Fakta-fakta Kim Yo Jong, Senjata Memesona dari Korea Utara

Arsito Hidayatullah | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Rabu, 22 April 2020 | 08:54 WIB
Fakta-fakta Kim Yo Jong, Senjata Memesona dari Korea Utara
Adik perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yo Jong, dalam sebuah acara. [Luong Thai Linh/Pool/AFP]

Suara.com - Nama Kim Yo Jong akhir-akhir ini menjadi perbincangan seiring dengan kabar sang kakak yang kritis atau sakit berat. Adik Kim Jong Un ini digadang-gadang akan menggantikan sang kakak jika terjadi kemungkinan paling buruk.

Banyak media yang memperkirakan bahwa Kim Yo Jong ini merupakan kandidat kuat pengganti dari Kim Jong Un. Siapakah sebenarnya Kim Yo Jong, dan bagaimana sepak terjangnya? Berikut fakta-fakta mengenai Kim Yo Jong.

1. Pernah sekolah di Swiss

Kim Yo Jong merupakan adik perempuan dari Kim Jong Un yang saat ini banyak diberitakan tentang kesehatannya yang semakin menurun.

Kim Yo Jong dikabarkan lahir pada 26 September 1988, setidaknya seperti diberitakan di mk.co.kr. Ia juga pernah menempuh sekolah di Swiss bersama sang kakak; tentu dengan penjagaan yang ketat.

Kim Yo Jong disebut berhasil lulus dengan gelar ilmu komputer pada tahun 2007, dan juga dikabarkan pernah menempuh pendidikan di Im Il-Sung Military University.

Untuk urusan pribadi, info mengenai Kim Yo Jong ini sebenarnya sangat ditutup rapat oleh Korea Utara sebagai bentuk perlindungan. Namun kabarnya ia sudah menikah dengan Choe Song yang adalah putranya Choe Ryong Hae tangan kanan Kim Jong Un, pada 2014 lalu.

2. Ratu Humas Korea Utara

Adik perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yo Jong, dalam sebuah acara. [Luong Thai Linh/Pool/AFP]
Adik perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yo Jong, dalam sebuah acara. [Luong Thai Linh/Pool/AFP]

Kim Yo Jong juga disebut sebagai ratu public relation di Korea Utara. Wanita 31 tahun ini juga sebagai garda terdepan untuk membangun citra dari Kim Jong Un.

"Untuk melihat anggota keluarga Kim secara langsung seperti itu sangat tidak biasa bagi orang Korea Selatan, sehingga tidak mengejutkan mereka terpesona olehnya (Kim Yo Jong)" jelas Jean Lee, mantan kepala biro Pyongyang untuk kantor berita Associated Press.

Kim Yo Jong ini juga berperan penting dalam pengiriman pemandu sorak khusus yang tampak memesona dengan sentuhan khas Korea Utara pada Olimpiade.

Dilansir dari koreatimes.co.kr, adik dari Kim Jong Un ini juga merupakan salah satu anggota dari komite yang paling berpengaruh di Korea Utara yakni politbiro.

Kim Yo Jong masuk ke politbiro menggantikan Kim Kyong Hui yang tak lain adalah sang bibi. Setelah masuk ke komite ini, ia bertugas sebagai salah satu penasihat politik.

Selain itu, Yo Jong juga bertugas sebagai pemoles citra positif sang kakak. Ia yang memberi masukan agar Kim Jong Un mengunjungi tempat-tempat umum agar terciptanya kesan positif.

Ia juga menjabat di Departemen Propaganda dan Agitasi Korea Utara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kim Yo Jong Diyakini Bakal Pimpin Korut Jika Kim Jong Un Wafat

Kim Yo Jong Diyakini Bakal Pimpin Korut Jika Kim Jong Un Wafat

News | Selasa, 21 April 2020 | 20:49 WIB

Tambah 9 Kasus Baru, Positif Covid-19 di Korea Selatan Sentuh Angka 10.683

Tambah 9 Kasus Baru, Positif Covid-19 di Korea Selatan Sentuh Angka 10.683

News | Selasa, 21 April 2020 | 15:44 WIB

Pemerintah Korsel dan Intelijen China Bantah Kabar Kim Jong Un Kritis

Pemerintah Korsel dan Intelijen China Bantah Kabar Kim Jong Un Kritis

News | Selasa, 21 April 2020 | 14:14 WIB

Terkini

Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia

Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:29 WIB

Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran

Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:24 WIB

Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite

Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:15 WIB

Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas

Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:07 WIB

Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat

Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:04 WIB

'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri

'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:43 WIB

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:31 WIB

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:22 WIB

Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan

Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 21:36 WIB

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:36 WIB