Anies Isolasi Pasien Corona di Gedung Sekolah, Begini Respons Komnas Anak

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 22 April 2020 | 12:17 WIB
Anies Isolasi Pasien Corona di Gedung Sekolah, Begini Respons Komnas Anak
Arist Merdeka Sirait, Ketua Komnas Perlindungan Anak. (Suara.com/Dini Afrianti)

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggunakan gedung sekolah untuk ruang isolasi bagi masyarakat yang memiliki gejala virus Corona (Covid-19).

Rencana Pemprov DKI itu mendapatkan dukungan dari Komisi Nasional Perlindungan Anak dengan beragam catatan yang mesti diperhatikan.

Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait mengatakan dukungan itu diberikan lantaran melihat DKI Jakarta kini menjadi episentrum pandemi Covid-19. Belum lagi, kasus positif Covid-19 kian bertambah dan tidak sedikit pula pasien yang meninggal dunia.

"Saya sebagai Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak sangat mendukung kebijakan Pemda DKI untuk memanfaatkan gedung-gedung sekolah di DKI Jakarta guna dijadikan sarana dan tempat isolasi bagi pasien terinfeksi virus Corona," kata Arist dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/4/2020).

Meskipun memberikan dukungan, Arist tetap memberikan catatan yang bisa diperhatikan Pemprov DKI Jakarta ketika mengalihfungsikan gedung sekolah menjadi ruang isolasi. Pemprov DKI Jakarta mesti mampu menjamin kalau lingkungan sekolah yang dipilih harus steril dan sehat.

"Tidak justru menjadi sarang virus Corona," ujarnya.

Arist juga meminta Pemprov DKI Jakarta untuk benar-benar selektif dalam menentukan gedung sekolah yang telah memenuhi syarat untuk dijadikan tempat isolasi. Paling tidak menurutnya gedung dan lingkungan sekolah yang dipilih itu sudah tertata rapi dan memiliki sanitasi yang baik.

Dengan begitu ada jaminan kalau gedung sekolah yang dijadikan tempat isolasi itu bisa membuat pasien menjadi nyaman dan mendorong percepatan proses penyembuhan.

Lebih lanjut, Arist mengatakan bahwa dengan memanfaatkan gedung-gedung sekolah, maka Pemprov DKI Jakarta bisa membuat target berkurangnya warga yang terinfeksi Covid-19.

baca juga

"Pemanfaatan gedung-gedung sekolah harus sungguh-sungguh menjadi target berkurangnya warga DKI yang terinfeksi virus corona dan yang meninggal dunia serta menjadikan aksi percepatan peningkatan orang sembuh dari wabah Covid-19," ujarnya.

Kemudian Arist juga menyebut kalau gedung-gedung sekolah yang dijadikan tempat isolasi itu juga dapat menjadi pusat data guna mengetahui rincian data warga DKI Jakarta yang terinfeksi Covid-19.

Untuk diketahui, rencana ini tertuang dalam surat edaran Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana dengan Nomor 4434/-1.772.1 yang terbit Senin 20 April 2020. Dalam suratnya, Nahdiana menyiapkan 140 sekolah di kota lima Kota dan satu Kabupaten Jakarta.

"Surat laporan saya untuk inventarisir tempat atau sekolah yang dapat digunakan untuk penanganan Covid-19," ujar Nahdiana kepada wartawan, Selasa (21/4/2020).

Menurut Nahdiana, surat itu merupakan tindak lanjut dari instruksi Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah. Selain itu ada juga usulan dari camat dan lurah untuk menyiapkan tempat isolasi lainnya.

Dalam persiapannya, nantinya akan dilakykan protokol kesehatan untuk pencegahan penularan virus corona. Prosesnya sudah berjalan tapi sekolah-sekolah itu belum digunakan.

"Semua tempat yang digunakan protap kelayakan dan sesuai protokol kesehatan," jelasnya.

Setelah persiapan selesai, sekolah itu disebutnya bisa digunakan kapan pun. Namun ia sendiri berharap tempat isolasi itu tak digunakan karena jika dipakai menandakan pasien terus bertambah.

