tel Aviv dan Ketua Dewan Nasional untuk Penelitian dan Pengembangan, kepada Israel Channel 12 (Ibrani) pada Senin (20/4/2020) malam waktu setempat.

Ben-Israel mengatakan penelitiannya bersama seorang rekan profesor, menganalisis pertumbuhan dan penurunan kasus baru di negara-negara di seluruh dunia. Hasilnya: berulang kali ada pola yang ditetapkan dan jumlahnya berbicara sendiri.

Meski mendukung jarak sosial, menurut Ben-Israel, penutupan yang meluas terhadap ekonomi di seluruh dunia merupakan kesalahan nyata dalam statistik tersebut. Dalam kasus Israel, kata dia, sekitar 140 orang biasanya meninggal setiap hari.

Menurut Ben-Israel, menutup sebagian besar ekonomi hanya karena virus membunuh satu atau dua orang per hari adalah kesalahan radikal yang tidak perlu menghabiskan biaya 20 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) Israel.

Kendati demikian, di tayangan yang sama di Channel 12, Profesor Gabi Barbash, seorang direktur rumah sakit dan mantan Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Israel menampik analisis Ben-Israel.

Menurut Barbash, analisis tersebut salah. Barbash mengatakan angka kematian akan lebih tinggi jika Israel dan negara lain tidak mengambil langkah yang sekarang dilakukan.

Namun Ben-Israel mengatakan angka-angka tersebut--terutama dari negara-negara seperti Singapura, Taiwan, dan Swedia, yang tidak mengambil tindakan radikal untuk menutup ekonomi mereka--membuktikan maksudnya.

baca juga

Ketika Barbash mengutip New York sebagai bukti nyata bahwa Ben-Israel salah, Ben-Israel mencatat indikasi terbaru dari New York yang sejalan dengan statistiknya. Hasilnya menunjukkan angka kasus baru setiap hari memuncak dan mulai turun setelah sekitar 40 hari.

Diminta menjelaskan fenomena tersebut, Ben-Israel, yang juga mengepalai Badan Antariksa Israel, kemudian berkata: "Saya tidak punya penjelasan. Ada semua jenis spekulasi. Mungkin itu terkait dengan iklim, atau virus memiliki rentang hidupnya sendiri."

Dia mengatakan kebijakan penutupan wilayah dan penutupan merupakan kasus 'histeria massal.' Jarak sosial yang sederhana sebenarnya sudah cukup, kata Ben-Israel.

Jika lockdown diterapkan di Israel dan di tempat lain tidak menyebabkan kekacauan ekonomi yang sangat besar, tidak akan ada masalah dengan mereka, kata Ben-Israel.

"Tapi Anda tidak boleh menutup seluruh negara ketika sebagian besar penduduk tidak berisiko tinggi," ujar Ben-Israel seperti disadur Suara.com dari The Times of Israel, Selasa (21/4/2020).

Diminta untuk menjelaskan alasan virus tersebut memicu angka kematian yang begitu tinggi di negara-negara seperti Italia, ia mengatakan layanan kesehatan Italia sudah kewalahan.

"Itu runtuh pada 2017 karena flu," katanya.

Barbash--yang berbicara setelah Ben-Israel meninggalkan studio--bersikeras bahwa: "Kita akan hidup dengan virus corona untuk tahun berikutnya."

Dia menambahkan: "Saya sangat mendesak agar kita tidak membiarkan ahli matematika, yang tidak tahu apa-apa tentang biologi, menentukan kapan kita mengangkat mencabut kebijakan lockdown."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seorang Ibu Tak Sadar Terjangkit Corona hingga Tulari 17 Anaknya

Seorang Ibu Tak Sadar Terjangkit Corona hingga Tulari 17 Anaknya

News | Selasa, 21 April 2020 | 07:58 WIB

Sempat Bikin Video Bareng Anak, Bek Lokomotiv Moskow Meninggal saat Latihan

Sempat Bikin Video Bareng Anak, Bek Lokomotiv Moskow Meninggal saat Latihan

Bola | Selasa, 21 April 2020 | 07:34 WIB

Beroperasi saat PSBB Warnet Disegel Satpol PP

Beroperasi saat PSBB Warnet Disegel Satpol PP

Foto | Selasa, 21 April 2020 | 07:22 WIB

Kisah Nunki Herwanti, Hidup Bersama Virus Corona Saat Hamil 5 Bulan

Kisah Nunki Herwanti, Hidup Bersama Virus Corona Saat Hamil 5 Bulan

Health | Selasa, 21 April 2020 | 07:20 WIB

Kasus Covid-19 Mulai Turun, Beberapa Pantai di Australia Kembali Dibuka

Kasus Covid-19 Mulai Turun, Beberapa Pantai di Australia Kembali Dibuka

News | Selasa, 21 April 2020 | 07:17 WIB

Imbas Pandemi Corona, ARTJOG Mundur Tahun Depan

Imbas Pandemi Corona, ARTJOG Mundur Tahun Depan

Jogja | Selasa, 21 April 2020 | 08:00 WIB

Tidak Ada Penambahan Kasus Corona Baru di Bantul

Tidak Ada Penambahan Kasus Corona Baru di Bantul

Jogja | Selasa, 21 April 2020 | 07:25 WIB

Kelaparan saat Corona, Suami Duga Beban Pikiran Picu Yuli Meninggal

Kelaparan saat Corona, Suami Duga Beban Pikiran Picu Yuli Meninggal

Banten | Selasa, 21 April 2020 | 07:35 WIB

Covid-19 Mereda, Pelajar di Jerman Kembali ke Sekolah

Covid-19 Mereda, Pelajar di Jerman Kembali ke Sekolah

News | Selasa, 21 April 2020 | 07:15 WIB

Terkini

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

Rajin Tarawih Selama Ramadan, Cerita 10 Warga Akhirnya Berkesempatan Umrah ke Tanah Suci

Rajin Tarawih Selama Ramadan, Cerita 10 Warga Akhirnya Berkesempatan Umrah ke Tanah Suci

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 22:34 WIB

Ketika Olahraga Jadi Ruang Mahasiswa Mengasah Skill dan Kekompakan

Ketika Olahraga Jadi Ruang Mahasiswa Mengasah Skill dan Kekompakan

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 22:27 WIB

BRI Luncurkan Program BRI Junio x Mobile Legends: Bang Bang

BRI Luncurkan Program BRI Junio x Mobile Legends: Bang Bang

Bri | Senin, 28 September 2026 | 22:04 WIB

×