"Semoga tidak terpakai," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mitigasi Dampak Corona di Sektor Riil, Jokowi: Perlu Stimulus Ekonomi

Mitigasi Dampak Corona di Sektor Riil, Jokowi: Perlu Stimulus Ekonomi

News | Rabu, 22 April 2020 | 12:08 WIB

Deteksi Covid-19, Amerika Uji Coba Alat Tes yang Menggunakan Air Liur

Deteksi Covid-19, Amerika Uji Coba Alat Tes yang Menggunakan Air Liur

Video | Rabu, 22 April 2020 | 11:52 WIB

Keluyuran saat Corona, Bule Kere Digerebek Asyik Indehoi di Rumah Janda

Keluyuran saat Corona, Bule Kere Digerebek Asyik Indehoi di Rumah Janda

News | Rabu, 22 April 2020 | 11:44 WIB

Peneliti: Virus Corona Serang Lapisan Pembuluh Darah di Seluruh Tubuh

Peneliti: Virus Corona Serang Lapisan Pembuluh Darah di Seluruh Tubuh

Health | Rabu, 22 April 2020 | 11:51 WIB

Jokowi Larang Mudik, Sejumlah Pemudik Antre Batalkan Tiket di Stasiun Senen

Jokowi Larang Mudik, Sejumlah Pemudik Antre Batalkan Tiket di Stasiun Senen

News | Rabu, 22 April 2020 | 10:40 WIB

Bos Gabah Dirampok saat Corona, Tangan Nyaris Putus Ditebas Komplotan Begal

Bos Gabah Dirampok saat Corona, Tangan Nyaris Putus Ditebas Komplotan Begal

Jatim | Rabu, 22 April 2020 | 10:04 WIB

Jeritan Pekerja Migran India Saat Covid-19, Tak Bisa Pulang dan Kelaparan

Jeritan Pekerja Migran India Saat Covid-19, Tak Bisa Pulang dan Kelaparan

News | Rabu, 22 April 2020 | 09:14 WIB

Video Pria Diseret Petugas dengan APD, Diduga Corona dan Takut Dikucilkan

Video Pria Diseret Petugas dengan APD, Diduga Corona dan Takut Dikucilkan

News | Rabu, 22 April 2020 | 09:02 WIB

Terkini

Eks Penyidik Dikabarkan Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal Listyo, Begini Respons KPK

Eks Penyidik Dikabarkan Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal Listyo, Begini Respons KPK

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:47 WIB

Mediasi Sengketa Lahan 14 Hektare di Gunung Sindur Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penyebabnya

Mediasi Sengketa Lahan 14 Hektare di Gunung Sindur Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:40 WIB

Solusi Disrupsi AI, UGM dan Uni Eropa Dorong Kolaborasi di EHEF 2026

Solusi Disrupsi AI, UGM dan Uni Eropa Dorong Kolaborasi di EHEF 2026

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 18:40 WIB

Koleksi Mobil Ariyo Windutomo, Plt KSP Usai Listyo Sigit Dipecat

Koleksi Mobil Ariyo Windutomo, Plt KSP Usai Listyo Sigit Dipecat

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 18:39 WIB

Kisah Koperasi Rimba Lestari: Terangi Dusun dengan Mikrohidro, Hidupi Warga Lewat Kopi

Kisah Koperasi Rimba Lestari: Terangi Dusun dengan Mikrohidro, Hidupi Warga Lewat Kopi

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:37 WIB

Shampoo Bayam Mustika Ratu Apakah Non SLS? Cek Kandungan dan Manfaatnya

Shampoo Bayam Mustika Ratu Apakah Non SLS? Cek Kandungan dan Manfaatnya

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 18:37 WIB

KPK Tak Berhenti, Jaringan Bisnis Djarum Bakal Diusut Termasuk BCA?

KPK Tak Berhenti, Jaringan Bisnis Djarum Bakal Diusut Termasuk BCA?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 18:35 WIB

Review Novel Resign, Ketika Angkat Kaki dari Kantor Jadi Bahan Taruhan

Review Novel Resign, Ketika Angkat Kaki dari Kantor Jadi Bahan Taruhan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 18:30 WIB

Makin Panas Pemakzulan Gibran, Pendukung Bilang Gusti Allah Mboten Sare Netizen Balas Menohok

Makin Panas Pemakzulan Gibran, Pendukung Bilang Gusti Allah Mboten Sare Netizen Balas Menohok

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:29 WIB

Obat Diabetes Golongan SGLT2 Inhibitor Bisa Turunkan Berat Badan, Begini Cara Kerjanya

Obat Diabetes Golongan SGLT2 Inhibitor Bisa Turunkan Berat Badan, Begini Cara Kerjanya

Health | Rabu, 04 November 2026 | 18:26 WIB

×